Fortnite Sering Dimanfaatkan Untuk Pencucian Uang

365

Para pelaku kriminal selalu mencari cara baru, atau memanfaatkan beragam hal untuk menjalankan aksinya. Dan salah satunya yang cukup mengejutkan adalah “mencuci uang” lewat Fortnite, game buatan Epic Games. Info ini dilaporkan oleh The Independent, yang menyatakan bahwa perusahaan keamanan Sixgill menemukan bukti-bukti, bahwa sejumlah pelaku kriminal membeli V-Bucks dalam jumlah besar dengan kartu kredit curian. Mereka lalu menjual mata uang in-game tersebut pada para player dengan harga lebih murah, untuk menghasilkan uang “bersih.”

Sebagian besar penjualan V-Bucks (terutama jumlah besar) seperti ini dilakukan lewat dark web, meski transaksi serupa tapi dalam jumlah kecil juga bisa ditemukan di open web. Para oknum ini juga memakai cryptocurrency agar uang yang diperoleh lebih sulit untuk dilacak.

Sixgill melaporkan kalau kasus pencucian uang ini terjadi di sejumlah negara seperti Inggris, Tiongkok, serta Spanyol. Meski belum diketahui berapa banyak keuntungan yang berhasil diraup, satu hal yang pasti, peredaran uang di sekitar Fortnite terus bertambah seiring dengan meningkatkan popularitas game tersebut.

Adanya laporan ini membuat banyak kalangan melontarkan kritik pada Epic Games, karena dianggap tidak berperan secara proaktif untuk mencegah penyalahgunaan game buatannya. Saat dimintai komentar oleh GameSpot, perwakilan Epic Games menjawab “Epic Games menanggapi masalah ini dengan serius, karena chargeback dan penipuan menempatkan player dan bisnis kami dalam risiko besar. Kami mendorong gamer untuk melindungi akun mereka lewat two-factor authentication, tidak memakai kembali kata sandi dan menggunakan kata yang kuat, dan tidak berbagi informasi akun dengan orang lain.” [Aseek]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.