Ninja Theory Menciptakan Program Senua’s Scholarship

383

Ninja Theory dikenal sebagai studio yang telah menciptakan sejumlah game berkualitas, seperti Enslaved: Odyssey to the West dan DmC: Devil May Cry. Di bulan Oktober ini, mereka bekerjasama dengan Cambridgeshire and Peterborough NHS Foundation Trust (CPFT), serta badan amalnya yakni Head to Toe, untuk meluncurkan program Senua’s Scholarship. Diambil berdasarkan nama tokoh utama dalam game Hellblade: Senua’s Sacrifice, beasiswa ini akan diberikan pada seorang murid untuk menjalani pelatihan sebagai tenaga pengajar kesehatan mental di Cambridge Recovery College East, dan memperoleh ijazah pelatihan profesional.

Program ini merupakan buah dari kerjasama antara Ninja Theory dengan Recovery College East untuk menampilkan kondisi mental psikosis dalam Hellblade, salah satu hal yang membuat game tersebut memenangkan 2018 BAFTA (British Academy of Film and Television Arts) Award untuk kategori “Game Beyond Entertainment”.

“Recovery College East milik CPFT telah menjalankan tugas yang menakjubkan dalam komunitas kesehatan mental, dan melalui kolaborasi kami pada Hellblade, kami mendapat kesempatan untuk mempelajari seperti apa hidup dengan psikosis. Kami sangat gembira bisa mendukung sekolah melalui cara ini, dan menantikan untuk bertemu penerima beasiswa akhir tahun ini” ujar Dominic Matthews selaku Commercial Director bagi Ninja Theory.

Professor Paul Fletcher, psikiater di CPFT yang bekerja bersama tim developer Hellblade berkata “Sungguh fantastis melihat Ninja Theory dan Recovery College berencana melanjutkan kerjasama mereka lewat beasiswa. Senua sebagai hero dalam video game merupakan perwujudan dari apa tujuan dari Recovery College. Cocok sekali dengan beasiswa ini, yang menyediakan kesempatan dan dukungan bagi seseorang untuk menghadapi tantangannya”.

Sekedar informasi, Hellblade: Senua’s Sacrifice mengisahkan tentang petualangan Senua ke neraka, demi mendapatkan kembali roh kekasihnya yang telah tewas. Dan selama dalam perjalanan, ia terus dihantui oleh entitas bernama “Darkness”, serta suara-suara di dalam kepalanya yang dinamakan “Furies”.

Hellblade merupakan metafora untuk psikosis, gangguan mental di mana penderitanya mengalami kesulitan membedakan kenyataan dan imajinasi. Dan demi menampilkan kondisi psikosis yang akurat, developer Ninja Theory bekerjasama dengan sejumlah pakar neurosains dan ahli di bidang kesehatan mental, yang kebanyakan berasal dari Cambridgeshire and Peterborough NHS Foundation Trust. [Aseek]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.