Project Sakura Wars Bagikan Detail Perdananya

264

Kemungkinan besar, gamer zaman sekarang tidak mengenal seri Sakura Taisen alias Sakura Wars. Digarap oleh Red Entertainment, seri ini memadukan tiga genre sekaligus yakni tactical role-playing, dating sims, serta visual novel. Setelah perilisan Sakura Wars: So Long, My Love di PS2 tahun 2005 lalu, seri ini memasuki masa vakum yang lama. Dan 13 tahun kemudian, Sega mengumumkan mengenai penggarapan entri terbarunya yang (sementara ini) hadir dalam judul Project Sakura Wars.

Didesain sebagai sebuah soft reboot, Project Sakura Wars menampilkan storyline dan karakter-karakter baru. Dan belum lama ini, beragam detail mengenai hal tersebut telah dibeberkan oleh Sega melalui situs resminya.

THE STORY

Mengambil setting waktu di Taisho Year 19, terjadi sebuah peperangan dahsyat bernama Great Kouma War. Imperial Combat Revue berhasil menghentikan peperangan itu dan menyelamatkan dunia, meski mereka harus membayar dengan nyawanya. Untuk menghargai jasa mereka, didirikanlah World Combat Revue Federation (WLOF), dan Combat Revue dibentuk di berbagai kota besar di dunia. Setiap dua tahun sekali, diadakan kompetisi yang mempertandingkan semua Revue, dan menjadi ajang yang kehadirannya dinanti-nantikan.

10 tahun kemudian, Combat Revue dari Tokyo kembali terbentuk, dan tim baru Floral Division berencana untuk ikut berpartisipasi dalam turnamen. Tapi kembalinya Kouma bersama musuh baru, merubah festival yang biasanya penuh keceriaan, menjadi sebuah peperangan dengan nasib dunia sebagai taruhannya!

MEET THE CHARACTERS

  • Seijuurou Kamiyama (seiyuu: Yohei Azakami)

Protagonis utama dalam Project Sakura Wars yang berusia 20 tahun. Awalnya ia bertugas sebagai kapten kapal di angkatan laut, tapi dipindahtugaskan ke Imperial Combat Revue: Floral Division yang baru dibentuk. Di sana, ia ditunjuk sebagai commanding officer.

  • Sakura Amamiya (seiyuu: Ayane Sakura)

Anggota Imperial Combat Revue: Floral Division berusia 17 tahun. Ia sangat mengagumi Sakura Shinguuji, heroine dari empat game pertama, yang menjadi bintang utama Floral Division terdahulu. Ia menyukai Imperial Combat Revue: Floral Division, yang bertugas melindungi Tokyo, serta Imperial Opera Troupe yang selalu meningkatkan semangat penduduk.

  • Hatsuho Shinonome (seiyuu: Maaya Uchida)

Anggota Imperial Combat Revue: Floral Division berusia 17 tahun. Ia adalah shrine maiden di Shinonome Shrine, profesi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Lahir di kawasan kota tua, ia adalah gadis lugu penyuka festival serta penduduk kota. Meski terlihat kasar, ia merupakan mediator yang bisa diandalkan oleh seluruh anggota Floral Division.

  • Azami Mochizuki (seiyuu: Hibiku Yamamura)

Anggota Imperial Combat Revue: Floral Division berusia 13 tahun. Keturunan keluarga ninja yang mempelajari Mochizuki Style, ia adalah jenius muda yang menguasai seni bela diri, strategi, persenjataan, dan lainnya. Sebelum mengenal dunia, ia mendapat didikan ketat dan kepercayaan kuat terhadap “108 Laws” yang berlaku di desanya. Menjaga hukum-hukum tersebut sangat penting baginya.

  • Anastasia Palma (seiyuu: Ayaka Fukuhara)

Anggota Imperial Combat Revue: Floral Division berusia 19 tahun. Bintang utama yang berperan aktif di teater Eropa. Ia selalu berpindah troupe sebelum akhirnya bergabung dengan Imperial Combat Revue. Memiliki bakat dalam menyanyi dan akting, didukung oleh penampilannya, ia bisa menjalankan semua peran dengan mudah. Mulai dari menjadi pria, hingga berperan sebagai wanita seksi.

