Maling Membobol Markas Valve, Gasak Peralatan dan Game Senilai $40K

42

Valve Corporation menjadi salah satu nama besar dalam industri gaming, yang telah menelurkan banyak game berkualitas. Dengan reputasi yang dimilikinya, tentu perusahaan yang didirikan Gabe Newell tersebut memiliki sistem pengamanan yang berkualitas, betul? Namun, entah bagaimana kantor yang berada di Bellevue, Washington tersebut dimasuki perampok, yang membawa kabur barang jarahan senilai $40 ribu!

Di bulan Juli 2018, aksi seorang pria yang membobol kantor Valve berhasil terekam dalam kamera. Dengan memakai tong sampah, ia membawa sejumlah peralatan dan video game menuju mobilnya, yang diparkir di seberang jalan.

Setelah melalui proses penyelidikan, pihak berwajib menemukan sejumlah sejumlah barang curian, dalam kendaraan milik pria bernama Shawn Shaputis. Lewat kamera keamanan GameStop, diketahui bahwa tersangka telah menjual sejumlah barang yang ia gondol dari kantor Valve.

Rupanya, selain pembobolan terhadap Valve, Shaputis telah melakukan aksi perampokan lain yang membuatnya menjadi incaran pihak berwajib. Di bulan yang sama, tersangka mencuri truk FedEx dan terlibat dalam kejar-kejaran dengan pihak berwenang. Karena ditinggalkan dalam kondisi kunci masih tergantung, hal itu memudahkan tersangka untuk membawa lari truk yang dimaksud.

Tersangka akhirnya menyerah setelah kendaraan yang dipakainya dikepung oleh kepolisian Bellevue. Anehnya, walaupun sudah ditangkap berkali-kali, Shaputis selalu berhasil menghindar dari kurungan.

Media lokal KIRO7 menyatakan bahwa bulan September lalu, Valve telah melayangkan tuntutan pada pria berusia 32 tahun tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pengadilan telah mengeluarkan enam surat panggilan sidang pada tersangka, meski sejauh ini belum mendapat tanggapan. Karena itu, belum diketahui berapa lama masa hukuman yang akan diterima Shawn Shaputis, atas aksi yang dilakukannya. [Aseek]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.