Korban Insiden Jacksonville Shooting Menuntut Electronic Arts

1087

Peristiwa penembakan massal yang terjadi di kawasan Jacksonville Landing ternyata masih menyisakan sejumlah masalah. Pasalnya, beberapa waktu lalu salah seorang korban dari insiden Jacksonville Shooting secara resmi melayangkan tuntutan kepada EA, venue tempat turnamen eSports Madden NFL 19 dilangsungkan, serta sejumlah pihak yang terkait. Jacob Mitich, sang penggugat, merupakan salah satu peserta turnamen yang mengalami luka-luka setelah terkena tembakan sebanyak 2 kali. Dalam tuntutannya, Mitich menyebutkan bahwa EA dan pihak pemilik venue bertanggungjawab karena tidak memberikan pengamanan yang baik, dan menggelar turnamen di lokasi yang tidak sesuai.

Salah satu poin yang dipermasalahkan adalah kawasan Jacksonville Landing, tempat di mana GLHF Game Bar yang menjadi lokasi turnamen Madden NFL 19 berada, yang dinyatakan sebagai “pusat kegiatan berbahaya dan (sering kali) mematikan”. Dijelaskan bahwa sejumlah kasus kekerasan terjadi di kawasan tersebut seperti tabrak lari yang menyebabkan korban jiwa, penusukan dan penembakan ganda, yang pada akhirnya mempertanyakan keputusan EA dalam mengadakan turnamen eSports di kawasan tersebut.

Tuntutan Mitich menunjuk sejumlah pihak sebagai terdakwa, di mana mereka dikatakan tidak pernah memberitahukan kepada pemerintah daerah Jacksonville atau pihak kepolisian setempat mengenai digelarnya event yang dimaksud, atau menyediakan sarana pengamanan yang sesuai seperti metal detector, penjaga, kebijakan bagi peserta untuk tidak kembali masuk setelah meninggalkan arena pertandingan, dan lain sebagainya.

Gugatan yang dilayangkan Mitich juga menghadirkan referensi mengenai insiden yang diduga terjadi di ajang serupa yang dilangsungkan di Las Vegas, di mana sang terdakwa David Katz mencoba memaksa masuk ke dalam taksi yang sudah dipesan oleh peserta lain, dan terlihat sangat marah ketika sang peserta tidak mau mengalah. Disebutkan bahwa kejadian ini telah dilaporkan ke pihak EA, namun mereka tidak mengambil tindakan apapun terhadap insiden tersebut.

Perlu diperhatikan bahwa Mitich bukan satu-satunya korban yang melayangkan tuntutan terhadap EA di mana menurut berita yang diturunkan di situs resmi USA Today, firma hukum Morgan & Morgan menyatakan bahwa mereka memiliki beberapa klien yang menyebutkan kalau mereka mengalami trauma baik secara fisik maupun emosional, dan akan melayangkan gugatan untuk menuntut ganti rugi. [Aseek]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.