Fortnite dan Sejumlah Game Lain di-Banned di Tiongkok

332

Ketatnya peraturan di Negeri Tirai Bambu menjadi hambatan utama dalam perkembangan industri gaming di negara tersebut. Belakangan, muncul kabar bahwa sejumlah judul – sebagian besar ialah game yang sering dipertandingkan di ajang esports seperti League of Legends (LoL), Overwatch, PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG), serta Fortnite – di-banned di Tiongkok.

Pelarangan ini dilakukan oleh Online Ethics Review Committee, badan yang dibentuk oleh pemerintah untuk meninjau semua online game di negara itu, dan menentukan apakah mereka bertentangan dengan aturan sosial dan etnis negara atau tidak.

Berdasarkan salah satu thread di situs Reddit, disebutkan bahwa menurut gaming forum di Tiongkok yakni NGA, komite tersebut mem-banned 9 dari sekian banyak game yang telah ditinjau yakni League of Legends, Fortnite, PUBG, Overwatch, H1Z1, Paladins, Diablo, World of Warcraft, dan Ring of Elysium.

Game-game yang mengusung permainan battle royale seperti PUBG dan Fortnite dilarang beredar karena menampilkan “blood and gore.” Sementara beberapa di antaranya dinyatakan perlu mendapatkan perbaikan, seperti League of Legends karena memiliki “karakter wanita dengan pakaian yang terlalu terbuka” dan “chatroom yang tidak harmonis,” atau Overwatch karena memiliki “visual dalam permainan [yang] mempromosikan nilai-nilai yang salah.”

Adanya pelarangan peredaran untuk sembilan judul tersebut menjadi pukulan keras tidak hanya bagi para developer, tapi juga perusahaan yang menerbitkan beragam game di Tiongkok seperti Tencent dan NetEase. Hal itu juga dipastikan akan membawa pengaruh besar pada industri esports di Tiongkok, salah satu yang terbesar di dunia. Hingga sekarang, semua perusahaan yang game-nya masuk dalam black list belum bersedia memberikan komentar mengenai masalah ini. [Aseek]




2 thoughts on “Fortnite dan Sejumlah Game Lain di-Banned di Tiongkok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.