Sejumlah Pro Player PUBG di-Ban Oleh PUBG Corp

292

Adanya para pemain yang menggunakan cheat, jadi keluhan utama yang diungkapkan oleh para pemain PlayerUnknown’s Battlegrounds alias PUBG. Tidak heran kalau PUBG Corporation segera menindak pemain yang curang dengan sanksi ban, termasuk para pemakai software ilegal radar hack. Uniknya, saat penyelidikan menyasar para pemain PUBG profesional yang masih aktif, sang developer mendapati beberapa di antaranya ternyata memakai cheat, baik dalam pertandingan resmi maupun public match. Hasilnya, empat pro player – Cuhris, Liammm, DevowR, Tefl0n – di-banned dari pertandingan kompetitif pada tanggal 31 Desember.

Di tahun 2019 ini, PUBG Corp kembali menjatuhkan ban pada 12 pemain profesional lainnya, yang diketahui menggunakan radar hack dalam pertandingan. Empat di antaranya – Avalon, Smitty, TEXQS, S1D – melakukan hal tersebut saat menjalani public match, dan diganjar skorsing dari kompetisi selama dua tahun. Sementara enam pemain – Pepaya, Cabecao, swalker, zuppaa, Houlow, sezk0 – memakai radar hack dalam turnamen profesional, dan menerima hukuman berupa larangan mengikuti turnamen selama tiga tahun.

Dua player terakhir yakni THZ dan StepH, meski tidak melakukan kecurangan, tetap dikenai sanksi ban karena mengetahui dan membiarkan rekan setimnya di Sans Domicile Fixe (SDF) yakni Houlow dan sezk0, untuk memakai software ilegal. Lewat pengumuman yang dikeluarkan beberapa waktu lalu, PUBG Corporation menuliskan “Kami meyakini bahwa membiarkan rekan setim melakukan kecurangan untuk berbagi manfaat, harus menerima hukuman yang sama beratnya dengan melakukan kecurangan itu sendiri.” Dengan begitu, otomatis tim SDF kehilangan semua anggotanya dan tidak bisa mengikuti turnamen profesional, kecuali mereka menampilkan anggota-anggota baru.

Berkat penemuan yang mengejutkan ini, pengembang PlayerUnknown’s Battlegrounds menyatakan bahwa ke depannya, sebelum mengikuti turnamen esports resmi, mereka akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap akun milik semua peserta. Jika PUBG Cor menemukan bukti kuat bahwa seorang pemain pernah menggunakan program ilegal, maka ia bakal menerima larangan untuk bertanding.” [Aseek]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.