Setelah Tertunda Selama 24 Tahun, Akhirnya DICE Merilis Hardcore

930

Sebelum dikenal sebagai developer di balik kesuksesan seri Battlefield, developer asal Swedia yakni Digital Illusion CE alias DICE (sekarang menjadi EA DICE setelah diakusisi oleh Electronic Arts) dikenal sebagai salah satu perusahaan yang sudah malang-melintang cukup lama dalam dunia gaming sejak didirikan pada tahun 1992 lalu, dan menghasilkan produk-produk seperti Pinball Dreams (Amiga, PC, SNES), NASCAR Heat (PlayStation) dan RalliSport Challenge (PC, Xbox). Di tahun 1944, mereka menyelesaikan penggarapan game berjudul Hardcore yang menurut rencananya bakal hadir di platform Sega Genesis, Sega Mega-CD dan Amiga, dengan menggandeng Psygnosis sebagai publisher.

Penggarapan permainan bergenre run and gun yang mengusung gaya permainan Metroidvania ini berjalan dengan mulus, bahkan preview-nya sempat menghiasi sejumlah gaming magazine dan memperoleh animo yang cukup besar dari kalangan gamer. Tapi sayang, meski berhasil menyelesaikan proyek tersebut hingga mencapai 99%, Hardcore tidak jadi diluncurkan ke pasaran karena Psygnosis lebih memilih untuk berfokus pada produk-produk bagi next generation console, utamanya konsol PlayStation yang kala itu mulai naik daun.

Kini, 24 tahun kemudian, DICE kembali menghidupkan game Hardcore di bawah panji Strictly Limited Games, dan dijadwalkan untuk rilis di konsol PlayStation 4 serta PlayStation Vita, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Untuk sementara, hanya disebutkan kalau game tersebut akan diluncurkan di tahun 2019 nanti tanpa ada keterangan lebih jelas mengenai tanggal perilisannya. Digarap dengan menggunakan development hardware Sega Genesis orisinal, game yang menurut trailer resminya disebut sebagai “Eurostyle 2D Shooter” ini menugaskan pemain untuk menembaki semua musuh yang ada sambil menghindari serangan balik mereka sehingga membutuhkan refleks yang prima.

Dalam situs resminya, Strictly Limited Games menyebutkan bahwa mereka berhasil memperoleh copy dari Hardcore pada tahun 2017 lalu. Melihat potensi yang dimilikinya, kedua pendirinya yakni Dennis Mendel dan Benedict Braitsch berusaha untuk memboyong game tersebut agar dapat dimainkan di gaming platform masa kini di bawah judul Project HardCore, dibantu oleh Fredrik Liljegren selaku salah satu pendiri Digital Illusion. [Aseek]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.