Serunya Membedah (Dan Dikejar!) Mayat Dalam Autopsy Simulator

464

Semua game dengan “simulator” pada judulnya mencoba menampilkan pengalaman bermain yang realistis. Hal serupa ditawarkan oleh Autopsy Simulator garapan Woodland Games, di mana sesuai judulnya, game ini menugaskan pemain untuk melakukan autopsi. Terdengar mirip dengan Surgeon Simulator dari Bossa Studios, bukan? Tapi alih-alih hilarious dan fun, atmosfir horor nan kental membuat jalannya permainan terasa menegangkan!

Bermain sebagai ahli patologi bernama Jack, gamer ditugaskan untuk menentukan kematian mayat yang ditangani. Layaknya di dunia nyata, hal itu dilakukan dengan meneliti sang mayat dengan seksama, termasuk organ dalamnya. Untuk itu, kalian harus melakukan pembedahan agar bisa mengambil (dan memeriksa) organ yang dimaksud. Namun, hadirnya sebuah kekuatan mistis jadi rintangan berat yang harus gamer hadapi.

Berkat bantuan sejumlah ahli patologi serta dokter forensik, Autopsy Simulator hadir dengan gameplay yang realistis. Demi mendapatkan organ dalam yang dibutuhkan misalnya, kalian harus melakukan pembedahan atau pemotongan anggota tubuh tertentu secara presisi. Karena hal inilah, game karya Woodland Games ini hanya diperuntukkan bagi gamer yang sudah dewasa.

Serunya, penambahan elemen misteri yang mumpuni membuat game ini tampil berbeda dengan judul-judul simulasi lain. Pasalnya, pada poin tertentu, kalian akan dihadapkan pada beragam peristiwa supernatural yang menyeramkan. Siapa yang tidak takut melihat mayat yang sebelumnya kita bedah, kini berdiri di depanmu? Mengungkap misteri di balik semua ini merupakan paruh kedua dalam permainan, yang menarik untuk dijalani.

Secara garis besar, Autopsy Simulator menghadirkan nuansa yang sama dengan film The Autopsy of Jane Doe (tonton kalau berani!). And that is a good thing. Menggandeng PlayWay SA sebagai publisher, game ini dijadwalkan untuk meluncur ke PC via Steam pada tahun 2021 mendatang. [Aseek]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.