Retro Game – Front Mission Series

945

Kata Pengantar

Di antara sekian banyak game yang menampilkan konsep “pertempuran dengan memakai mecha”, bisa dikatakan kalau Front Mission menjadi salah satu judul paling menonjol. Apa alasannya? Karena game tersebut tidak menitikberatkan kontennya pada pertempuran antarrobot saja, tetapi juga dilengkapi dengan beragam fitur lain yang membuatnya tampil unik dan menarik!!

 

01 Art Front Mission 01

The Overview

Walau sudah banyak menelurkan permainan dengan gameplay serupa, Front Mission dapat dikatakan sebagai seri game Square Enix pertama dengan gaya permainan turn-based strategy yang sesungguhnya (kecuali Gun Hazard). Dan seperti yang telah disinggung sebelumnya, keistimewaan seri ini tidak hanya terfokus pada pertempuran dengan memakai mecha saja, tetapi juga storyline-nya yang (biasanya) menampilkan konflik serta political tension antara beragam faksi dengan kekuatan militer yang besar. Tidak hanya itu, melalui kehadiran beragam intrik seperti perseteruan berdarah, pengkhianatan, tragedi hingga kisah cinta, maka jalinan kisah yang ditampilkan dalam sejumlah game menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan gamer karena terasa begitu menarik untuk disimak. Inilah salah satu “kekuatan” terbesar yang dimiliki oleh seri Front Mission.

Perlu diperhatikan bahwa meski setiap game mempunyai ceritanya tersendiri, namun semuanya saling terhubung dalam satu overarching storyline yang mencakup seri Front Mission secara keseluruhan. Bahkan kisah-kisah yang ditampilkan dalam beragam media lain seperti manga, novel hingga radio drama, semakin memperkaya ceritanya. Oh, fitur paling ikonik dalam seri ini adalah kemunculan beragam mecha berukuran besar yang disebut wanzer, singkatan dari wanderpanzer yang berarti “tank berjalan”.

 

Front Mission
Release: February 24, 1995 (SNES)

front-mission-snes-cover-front-jp-33495

Juga dikenal dengan judul Front Mission First, inilah game pertama dalam serinya ini dikembangkan oleh G-Craft. Ceritanya difokuskan pada Royd Clive, salah seorang prajurit OCU (Oceania Cooperative Union) yang – dalam satu misi – diserang oleh pasukan wanzer milik USN (United States of the New Continent), yang dipimpin oleh Driscoll. Dalam konflik ini pabrik senjata milik USN mengalami kehancuran dan mereka menuduh OCU melakukan penyerangan, di mana hal tersebut berujung pada peperangan antara kedua faksi yang dinamakan Larcus Incident. Untuk memulihkan nama baiknya sekaligus mencari tahu dalang di balik kejadian ini, Royd harus kembali terjun ke medan perang dan berhadapan dengan beragam musuh nan berbahaya.

Layaknya game bergenre strategi biasa, kalian dapat menciptakan pasukan sendiri untuk memenangkan setiap pertempuran yang berlangsung di berbagai lokasi. Uniknya, semua wanzer yang dimiliki oleh anggota tim kalian dapat di-customize secara bebas dengan memberinya beragam parts, yang terbagi ke dalam 4 kategori yakni Body, Left Arm, Right Arm, serta Legs. Perlu diperhatikan bahwa setiap anggota tubuh memiliki health tersendiri, dan meski health milik salah satu bagiannya habis – misalnya Left Arm – tapi wanzer-mu masih dapat digunakan dalam peperangan, meski performa unit tersebut bakal berkurang drastis. Lain halnya jika health pada bagian Body yang habis, di mana hal tersebut bakal membuat wanzer-mu mengalami kehancuran total.

Screen Front Mission 1 03

Meski tampil sederhana tapi game Front Mission pertama ini menuai pujian dari kalangan gamer, utamanya berkat penyertaan fitur customization yang tidak hanya lengkap tetapi juga sangat mendalam. Pasalnya, meski pemain dapat menggunakan parts (juga senjata hingga AI) manapun sesuai dengan keinginan, terdapat batasan tertentu yang yang wajib diperhitungkan sehingga mengharuskan gamer untuk mikir. Tidak hanya itu, menentukan strategi yang baik dan disesuaikan dengan pasukan wanzer milikmu (termasuk proses customization yang dilakukan) untuk memenangkan battle juga menjadi tantangan tersendiri bagi setiap pemain. Berkat keunikannya, Front Mission berhasil meraih kesuksesan di Jepang dengan terjual sebanyak 50,000 copy hanya dalam minggu pertamanya!!

