Meningkatnya Angka Perceraian Akibat Game Fortnite

143

Video game dapat menjadi teman yang baik dan cara yang efektif untuk meredakan ketegangan, tetapi ternyata mereka juga mampu merusak ratusan perkawinan.

Menurut sebuah laporan baru dari web Divorce Online, lebih dari 200 pasangan di tahun 2018 sendiri mengutip Fortnite dan video game lainnya sebagai alasan akhir pernikahan mereka. Banyak dari pelaku perceraian tampaknya mulai jengah dengan reaksi dingin dari pasangan mereka yang kecanduan Fortnite, ditambah keluhan rekening bank kempes gara-gara video game.

Seorang perwakilan dari Divorce Online menjelaskan bahwa “revolusi digital” telah membuat kecanduan video game, pornografi, dan sosial media menggantikan kecanduan narkoba, alkohol, dan judi yang sebelumnya menjadi alasan perceraian.

“Angka-angka ini setara dengan sekitar 5 persen dari 4.665 petisi yang telah kami tangani sejak awal tahun dan sebagai salah satu pelapor terbesar petisi perceraian di Inggris adalah indikator yang cukup bagus,” menurut Perwakilan Divorce Online.

Tahun ini, Organisasi Kesehatan Dunia mengakui kecanduan video game, atau “gaming disorder,” sebagai “penyakit.”

“Kecanduan video game mungkin merupakan hal yang nyata,” tulis psikolog Patrick M. Markey dari Universitas Villanova dan Christopher J. Ferguson dari Stetson University tentang penelitian terbaru mengenai gaming disorder. “Tetapi bukan epidemi yang membuat beberapa orang berhasil,” mereka menambahkan, mencatat bahwa hanya sebagian kecil penduduk yang menderita kecanduan (sekitar 1% dari populasi umum).

Orang-orang yang sudah memiliki gangguan kejiwaan lebih berisiko untuk kecanduan video game, lapor The Washington Post. “Tingkat depresi, kecemasan, ADHD sangat tinggi di antara populasi ini. Jika penyakit mental ini sudah terobati, maka akan mempermudah mengobati gaming disorder,” kata Andrew Saxon, seorang profesor psikiatri dan ketua Dewan APA tentang psikologi Ketergantungan.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.