Final Fantasy VII Remake Hadirkan Classic Mode

121

Di antara sekian banyak game yang menjadi primadona di ajang TGS 2019, salah satunya adalah Final Fantasy VII Remake. Banyak pengunjung yang rela mengantri lama, hanya untuk mencoba permainan garapan Square Enix ini. Selain menampilkan demo serta trailer terbaru, pihak developer juga menggelar Final Fantasy VII Remake Special Stage. Dipandu oleh produser Yoshinori Kitase, gamer bisa mendapatkan info lebih lengkap mengenai permainan tersebut.

Info paling menarik perhatian adalah kemunculan Classic Mode, di mana pertarungan bakal berjalan layaknya versi orisinal. Dalam mode standarnya, gamer bisa mengisi ATB Gauge dengan terus mendaratkan serangan pada musuh. Apabila sudah terisi, barulah kita bisa menggunakan beragam command. Namun, dengan mengaktifkan Classic Mode, gauge tersebut bakal terisi secara otomatis seperti dalam game Final Fantasy VII klasik.

Dengan begitu, gamer bisa memfokuskan diri pada memilih command yang ingin dipakai, tanpa perlu memikirkan bagian aksinya. Perlu diperhatikan bahwa memilih Classic Mode tidak serta-merta merubah combat system, menjadi turn-based seperti versi orisinalnya. Karakter yang kalian mainkan akan tetap bergerak, menyerang musuh, dan menghindar serangan lawan, tapi semuanya bakal berjalan secara otomatis.

Selain menampilkan boss battle melawan mecha Guard Scorpion, Kitase juga memperlihatkan pertarungan melawan monster Aps yang berlangsung di area Sewer. Di sana, ditampilkan salah satu kemampuan khusus milik Aerith yakni Holy Circle, yang memunculkan semacam lingkaran di tanah. Di lokasi itu, semua magic yang digunakan oleh karakter manapun bakal di-cast secara berulang, sehingga menghasilkan damage lebih besar.

Kitase juga memberikan info lebih lengkap mengenai Summon, di mana setiap karakter dapat memasang satu Summon Materia pada senjatanya. Summoned monster yang muncul di arena (dalam kasus ini Ifrit) bakal bertarung bersama party member lain. Dengan memakai ATB bar, kita bisa menyuruh sang monster memakai skill miliknya, seperti Crimson Dive dan Flame Burst. Setelah Summon Gauge habis, Ifrit bakal menghilang setelah melancarkan serangan pamungkasnya yakni Hellfire.

Kitase menyebutkan bahwa Summon Gauge hanya akan muncul, ketika pemain berhadapan dengan boss character atau musuh yang sulit dikalahkan. Dengan begitu, berbeda dengan versi orisinalnya, pemain tidak bisa memakai Summon sesuka hati.

Menurut jadwalnya, Final Fantasy VII Remake akan diluncurkan untuk PlayStation 4 pada tanggal 3 Maret 2020. Game tersebut bakal hadir dalam beberapa part, di mana bagian pertamanya difokuskan pada kota Midgard. [Aseek]




One thought on “Final Fantasy VII Remake Hadirkan Classic Mode

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.