Left Alive Beberkan Sejumlah Informasi Baru

331

Setelah menghadirkan keterangan awal mengenai storyline, ketiga karakter utama dan sejumlah fitur permainan, Square Enix memberikan info terbaru untuk Left Alive, spin-off dari seri Front Mission. Di samping menampilkan dua karakter baru, gamer dapat mengetahui lebih lanjut mengenai wanzer dan sistem crafting dalam game ini.

New Characters

  • Ruslan Arsenyevich Izmailov

Pendiri sekaligus pemimpin pertama New Glory for the People (NGFP), front pembebasan Novo Slava. Berkat leadership dan karisma yang hebat, Ruslan berhasil mengembangkan NGFP yang awalnya hanya kelompok amatir menjadi organisasi berskala penuh. Ia seharusnya mati dibunuh tangan kanannya, Leonid Fedorovich Osterman, tapi dua tahun kemudian sosok Ruslan terlihat di jalanan Novo Slava.

  • Sofia Grigorievna Alexeeva

Anggota NGFP yang berperan sebagai sekretaris pribadi Ruslan. Setelah Ruslan dinyatakan tewas, NGFP mengalami perpecahan internal sampai akhirnya kegiatan mereka terpaksa berhenti. Di tengah memburuknya situasi keamanan dan ekonomi, Sofia terpaksa menjalani hidup yang sulit.

Wanzer

Wanzer, singkatan dari “wander panzers,” merupakan senjata berbentuk mecha. Salah satu ciri khasnya adalah parts dan persenjataan yang membentuk setiap tubuh Wanzer, membuatnya menjadi senjata serba guna yang kuat dan cocok digunakan dalam semua situasi peperangan. Meski sulit, gamer bisa melumpuhkan mecha ini dengan menyerang titik kelemahnya seperti bagian kepala dan persendian (siku atau lutut).

Bagian lengan Wanzer biasanya dilengkapi senjata serba guna macam machine gun atau shotgun. Dalam Left Alive, gamer tidak mengisi ulang amunisi sehingga senjata yang kehabisan peluru hanya bisa dihancurkan. Tapi gamer bisa mencuri senjata dari Wanzer musuh yang telah dikalahkan.

Berbeda dengan bagian lengan, shoulder weapon tidak dapat digonta-ganti. Namun, senjata ini biasanya memiliki daya penghancur yang tinggi seperti rocket dan missile launcher.

Meski lambat saat berjalan, Wanzer bisa bergerak dalam kecepatan tinggi dengan memakai roller dash, bahkan gamer bisa menggunakannya untuk menabrak Wanzer milik musuh. Sementara untuk menghindari serangan lawan, pemain bisa melakukan step.

Decision Making

Selama dalam permainan, gamer bakal menemui sejumlah opsi baik dalam dialog maupun tindakan. Keputusan yang diambil sangat penting karena bisa menentukan hidup atau matinya satu karakter. Bahkan, di beberapa situasi gamer harus menentukan pilihan dalam waktu yang terbatas, jadi perhitungkan masak-masak pilihanmu.

Crafting

Gamer bisa menciptakan beragam item dengan menggunakan beragam resource yang ditemukan di medan perang. Perlu diperhatikan bahwa ada batasan mengenai berapa banyak jumlah item yang bisa kalian bawa, sehingga menentukan item apa yang harus dibuat sangatlah penting.

Koshka

Koshka (bahasa Rusia yang berarti “Kucing”) merupakan AI yang akan membantu ketiga main character. Di samping menampilkan map dan beragam data, ia dapat memberikan info mengenai kondisi peperangan, tujuan yang harus gamer capai, serta keberadaan senjata di sekitar pemain.

Menurut jadwalnya, Left Alive bakal dirilis untuk pertama kalinya di Jepang pada tanggal 28 Februari nanti di platform PC dan PlayStation 4, dan tanggal 5 Maret untuk kawasan Amerika Utara dan Eropa. [Aseek]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.