by Fitra in
Esports News

Federasi Esports Asia (AESF) mengumumkan delapan gelaran esports yang rencananya akan dipertandingan dalam Asian Games 2022 di Hangzhou, Tiongkok. Kedelapan esports pilihan ini sebelumnya telah melalui kriteria seleksi termasuk Nilai Olimpiadi yang diatur oleh AESF dan Dewan Olimpiade Asia (OCA).

Berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) yang baru-baru ini ditandatangani oleh Komite Peringkat dan Administrasi Game (GRAC), lembaga profesional dan independen untuk peringkat konten gim melakukan persiapan AESF Road To Asian Games 2022 yang semakin didukung dengan saran secara profesional yang berkaitan dengan penilaian untuk gelaran bergengsi tersebut.

Sekadar informasi GRAC merupakan sebuah organisasi publik yang mewadahi budaya kesehatan bermain gim dan pengembang industri gim di Korea Selatan. Bersama-sama dengan AESF maka ada delapan esports yang sudah pasti akan dipertandingkan dalam Asian Games 2022. Berikut ini judul-judul gim maupuesports yang akan ditampilkan:
1.Arena of Valor Asian Games Version
2.DOTA 2
3.Street Fighter V
4.Dream Three Kingdoms 2
5.EA SPORTS FIFA branded soccer games
6.HearthStone
7.League of Legends
8.PUBG Mobile Asian Games Version

BACA JUGA:

Sementara itu untuk mendukung esports berbasis teknologi di Asian Games 2022. Terdapat dua gelaran lagi yang akan digelar pada kompetisi di Huangzhou nanti di antaranya:
1.AESF Robot Masters – Didukung oleh Migu
2.AESF VR Sports – Didukung oleh Migu

Maka dengan hadirnya AESF Robot Masters dan AESF VR Sports di Asian Games 2022 nantinya diharapkan dapat membuka peluang untuk perkembangan dan pertumbuhan esports di tingkat global. Seperti yang kita ketahui bahwa kemajuan teknologi Virtual Reality atau VR dan Robotika telah turut andil dalam memengaruhi minat lembaga pendidikan di dunia.

Beberapa instansi pendidikan di dunia mulai menyadari akan pentingnya Sains, Teknologi, Teknik dan Matematika (STEM) yang mana dapat menghadirkan pertumbuhan yang mengarah ke tren positif melalui ekosistem esports. Sehingga, harapannya dengan menghadirkan dua platform tersebut di Asian Games 2022 nanti dapat mewujudkan dua harapan yakni hiburan serta mempromosikan kecangihan teknologi melalui pendidikan.

Sejak 2018 pada gelaran Asian Games merupakan titik awal dan perdana dalam sejarah esports dipertandingkan dalam gelaran berskala internasional di mana berbagai negara turut berpartisipasi dalam ajang bergengsi tersebut. Debutnya pada tahun tersebut menjadi langkah baru bagi industri esports diseluruh dunia tak terkecuali di Indonesia.

Presiden AESF, Kenneth Fok mengatakan kebahagiananya atas terlibatnya esports dalam Asian Games 2022. Menurutnya kabar ini tak hanya penting baginya tapi juga memiliki peran yang sama besarnya di mana AESF mampu hadir menjadi salah satu penentu dalam pemilihan gim yang akan dipertandingkan nanti

“Saya senang melihat ini semua datang bersama-sama yang membawa kita selangkah lebih dekat untuk melihat esports di Asian Games 2022. Berita ini tidak hanya penting dalam berkontribusi terhadap persiapan akhir untuk permainan, tetapi juga memainkan peran besar dalam memastikan bahwa AESF menetapkan dan memperkenalkan sistem acara esports berdasarkan kriteria dan persyaratan tertentu untuk mematuhi Olympic Values. Kami berharap dapat meluncurkan turnamen kualifikasi dan tentu saja, final segera,” kata Kenneth Fok yang dikutip dari AESF pada Kamis (9/9).

Hal ini tentu juga menjadi harapan bersama agar esports menjadi salah satu cabang olahraga yang semakin memiliki eksistensinya dan menghadirkan pengalaman yang baru serta mampu berdampak secara sosial dan ekonomi bagi masyarakat dunia.

Sumber: AESF

Share Post:

Related Posts