Darkest Dungeon

765

Roguelike mungkin adalah salah satu genre video game yang paling membuat stres. Bagaimana tidak, dengan sistem Permanent Death dan elemen Random dengan efek yang sangat signifikan, hanya pemain yang terus maju pantang mundurlah yang mampu bertahan. Hal ini berlaku berkali-kali lipat untuk Darkest Dungeon, Roguelike RPG garapan tim Red Hook Studios yang siap membuat pengalaman bermainmu terasa seperti neraka, tapi sekaligus membuatmu tidak dapat meninggalkan dunianya. Apa yang membuat Darkest Dungeon begitu mengerikan dan menyenangkan secara bersamaan? Yuk kita lihat.

Screen Darkest Dungeon 01

The Strength to Keep On Going
Dalam Darkest Dungeon, kalian disarankan untuk tidak terlalu terikat pada karakter manapun. Alasan utama dibalik hal itu adalah sistem RNG (Random Number Generator) di mana semua persentase kemungkinan ditentukan secara acak. Kalian berusaha untuk melumpuhkan musuh dengan ability stun? Bersiaplah untuk gagal 3 kali berturut-turut. Sisa health point karakter kalian masih sepertiga? Bersiaplah terkena serangan kritikal 3 kali berturut-turut. Intinya, sekeras apapun kalian berusaha akan ada saatnya kalian sekedar tidak beruntung, dan ada kalanya karakter sehebat apapun tetap tidak terselamatkan. Sebenarnya bisa dibilang bahwa tingkat kesulitan game ini tidak juga terlalu tinggi. Tapi kesuksesan di sini cenderung lebih ditentukan dengan bagaimana kalian bisa menerima kehilangan dan bangkit kembali dengan semangat yang baru. Hebatnya, hal ini justru menjadi tantangan yang bisa menjadi sangat adiktif dan menghasilkan kepuasan tersendiri untuk setiap kemenangan kecil di sepanjang permainannya.

Screen Darkest Dungeon 08

How You Fight, How You Win
Pada dasarnya, Darkest Dungeon adalah sebuah petualangan dungeon crawl di mana sebagian besar waktumu akan diisi dengan mengeksplorasi dungeon yang diisi berbagai macam monster. Kalian akan mengendalikan satu party atau grup karakter yang terdiri dari 4 orang, dan dapat merekrut karakter baru dari sebuah kereta karavan di dalam “kota” yang berfungsi sebagai markas. Combat berjalan secara turn-based menggunakan sistem formasi grup yang membuat kalian harus menentukan penempatan posisi karakter.

Untuk lebih jelasnya, saat combat arenanya akan terbagi dua dengan grup kalian di sebelah kiri dan lawan di sebelah kanan. Di setiap sisi telah disiapkan 4 slot untuk karakter, di mana kalian harus menentukan karakter mana yang berdiri di garis depan dan siapa yang berdiri di belakang formasi. Setiap serangan juga memiliki jangkauan, di mana pada umumnya serangan melee atau jarak dekat hanya mencapai 2 slot paling depan, dan serangan proyektil atau semua serangan jarak jauh dapat menjangkau slot di belakang formasi musuh.

Setiap karakter tampil unik baik dengan kelas karakter yang umum ataupun yang jarang ditemui, dengan abilities yang mengharuskan kita untuk mempelajari efeknya pada musuh yang berbeda-beda demi strategi yang optimal.
Maka dari itu kalian juga harus memikirkan kelebihan dan kelemahan tiap karakter relatif pada tipe dungeon yang kalian akan eksplorasi. Misalnya saja Plague Doctor yang mengandalkan abilities dengan efek status duration damage akan sangat efektif di The Cove yang dipenuhi monster-monster laut yang lemah terhadap efek status tersebut. Atau kelas Crusader dan Vestal yang religius akan sangat efektif terhadap para Undead di dungeon Ruins.

Screen Darkest Dungeon 13

Manage Your Stress or Die
Darkest Dungeons juga memperkenalkan fitur tingkat stres. Yep, karaktermu dapat menderita stres!! Tingkat stres ini berpengaruh sangat signifikan pada keseluruhan permainannya, karena bukan saja mempengaruhi performa karakter dalam combat, tapi bahkan bisa membuat seorang karakter gila sehingga tidak bisa digunakan lagi. Karaktermu dapat bertambah stres saat berjalan dalam waktu tertentu di kegelapan, menjumpai dan melawan monster tertentu yang sangat kuat atau sangat mengintimidasi, terkena serangan musuh, atau bahkan sebagai efek samping dari abilties tertentu yang diaktifkan oleh karaktermu sendiri. Kalian dapat mengurangi tingkat stres ini melalui berbagai cara yang tersedia di markas, seperti berdoa atau bermeditasi di gereja kota, atau bisa juga dengan minum bir, berjudi dan aktifitas lain yang bisa dilakukan di Tavern.

Sedikit keluar dari mekanisme gameplay-nya, Darkest Dungeon tampil memukau dalam caranya sendiri. Desain visualnya sangat indah dengan tampilan 2D yang stylized dan unik, sangat sesuai dengan tema horor yang serba gelap dan suram. Atmosfir horor ini juga dihasilkan oleh efek-efek suara yang solid dan didukung narasi yang membuat merinding.

Screen Darkest Dungeon 12

Di lain pihak, ceritanya sendiri rupanya sangat simple, dan bagi pemain yang cepat bosan mungkin akan sedikit kecewa dengan aksi dungeon crawling yang pada akhirnya cenderung repetitif. Namun, tantangan di setiap sudut serta rasa menegangkan yang timbul dari kesan bahaya yang siap menyergap kapan saja membuat game ini selalu fresh dan adiktif, belum lagi elemen strategi yang memaksa pemain untuk selalu berpikir inovatif untuk menghadapi dungeon berikutnya. Harus diakui bahwa Darkest Dungeon mungkin tidak didesain untuk semua orang, tapi Roguelike yang satu ini wajib dimainkan bagi para penggemar strategi dan para survivor!

Overall Score: 8/10

Publisher: Red Hook Studios
Developer: Red Hook Studios
Genre: RPG, Roguelike
Release: Januari 2016
Platform: PC




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.