by Aseek Ching in
News

Jakarta, 22 April 2019 – Minggu ketujuh Online Qualifier FIFA 19 FUT resmi berakhir pada Minggu (21/4) sore kemarin. Tiga top player dari berbagai daerah telah memastikan diri berlaga di Big League. Kejutan besar terjadi di babak minggu-minggu terakhir kualifikasi. Apa yang terjadi di Minggu ketujuh ini?

Di Minggu ketujuh, deretan player yang boleh dibilang underdog berhasil memastikan diri untuk melengkapi 18 top player, yang telah menyesaki Big League. Dengan ini, 21 player sudah hadir di Big League. Kini, Online Qualifier FIFA 19 FUT, yang digagas oleh Indonesia Gaming League (IGL), tinggal tersisa satu Minggu lagi, dan menyisakan tiga slot untuk diperebutkan oleh ratusan player, yang mulai mendaftarkan diri pada Senin (22/4) ini.

Sejauh pemantauan Vivagoal.com, 325 player sudah mendaftarkan diri hingga Jumat (19/4) kemarin. Mereka yang mendaftar berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Player yang tergabung dalam tim esports maupun datang secara indvidu, coba menjajal kemampuan dan kelihaian adu strategi pada Online Qualifier minggu ketujuh. Meski demikian, hanya ada tiga top player yang memastikan diri ke Big League.

Jika dikalkulasikan dari kualifikasi Minggu pertama, jumlah pendaftar hingga Online Qualifier minggu ketujuh sudah melebihi 1000 peserta. Meski hasil yang dicapai terbilang lumayan positif, Stephen Clinton, Wakil Ketua Umum IGL, mengaku masih belum puas dengan raihan yang telah ia capai bersama timnya.

“Sebenarnya, kita ingin (player yang mendaftar) lebih banyak di minggu ketujuh guna memperketat iklim kompetisi. Namun, berhubung Minggu lalu merupakan libur panjang, kita tak bisa menyalahkan juga. Mungkin sebagian player sudah memiliki agenda lain di Minggu tersebut. Kami masih optimis bisa mencapat target awal, yakni 2000 player mendaftarkan diri di Online Qualifier,” ungkapnya kepada Vivagoal.com.

Optimisme itu jelas terasa, mengingat Minggu ini tak ada lagi libur panjang layaknya Minggu kemarin. Selain itu, kompetisi berskala lokal mupun internasional tidak sedang digelar. Clinton optimis player yang gagal di Minggu sebelumnya, maupun mereka yang baru kembali dari luar negeri guna mewakili Indonesia di ajang esports, bakal kembali meramaikan Online Qualifier minggu terakhir, yang akan ditutup pada Jumat (26/4) mendatang.

“Kita akan coba maksimalkan seminggu terakhir guna menjaring peserta sebanyak-banyaknya. Kebetulan, Minggu ini tak ada agenda tanding berskala apapun. Jadi jelas, kesempatan kita untuk merangkum peserta sebanyak-banyaknya terbuka lebar. Apalagi, mereka yang gagal di Minggu sebelumnya bisa dipastikan akan kembali meramaikan event ini. Kita juga tak menutup kemungkinan player baru akan coba meramaikan kualifikasi terakhir besok,” pungkasnya. Siapakah yang berhasil menjadi Top Three Player Minggu Ketujuh? Berikut daftarnya.

Nama: Brian Hadianto
Asal: Cimahi
PSN ID: FRK_KingBrich
Nama Team: Freak Esports

Brian Hadinto berhasil lolos ke Big League bersama timnya, Freak Esports. Tim asal Jakarta ini berhasil menjadi satu di antara tiga terbaik pada Online Qualifier minggu ketujuh kemarin. Kehadiran Brian di Big League jelas sebuah kejutan tersendiri. Ia pun mengaku cukup beruntung bisa lolos ke liga.

“Saya cukup bangga bisa lolos ke Big League, dan bisa mengalahkan player FIFA yang memiliki skuat lumayan wah. Bahkan saat kualifikasi, saya berada di Hell’s Bracket yang berisi pro player dari berbagai daerah. Beruntung sekaligus terkejut saya bisa lolos,” ujar Brian, yang merupakan player FIFA sekaligus pebisnis ini.

Dalam skuat yang memiliki value 4.241.500 (Rp6,3 juta) ini, Brian coba memainkan pola klasik 4-2-3-1. Pola tradisional yang kerap digunakan tim sepakbola di berbagai liga top Eropa ini, coba ia kombinasikan dengan skema ball possesion. Skema tersebut dirasa cocok karena pack player yang tersemat di Freak Esports, dirasa cukup kompetibel memainkan pola tersebut.

Di lini depan misalnya, Freak Esports memiliki nama classic dalam diri Raul Gonzales di lini depan. Sebagai penyokong daya gedor, Sadio Mané hadir di sisi kiri, dan wonderkid PSG sekaligus pemenang Piala Dunia, Kylian Mbappé, hadir guna mengarsir daerah kanan. Di lini tengah, nama classic kembali hadir. “The Flying Dutchman” Dennis Bergkamp ada di poros tengah guna berikan umpan-umpan manis ke divisi penyerangan. Sementara guna menstabilkan lini tengah, Marek Hamsik dan Roy Keane dihadirkan guna menyeimbangkan lini kedua.

Pada barisan pertahanan, Freak Esports menyisipkan Alex Telles di fullback kiri, dan Joao Cancelo di sisi kanan. Sementara dua tembok pertahanan dihuni oleh David Luiz dan Sol Campbell, memperkokoh tembok terakhir guna mempermudah kinerja David de Gea.

