PlatinumGames Jalin Kerja Sama Dengan Perusahaan Raksasa Tiongkok, Tencent

114

PlatinumGames didirikan pada tahun 2007 oleh empat mantan karyawan Capcom, yakni Shinji Mikami, Atsushi Inaba, Hideki Kamiya, serta Tatsuya Minami. Mereka dikenal sebagai developer pencipta game yang menampilkan aksi-aksi intens dan berkualitas, contohnya seri Bayonetta. Biasanya, mereka menggandeng perusahaan lain ketika merilis produk garapannya, seperti Square Enix (Nier: Automata) atau Nintendo (Astral Chain). Namun, tampaknya untuk ke depannya, mereka bakal menerbitkan proyek garapannya sendiri!

Semua itu dimungkinkan setelah perusahaan tersebut menerima suntikan dana dari Tencent, salah satu raksasa dalam industri gaming Tiongkok (juga dunia). Hal ini terungkap melalui pengumuman yang dibeberkan oleh Kenichi Sato, selaku President sekaligus CEO dari PlatinumGames. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah menerima “capital investment” dari Tencent Holdings Limited, sebagai landasan dari hubungan kerja sama.

Dalam pernyatannya, Sato menyebutkan bahwa dana itu bakal dipakai untuk memperkuat fondasi bisnisnya. Ia juga berencana mengembangkan PlatinumGames, yang awalnya hanya bergelut di bidang game development, menjadi self-publishing. Dengan begitu, mereka dapat mem-publish proyek game garapannya. Namun, Sato menegaskan bahwa kerja sama ini tidak akan merubah independensi maupun struktur manajemen perusahaan.

Seperti yang sudah gamer ketahui, Tencent Holding Limited dikenal sebagai publisher terbesar di Tiongkok. Tidak puas hanya menjadi “jago kandang,” mereka telah melebarkan sayapnya ke pasar internasional lewat akuisisi atau menjalin kemitraan.

Dari membeli Riot Games yang populer melalui game bergenre MOBA League of Legends, hingga berinvestasi di sejumlah perusahaan besar. Di antaranya adalah Epic Games (Fortnite), Bluehole (PlayerUnknown’s Battlegrounds), hingga Activision Blizzard (World of Warcraft). [Aseek]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.