Pemain Apex Legends di Jepang Terkena Ban Karena Kata “Kabur”

81

Dirilis tahun 2019, Apex Legends memulai debut perdananya dengan sukses. Gamer di seluruh dunia memuji kemampuannya dalam memadukan mekanisme permainan hero shooter dengan arena battle royale. Salah satunya Jepang, negara yang dikatakan memiliki fan base besar. Sayangnya, kini justru banyak player di negara tersebut yang terkena sanksi ban hanya karena memakai satu kata: kabur!

Semuanya berawal dari sebuah post di Reddit, di mana seorang player asal Jepang menunjukkan notifikasi dari Electronic Arts selaku publisher. Di sana, tertulis kalau EA Account miliknya dibekukan beberapa waktu akibat melakukan hate speech karena menggunakan kata “nigero.” Kata yang dimaksud memang mirip dengan “n**ger,” hinaan yang biasanya ditujukan kepada kaum Afro-Amerika. Namun, dalam bahasa Jepang, “nigero” berarti “kabur” alias “lari”!

Yup, sang pemain Apex Legends sebenarnya hanya menyuruh rekan setimnya untuk kabur karena melihat tim lawan. Karena kawannya tidak paham ucapannya, dan ia mengira sedang bermain bersama rekan senegaranya, sang pemain pun mengucapkan kata yang dimaksud. Celakanya, sistem permainan menganggap kalau ia mengucapkan cacian sehingga berujung pada jatuhnya hukuman ban.

Rupanya, ia bukan satu-satunya pemain Apex Legends yang di-banned karena kini, makin banyak player asal Jepang yang terkena kasus serupa! Sebelumnya, kasus serupa juga menimpa kalangan gamer asal Tiongkok karena menggunakan kata “nei ge” yang berarti “itu.”

Protes pun bermunculan dari kalangan gamer melalui media sosial, yang meminta agar Respawn Entertainment dan Electronic Arts mengatasi masalah ini. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada respon dalam bentuk apa pun dari kedua pihak. Hal ini tentu sangat disayangkan, terlebih dengan rencana perilisan Season 9. Pasalnya, Chad Grenier selaku director berencana untuk merilis Legend baru yang diperkirakan bakal populer di Jepang.

Apex Legends sudah bisa dimainkan lebih dulu di PC, PlayStation 4 dan Xbox One. Dan baru tanggal 9 Maret kemarin game tersebut hadir di Nintendo Switch. Sementara untuk mobile platform, game ini baru bisa dimainkan pada tahun 2022 mendatang. [Aseek]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.