by Aseek Ching in
News

Di tahun 2005, Team Ico menciptakan salah satu game terbaik sepanjang masa, yang berjudul Shadow of the Colossus. Dengan premis sederhana, game ini menugaskan pemain untuk menghabisi monster-monster berukuran (sebagian besar) raksasa, di mana gamer harus memanjat tubuh mereka dan menusuk titik kelemahannya. Nampaknya, permainan itu menginspirasi developer No Matter Studios dalam mengembangkan proyek mereka yakni Praey for the Gods.

Cerita dalam game ini mengisahkan sang tokoh utama, yang harus bertahan hidup di daratan nan dingin yang diselimuti salju tebal, dalam usahanya menyelidiki penyebab terjadinya musim dingin berkepanjangan. Walaupun sama-sama menampilkan gaya permainan boss climbing, Praey for the Gods berusaha tampil berbeda dengan menambahkan beragam fitur lain, di antaranya adalah crafting, survival, dan masih banyak lagi.

KEY FEATURE

  • Scale Massive Beasts – Hadapi kesulitan dalam memanjat serta mengalahkan binatang-binatang buas berukuran besar yang menghuni daratan.
  • Climb, Glide, SwimGamer bisa memanjat apa saja yang ditemui, mulai dari reruntuhan dan pegunungan, hingga binatang buas besar penghuni daratan. Naiklah ke puncak gunung lalu meluncur menuju lokasi yang sebelumnya tidak bisa diakses. Berenang di perairan dingin untuk mengungkap lokasi tersembunyi berisi rahasia dan harta karun.
  • Explore, Craft, and Survive – Kalian tiba di pulau nan dingin dengan bekal minimal – lakukan semua hal untuk bertahan hidup. Buatlah api, berburu makanan, dan temukan peralatan yang dibutuhkan untuk melewati musim dingin abadi. Alam bukanlah satu-satunya bahaya, jadi buatlah senjata, kalahkan musuh untuk memperoleh gear yang lebih baik, dan jelajahi gua-gua terlupakan untuk menguak rahasianya.
  • Make Your Path – Praey for the Gods adalah permainan nonlinear di mana gamer bisa memilih sendiri lawan dan metode untuk mengalahkannya. Para raksasa buas dapat dihadapi dalam urutan apa pun.
  • Unravel the Mystery – Mengapa musim dingin tidak berhenti? Kenapa tidak ada yang kembali? Lukisan-lukisan misterius yang tertinggal menyiratkan tentang cerita yang terlupakan.
  • A Beautifully Frigid World – Jelajahi lanskap musim dingin abadi dengan puncak-puncak gunung yang ditutupi salju dan kabut. Sisa-sisa peradaban kuno ada di depanmu, tapi jangan biarkan kekaguman membuatmu kecerobohan – badai salju dapat muncul kapan saja dan menguburmu.

Menurut infonya, Praey for the Gods akan tersedia di platform PC pada tanggal 31 Januari nanti melalui Steam Early Access. Meski belum memiliki tanggal rilis resmi, No Matter Studios mengumumkan bahwa versi full release akan digelar untuk PC serta konsol di tahun 2019 ini. [Aseek]

Share Post:

Related Posts

No Comments

Leave a Reply