 

Front Mission Series: Gun Hazard
Release: February 23, 1996 (SNES)

maxresdefault

Gun Hazard menghadirkan gameplay yang sangat berbeda dengan game pertamanya yakni side-scrolling shooter, terinspirasi dari Assault Suits Valken (dikenal dengan judul Cybernator di luar Jepang) buatan Toshiro Tsuchida saat masih bergabung dengan Masaya. Bermain sebagai prajurit Bergen Army bernama Albert Grabner, kalian harus mengemudikan wanzer-mu untuk melewati setiap stage sekaligus menghancurkan semua musuh yang ada di dalamnya, demi menghentikan kudeta yang dilakukan oleh si jahat Ark Hellbrand. Seperti dalam Front Mission, gamer dapat meng-customize wanzer-mu melalui beragam parts. Yang menarik, semakin sering digunakan maka efektivitas setiap parts (utamanya senjata) bakal terus meningkat!!

maxresdefault2

Hadir dengan gaya permainan berbeda tidak membuat Gun Hazard jeblok di pasaran, karena game ini ternyata cukup sukses menarik perhatian kalangan gamer. Tidak sedikit kalangan yang memuji fitur customization yang dihadirkan karena meski tidak sekompleks Front Mission pertama, tetapi cukup seru dan menantang. Meskipun memiliki sejumlah kekurangan dibanding game yang menginspirasinnya yakni Assault Suits Valken, seperti pergerakan wanzer yang lebih lambat dan tingkat kesulitannya yang (sebagian besar) cukup rendah sehingga kurang menggigit, Gun Hazard menampilkan permainan yang cukup solid. Hanya saja, karena permainan difokuskan pada main mission tanpa adanya aktivitas lain maka game ini tidak mempunyai replay value yang baik.

 

Front Mission 2
Release: September 25, 1997 (PlayStation)

148267-front-mission-2-playstation-front-cover

Sekitar 3 tahun setelah PlayStation dirilis ke pasaran, game Front Mission kedua ini menyambangi konsol tersebut di tahun 1997. Kali ini ceritanya difokuskan pada 3 perwira dari faksi OCU yakni Corporal Ash Faruk, Captain Thomas Norland, serta Lisa Stanley, dalam menghadapi kudeta yang dilakukan oleh Forces of Alordesh yang berusaha menggulingkan pemerintahan OCU. Uniknya, seiring dengan berjalannya waktu, cerita dalam game ini tidak memperlihatkan “siapa yang salah dan siapa yang benar” secara gamblang karena ternyata, Alordesh memiliki alasan tersendiri yang membuat mereka melancarkan aksi kudeta. Walau terkesan “berat” namun mengikuti storyline dalam Front Mission 2 dapat memberikan keasyikan tersendiri bagi gamer.

Screen Front Mission 2 08

Front Mission 2 berhasil mengembangkan konsep permainan yang digunakan dalam game pertamanya lebih jauh lagi. Pertama adalah munculnya Action Point (AP) yang menandakan seberapa banyak aksi yang bisa dilakukan oleh satu unit, membuat gamer harus lebih berhati-hati dalam melakukan setiap tindakan. Lalu ada Honor Point yang bisa diperoleh dengan jalan menghancurkan musuh, di mana setelah sejumlah Honor terkumpul maka unit milikmu dapat menggunakan ability yang bisa menguntungkan kawan atau merugikan lawan. Ada juga kemampuan bernama Link, di mana sejumlah unit dapat membantu satu target untuk bertahan dari serangan musuh. Semua fitur tambahan tersebut semakin menambah strategi yang bisa kita gunakan selama dalam peperangan.

