by Fitra in
News

DICE Los Angeles, pengembang video game asal Amerika Serikat yang berbasis di Los Angeles dikabarkan kembali mengganti namanya yang kini menjadi Ripple Effect Studio.

Dilansir dari laman Eurogamer, studio tersebut sebelumnya telah membantu DICE pada serial Battlefield dan melakukannya lagi dengan Battlefield 2042 di masa mendatang.

Ripple Effect Studio dikabarkan membuat sebuah proyeknya sendiri setelah Vince Zampella, pemrogram permainan video sekaligus bos dari Apex Legends dan pengembang Star Wars Jedi: Fallen Order Respawn Entertainment berusaha mengambil perannya pada bulan Januari sebagai head coach dari tim yang kini telah berganti nama.

Pada awal tahun 2021, Vince Zampella pun menyarankan agar pihak pengembang yakni DICE Los Angeles mulai mengganti namanya. Ia mengatakan bahwa ia ingin memberikan citra yang baru tentang tujuan dari konten terbarukan.

“I think they’ve kind of gotten the branding that they are the support studio for DICE Stockholm. I think rebranding is important for showing people,”ujar Vince Zampella dikutip dari laman Eurogamer.

Sementara Christian Grass, GM dari Ripple Effect Studio menambahkan bahwa inovasi dan kualitas merupakan hal yang utama dari setiap proyek karena ide terkecil pun mampu mengubah dunia.

“At Ripple Effect Studios, innovation and quality are at the forefront of every project as even the smallest idea can change the world. This is the defining characteristic behind the studio’s new name,” tuturnya.

Ia mengaku bangga dengan pekerjaannya dalam industri video game karena DICE LA telah menjadi bagian dari perkembangan budaya dan semangat di masa depan dengan membangun identitas yang berkualitas.

Sekadar informasi, Kontribusi Ripple Effect pada Battlefield 2042 akan menjadi mode ketiga yang masih belum diungkapkan dan akan diumumkan di EA Play Live pada 22 Juli 2021 mendatang.

Share Post:

Related Posts

No Comments

Leave a Reply