by Aseek Ching in
News

Setelah menggarap sejumlah game Yakuza, developer Ryu ga Gotoku Studio mencoba untuk membuat sesuatu yang sangat berbeda dari biasanya. Hasilnya adalah Judgment, spin-off seri Yakuza yang berkisah tentang detektif Takayuki Yagami, dalam usahanya mengungkap kasus pembunuhan misterius. Setelah dirilis di PS4 akhir tahun 2018 lalu, kini game tersebut akan menyambangi konsol current-gen.

Sega mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan Judgment di PlayStation 5, Xbox Series X/S, serta Google Stadia pada 23 April mendatang. Dibanderol seharga $39.99, permainan itu dibekali sejumlah fitur yang jauh lebih baik ketimbang versi orisinalnya. Selain hadir dalam 60 fps serta waktu loading yang lebih singkat, game itu bakal dilengkapi dengan semua downloadable content.

Selain tersedia dalam betuk digital, game garapan Ryu ga Gotoku Studio tersebut juga hadir dalam bentuk fisik. Sayang, karena digarap sebagai produk baru, mereka yang telah memiliki versi PS4-nya tidak bisa meng-upgrade permainan ke versi current-gen console. Karena hal itu pula, tidak tersedia opsi untuk mentransfer save data.

Mengambil setting di universe yang sama dengan seri Yakuza, Judgment bercerita tentang Takayuki Yagami (diperankan oleh penyanyi kondang Kimura Takuya). Setelah reputasinya sebagai pengacara hancur, ia pun berganti profesi menjadi detektif swasta. Di sini, Yagami harus menangkap pembunuh berantai yang membunuhi para anggota yakuza di Kamurocho, dan mencabut mata mereka.

Dalam permainan, gamer harus menjelajahi Kamurocho demi mencari petunjuk. Baik dengan cara memeriksa TKP, memasuki lokasi tertentu secara diam-diam, hingga menyamar untuk memperoleh informasi. Di luar itu, permainan ini memiliki gameplay serupa dengan seri Yakuza, baik dalam bidang combat hingga banyaknya aktivitas untuk dijalani.

Judgment berhasil menuai sukses dan mendapat sambutan hangat dari kalangan gamer, baik dalam hal storyline atau gameplay. Meski serupa, gameplay-nya dipandang lebih baik ketimbang entri teranyarnya kala itu yakni Yakuza 6: Song of Life. Kritik hanya terlontar pada mode investigasi yang dipandang terlalu sederhana, serta misi membuntuti yang sering membuat frustasi. [Aseek]

Share Post:

Related Posts

One Comment

[…] misterius di mana semua korban kehilangan kedua matanya. Dirilis tahun 2018, game tersebut mendapat sambutan hangat dari kalangan gamer berkat plot yang menarik serta gameplay-nya yang bervariasi. Kini, Yagami […]

Leave a Reply