Berkat gameplay yang lebih dikembangkan lagi, Front Mission 2 mampu meraih kesuksesan lebih besar dibanding game pertamanya. Dan dengan hasil penjualan yang mencapai 492,200 copy, game ini berhasil menempati posisi ke-18 dalam jajaran game terlaris tahun 1997 di Jepang. Namun agak disayangkan bahwa sejumlah kekurangan yang lumayan mengganggu masih bisa ditemukan dalam game ini, utamanya loading time sebelum memasuki battle sequence (adegan yang memperlihatkan bagaimana wanzer menyerang musuh) yang cukup lama. Kelemahan ini akhirnya dihilangkan dalam versi re-release yang menjadi bagian dari Ultimate Hits di tahun 2006, di mana sekarang pemain dapat men-skip battle sequence.

 

Front Mission Alternative
Release: December 18, 1997 (PlayStation)

53027-Front_Mission_Alternative_(J)-2

Alternative menjadi spin-off kedua bagi seri Front Mission (yang pertama adalah Gun Hazard), mengambil setting waktu sebelum Front Mission pertama. Game ini menampilkan gameplay yang sangat berbeda tapi tetap menarik, utamanya adalah: kalian dapat mengendalikan 3 pasukan yang masing-masing berisi 3 unit secara real-time, seperti halnya Command & Conquer maupun StarCraft. Di samping itu, Alternative juga mengenalkan range system di mana jarak antara penyerang dan unit sasaran, plus sejumlah faktor lain, sangat berpengaruh pada berhasil atau tidaknya serangan yang dilancarkan. Namun yang paling menarik adalah munculnya Cockpit Mode, di mana kalian dapat menjalani battle dari dalam robotmu melalui permainan bergaya first-person shooter!!

Screen Front Mission Alternative 02

Fitur menarik lainnya yang dihadirkan oleh Alternative adalah: misi tidak langsung berakhir ketika pemain gagal dalam menjalankan misi yang diembannya. Gamer mendapatkan 4 kesempatan untuk menyelesaikan satu misi, dan 20 kesempatan secara keseluruhan. Tergantung dari seberapa baik kalian menjalankan tugasmu, reward yang diterima baik berupa uang atau parts – pun bakal berbeda-beda. Semua itu dapat digunakan untuk meng-customize wanderwagen alias WAW, yang merupakan versi purwarupa dari wanderpanzer. Berkat keunikan fitur-fitur permainan yang dimilikinya, Front Mission Alternative sukses terjual sebanyak 160,000 copy dan menuai pujian dari gaming media terkemuka di Jepang yakni Famitsu.

 

Front Mission 3
Release: September 2, 1999 (PlayStation)

52252-Front_Mission_3_(E)-1

Rasanya tidak berlebihan kalau Front Mission 3 dipandang sebagai game paling sukses dalam serinya, karena banyaknya pujian diberikan oleh berbagai gaming media yang menyatakan bahwa game Front Mission ke-3 ini dibekali dengan gameplay yang lebih lengkap dan lebih kompleks ketimbang para pendahulunya. Meski begitu, hampir semua reviewer menyatakan bahwa kualitas graphic menjadi kelemahan Front Mission 3, yang terasa lebih rendah dibanding game sebelumnya. Berkat prestasinya game ini telah dirilis ulang beberapa kali, dan salah satunya adalah dalam bundle Square Millennium Collection yang disertai sejumlah pernak-pernik menarik seperti keychain penlight, key fob, serta wallet and chain.

Sama seperti game keduanya, Front Mission 3 menampilkan storyline bercabang yang terfokus pada karakter utamamu yakni Kazuki Takemura dan Ryogo Kusama, dua test pilot dari faksi Oceana Community Union (OCU). Keduanya terjebak dalam sebuah konspirasi berskala besar setelah terjadinya ledakan di pangkalan militer di Yokosuka, di mana tergantung dari keputusan yang diambil maka gamer dapat menemukan 2 alur cerita berbeda. Dalam skenario pertama kalian bakal bergabung dengan faksi USN dan Emma Klamsky yang dan bertugas mencari senjata maut MIDAS, sementara dalam skenario kedua kita akan bergabung dengan Aliciana “Alisa” Takemura dan faksi Da Han Zhong (DHZ) di mana kedua jagoan kita harus berhadapan dengan pasukan USN!!

