The Outlast Trials, Entri Pertama yang Menawarkan Permainan Co-Op

316

Outlast menjadi salah satu seri game yang disukai oleh pencinta genre horor, karena mampu menghadirkan permainan yang mencekam. Red Barrels selaku developer telah menelurkan dua judul yang masing-masing mendapat respon positif dari kalangan gamer. Dan belum lama ini, mereka mengumumkan tentang proyek barunya yang berjudul The Outlast Trials. Uniknya, proyek ini bakal tampil berbeda dengan kedua game sebelumnya!

The Outlast Trials mengambil setting di masa Perang Dingin, perang yang terjadi antara Uni Soviet (kini Rusia) dengan Amerika serikat. Meski belum ada info lengkap, disebutkan bahwa game ini mendukung permainan co-op (optional) yang bisa dijalani oleh empat player! Hal itu jelas berbeda dengan dua game Outlast sebelumnya, yang difokuskan pada single-player play.

Mengiringi pengumuman itu, Red Barrels juga memperlihatkan artwork terbaru, menampilkan tiga karakter yang mengenakan night vision goggles. Jika dikaitkan dengan artwork sebelumnya, tampaknya mereka adalah test subject dalam eksperimen yang dilakukan oleh Murkoff Corporation. Sekadar info, mereka adalah perusahaan yang mendalangi insiden yang terjadi dalam Outlast pertama dan kedua.

Selain cooperative play, kemungkinan ada banyak fitur permainan berbeda lainnya dalam proyek baru Red Barrels tersebut. Pasalnya, hal itulah yang diungkapkan sang developer pada tahun 2017, ketika membahas mengenai Outlast 3. Red Barrels menyatakan bahwa pada satu waktu, mereka tentu akan menggarap game yang dimaksud. Namun, sebelum itu, mereka akan menciptakan permainan yang ceritanya terjadi dalam semesta Outlast, tapi dengan gameplay yang berbeda.

Sayang, tidak diketahui kapan dan di platform mana The Outlast Trials ini akan diluncurkan. [Aseek]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.