Nama: Rama Anggara
Asal: Madiun
PSN ID: ar4sely-m
Nama Team: Madiun Village
Kejutan kedua hadir di Minggu Ketujuh. Nama Rama Anggara bersama timnya, Madiun Village, berhasil menembus ketatnya persaingan menuju Big League. Di babak kualifikasi, Rama mengalahkan berbagai player dengan reputasi besar. Jelas ada perjuangan yang ditempuhnya guna memastikan posisi di fase Liga.

“Saya tak menyangka bisa lolos ke Big League. Untuk persiapan menjelang Liga, tinggal mempersiapkan uji tanding dan memantapkan mental secara pribadi,” ujar Rama.

Madiun Village sendiri boleh dibilang merupkan tim dengan value lumayan wah. Secara keseluruhan, tim ini memiliki value sebesar 2.692.000 coin, atau setara dengan Rp4 juta. Dalam skemanya, Madiun Village memainkan pola long ball layaknya tim Premier League. Untuk mengakomodir skema tersebut, Rama coba mengombinasiknnya dengan pola 4-2-3-1.

Skema long ball Madiun Village nampaknya cukup efisien, karena lini depan mereka sudah dilengkapi dengan duo juru gedor Latin dalam diri Lionel Messi dan Alejandro Gomez, yang masing-masing memiliki overall 94 dan 90. Sementara di lini tengah, sosok classic macam Pavel Nedved dan Luis Figo dihadirkan guna memberikan bola-bola direct ke lini depan. Mempertebal lini kedua, duo Napoli yakni Allan dan Marek Hamsik, dihadirkan guna memberikan tambahan pertahanan sekaligus variasi serangan tambahan.

Sementara pada lini belakang, aura Napoli masih tercium berkat kehadiran Faouzi Ghoulam di sisi fullback, dan Kalidou Koulibaly di tembok pertahanan. Dua nama lainnya masih diisi oleh jagon-jagoan Serie A lain, macam Alessandro Florenzi dan Leonardo Bonnuci, memperkokoh lini pertahanan. Sementara sektor penjaga gawang diisi oleh calon bintang masa depan Timnas Italia, yakni Gianluigi Donnarumma.

Nama: Kevin Naufal
Asal: Depok
PSN ID: Makmubatman
Nama Team: Superhero Level

Kevin Naufal merupakan player terakhir yang mengisi slot ke Big League pada Online Qualifier minggu ketujuh kemarin. Tim asuhannya, Superhero Level, berhasil melaju ke tangga supremasi tertinggi di FIFA 19 FUT pascamelewati sengitnya babak kualifikasi. Di kualifikasi, Kevin bertemu dengan lawan-lawan yang lumayan sulit ditaklukkan. Bahkan, tak jarang ia bersua dengan tim berpredikat “sultan.”

“Saya sudah ikut sejak Minggu pertama. Selalu kalah. Di Minggu ketujuh ini akhirnya bisa lolos Qualifier dan melaju ke Big League. Rasanya cukup excited bisa lolos ke Liga, dan mengalahkan pemain pro dari berbagai daerah,” ujar Kevin.

Superhero Level sendiri bermain dengan pola 4-2-3-1, yang dikombinasikan dengan skema counter pressing layaknya Liverpool. Mengandalkan counter press, artinya Superhero Level sudah barang tentu memiliki player dengan akselerasi dan penetrasi yang lumayan ampuh, guna menekan pertahanan lawan. Untuk itu, pack player yang tersemat pada Superhero Level sendiri diisi oleh pemain dengan akselerasi mumpuni, macam Cristiano Ronaldo, Joao Cancelo, dan Neymar Jr. Ketiganya diplot guna melayani “The Lion Zlatan” Ibrahimovic, yang bertugas sebagai juru gedor. Di lini tengah, dua classic player macam Eusebio Ferreira dan Patrick Vieira, hadir guna memberikan variasi serangan dan memperkokoh pertahanan.

Sementara di lini belakang, nama Sergej Milinkovic Savic mengisi pos fullback kanan. Di sisi sebaliknya, nama Marcelo hadir untuk melakukan overlap ke lini kedua. Di tembok pertahanan, duet Raphael Varane dan Rio Ferdinand, hadir untuk memberikan rasa aman kepada Thibaut Courtois di sektor penjaga gawang.

Terkait persiapan menuju Big League, Kevin menuturkan timnya akan melakukan uji tanding dan latihan reguler seperti biasanya. “Selain latihan, saya juga akan coba merubah sedikit komposisi skuat. Sektor gelandang tengah dan pertahanan akan saya benahi sebelum Big League dimulai,” pungkasnya.

Dengan lolosnya tiga top player pada Minggu ketujuh, tercatat 21 top player telah memastikan diri lolos ke Liga. Sampai hari ini, tersedia waktu satu Minggu ke depan guna mencari 3 slot tersisa untuk para top player, guna berkompetisi di Big East dan Big West. Artinya, kesempatan yang tersisa untuk player memacu diri hanya tinggal beberapa hari lagi. Lantas, apakah kalian sudah mendaftarkan diri untuk berkompetisi guna menjadi yang terbaik, dan membawa pulang total hadiah ratusan juta rupiah? Jika belum, silakan daftar di https://vivagoal.com/igl-registrasi/.

Untuk informasi lebih lanjut, kalian bisa menghubungi beberapa akun di bawah ini:
Instagram: @igl.id
Fanpage: Indonesia Gaming League
Youtube: Indonesia Gaming League
Twitter: @igl.id

Share Post:

Related Posts

No Comments

Leave a Reply