36936-Front_Mission_3_[NTSC-U]-3

Dalam bidang gameplay, Front Mission 3 menghadirkan beragam fitur baru yang tidak pernah ditemukan dalam game-game pendahulunya. Yang pertama adalah ability untuk menyerang pilot secara langsung, di mana ada kemungkinan serangan yang kita lakukan akan mengeluarkan pilot secara paksa dari wanzer-nya. Meninggalkan wanzer juga memberikan keuntungan tersendiri, seperti kemampuan untuk membajak wanzer yang ditinggalkan pemiliknya sehingga bisa digunakan kembali, diambil parts-nya atau dijual. Oh iya, pilotmu bakal mendapatkan skill baru dengan mendapatkan parts tertentu untuk kemudian diprogram ke dalam wanzer-mu, sehingga kita bisa memakainya selama dalam peperangan.

Front Mission 3 juga tetap mempertahankan beragam elemen permainan dari game-game sebelumnya, seperti pemakaian AP untuk membatasi aksi yang bisa dilakukan serta sistem Link, meski bentuknya sedikit berbeda karena agar dapat memakainya maka pilotmu harus memiliki Link Skill dan meng-equip senjata yang sesuai. Fitur Network ala Front Mission 2 juga kembali ditampilkan di sini, di mana kalian dapat menjelajahi dunia maya dalam permainan untuk mencari info atau melakukan hal lain. Salah satunya adalah memasuki Battle Simulator untuk meningkatkan EXP dan skill bagi pilotmu, atau membeli beragam parts yang dijual di sejumlah situs.

 

01 Art Front Mission 02

Front Mission Trivias

  • Zenith merupakan salah satu jenis wanzer paling ikonik karena bisa ditemukan hampir di semua game Front Mission (kecuali Front Mission Alternative).
  • Diable Avionics bisa dikatakan sebagai perusahaan pembuat senjata terbesar dalam Front Mission universe, karena produk-produk buatannya bisa ditemukan dalam setiap game.
  • Pulau Sumatra menjadi salah satu medan perang dalam Front Mission 3, meski nama Indonesia sendiri tidak disebutkan karena tergabung dalam faksi People’s Republic of Da Han Zhong.

 

Info Gamer - Toshiro Tsuchida 01

Info Gamer – Toshiro Tsuchida, The Man Behind
Bisa dikatakan kalau Toshiro Uchida merupakan sosok yang melahirkan seri Front Mission, dan juga seri RPG yang cukup populer yakni Arc the Lad. Setelah hengkang dari studio Masaya, ia mendirikan studio development sendiri yakni G-Craft dan mulai menciptakan game Front Mission, yang (hingga sekarang) dikenal berkat pertempuran antar mecha serta intrik politiknya yang kental. Ketika bergabung dengan Square Enix, ia terlibat dalam pembuatan FFX serta FFXIII dan menciptakan battle system baru yakni Conditional Turn-Based Battle (CTB), menggantikan sistem Active Time Battle (ATB) yang terus digunakan sejak game FFVI.

 

Info Gamer - Front Mission Manga 01

Info Gamer – Front Mission Manga
Tidak hanya hadir dalam bentuk video game, kepopuleran Front Mission membuatnya hadir dalam media lain. Salah satunya adalah manga series berjudul Front Mission: Dog Life & Dog Style, yang diterbitkan oleh Young Gangan mulai bulan Maret 2007 hingga Oktober 2012. Tokoh utama dalam manga ini adalah seorang jurnalis bernama Kenichi Inuzuka dalam mendokumentasikan peperangan berdarah Second Huffman Conflict. Kisahnya terbagi ke dalam sejumlah arc, mengisahkan tentang sejumlah individu yang ditemui oleh Inuzuka dan seperti apa “peranan” mereka dalam peperangan ini.

 

Info Gamer - Front Mission Model Kit 01

Info Gamer – Wanzer Model Kit
Jika selama ini gamer mungkin hanya mengenal plamo (plastic model) dalam bentuk robot-robot dari Gundam universe saja, sebenarnya ada banyak mecha lain yang dibuat menjadi model kit, termasuk beragam wanzer dari seri Front Mission. Sejak game Front Mission 2 dirilis ke pasaran, salah satu perusahaan pembuat figure dan plastic model terkemuka di Jepang yakni Kotobukiya mulai memproduksi beragam mainan rakitan berbentuk wanzer hingga sekarang. Tidak hanya itu, mereka juga menelurkan beragam action figure yang menampilkan beragam mecha populer dari seri Front Mission melalui seri Front Mission Trading Arts.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.