  • Claris (seiyuu: Saori Hayami)

Anggota Imperial Combat Revue: Floral Division berusia 16 tahun. Ia berasal dari Luxembourg. Claris merupakan gadis manis yang gemar membaca buku. Lewat buku-buku, ia mempelajari beragam hal setiap harinya, dan memiliki rasa ingin tahu. Nama lengkapnya adalah Clarissa Snowflake. Ia adalah penerus ilmu hitam “Juumadou,” yang diwariskan dari generasi ke generasi dalam keluarga Snowflake.

THE IMPERIAL CAPITAL

Dikisahkan 12 tahun telah berlalu, sejak event dalam game Sakura Wars: So Long, My Love berakhir. Ginza diperlihatkan berkembang menjadi sebuah kota yang lebih modern, menampilkan percampuran kultur Jepang dengan negara barat.

SMARTRON AND LIPS

Project Sakura Wars menampilkan fitur baru dalam bentuk sejenis smartphone bernama Smartron. Melalui gawai ini, sang protagonis utama Kamiyama dapat mengontak gadis-gadis yang menjadi bawahannya, contohnya untuk diajak kencan. Smartron juga berfungsi sebagai peta selama kalian berada di Imperial Capital. Selain itu, gamer bisa memakai gawai ini menemukan rekan-rekan dari Combat Revue lainnya.

LIPS (Live Interactive Picture System), fitur permainan yang selalu digunakan dalam seri Sakura Wars, kembali hadir dalam game ini. Dalam percakapan, pemain akan menemui sejumlah opsi yang harus dipilih dalam waktu singkat. Dengan memilih opsi yang tepat, Trust Level milik lawan bicara bakal meningkat, dan akan mempengaruhi kedekatan kalian.

SPIRICLE FIGHTERS

Spiricle Armor adalah mecha yang digerakkan oleh uap dan spiritual energy yang kuat, didesain untuk menghadapi magical creatures. Spirical Fighter memakai Spiricle Armor sebagai basisnya, tapi dirancang ulang oleh WLOF dan menggunakan framework baru.

Dibandingkan Spiricle Armor, Spiricle Fighters memiliki spiricle output lebih tinggi. Berkat peningkatan dalam spirit conversion, mecha ini mengurangi konsumsi spirit pilotnya, sehingga dipakai oleh banyak negara sejak Great Kouma War.

  • Spiricle Fighter: Mugen

Spiricle Fighter pertama yang diproduksi secara massal oleh Kanzaki Heavy Industries. Mecha ini dibuat berdasarkan Spiricle Armor: Sanshiki Koubu, dan dilengkapi dengan Spiricle Supercharger. Spiricle Fighter ini mudah dioperasikan dan memiliki sedikit kekurangan, sehingga dijadikan senjata utama Floral Division. Mecha yang ditampilkan merupakan model yang dipakai oleh Seijuurou Kamiyama.

  • Spiricle Armor: Sanshiki Koubu

Spiricle Armor yang digarap memakai framework Spiricle Fighter, didesain berdasarkan Koubu Nishiki tetapi dibuat lebih ringan berkat pemakaian Ashar Steel. Tidak dilengkapi dengan Spiricle Supercharger sehingga output dan konversi spiricle-nya tidak terlalu efisien. Mecha yang ditampilkan merupakan model yang dipakai oleh Sakura Amamiya.

Menurut jadwalnya, Project Sakura Wars akan dirilis di Jepang sekitar musim dingin mendatang, di konsol PlayStation 4. Game tersebut rencananya akan diluncurkan di Amerika Utara dan Eropa, sekitar musim semi 2020. [Aseek]

Source Info




One thought on “Project Sakura Wars Bagikan Detail Perdananya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.