EA Sports Hapus Selebrasi Bermasalah di FIFA 21

152

EA Sports sepertinya sedang berupaya mengatasi suasana toxic dalam seri game FIFA miliknya. Mereka disebut akan menghapus beberapa selebrasi yang dianggap bermasalah untuk judul FIFA 21 mendatang. Sebagaimana laporan laman Eurogamer, EA sudah mengonfirmasi kalau mereka bakal menghilangkan selebrasi “Shush” dan “A-OK” dari permainan, sekaligus memberikan sinyal bahwa akan ada banyak perubahan di tubuh FIFA 21.

“Kami diberi tahu oleh komunitas bahwa ada perilaku toxic dalam permainan, dan kami ingin memastikan kami menyingkirkannya. Jadi, kami menghapus beberapa perayaan yang menurut orang bukan ide terbaik untuk dimiliki dalam game” pungkas Kepala Produser Gameplay FIFA, Sam Rivera, dikutip Eurogamer.

Perayaan gol (selebrasi) adalah salah satu cara utama untuk mengganggu lawan di FIFA, di mana lawan dipaksa untuk menontonnya, dan tidak menutup kemungkinan mereka bisa sangat marah setelah gol yang memicu emosi dicetak. Khususnya, yang terkenal di dalam komunitas yakni selebrasi “Shush,” karena dilakukan saat pencetak gol sedang berlari. Pemain terkadang menggunakannya untuk memperpanjang durasi selebrasi, sebuah taktik membuang-buang waktu yang membuat frustrasi.

Adapun selebrasi “A-OK,” ini sebenarnya adalah challenge Dele Alli yang terkenal, menjadi viral pada 2018 setelah gelandang Spurs itu melakukannya ketika mencetak gol. Gimiknya terlihat seperti tanda OK dengan “O” di atas mata pemain – viral karena orang tidak tahu bagaimana melakukannya.

Selebrasi gol terkenal lainnya di FIFA 21 yang dihilangkan EA Sports dari permainan termasuk “Dap” dan “Calm Down” dari Cristiano Ronaldo. EA mengatakan pihaknya berencana untuk membuat lebih banyak perubahan terkait selebrasi, jadi mungkin lebih banyak lagi yang bakal dihapus sebelum FIFA 21 terbit. Sementara itu, EA sudah menghapus walk back cinematic setelah mencetak gol di pertandingan online. Hal ini disambut baik, sebab membosankan untuk ditonton dan tidak memiliki tujuan apa pun. EA berpendapat itu juga mengurangi lamanya perayaan gol.

Di luar selebrasi, EA telah mengubah permainan untuk mengurangi perilaku membuang-buang waktu lainnya. Di FIFA 20, pemain dapat membuang-buang waktu hingga 30 detik selama proses eksekusi bola mati, seperti kick-off dan throw-ins.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.