Universal Robot Bekerjasama dengan Nissan Motor Company untuk Tingkatkan Produktivitas Manufaktur Menggunakan Robot Kolaboratif

675

Nissan Motor Company telah menyederhanakan proses industri, mengurangi biaya pekerja lepas dan menstabilkan hasil produksi dengan menggunakan cobot UR10 dari Universal Robots

Cobots merupakan sebuah cabang dari robot perindustrian tradisional. Cobots memiliki bobot yang ringan dan bisa dipasang atau dipindahkan ke berbagai tempat, serta cukup fleksibel untuk dimodifikasi bagi jenis pengaplikasian yang berbeda-beda. Industri otomotif menggunakan cobots dalam berbagai jenis proses, meliputi: penanganan, perakitan, pengemasan, peletakan, pelabelan, pengecatan, kendali mutu, serta perawatan mesin. Nilai pasar dari robot kolaboratif dalam industri otomotif mencapai US$23.56 juta pada tahun 2015 dan diproyeksikan mencapai US$469.82 juta pada tahun 2021, dengan Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (CAGR) mencapai 64.67% antara tahun 2015 dan 2021.

Tumbuhnya Robot Kolaboratif Perindustrian dalam Industri Otomotif Indonesia

Industri otomotif di Asia Tenggara bersiap menyambut pertumbuhan yang tinggi seiring dengan pertumbuhan tingkat penjualan di pasar negara-negara besar. Sebagai wilayah pusat produksi untuk wilayah Asia dan dunia, sektor otomotif di Asia Tenggara telah mengalami peningkatan CAGR sebesar 11% antara tahun 2010 dan 2015. Implementasi Kawasan Perdagangan Bebas (Free-Trade Area) yang akan hadir di ASEAN diharapkan dapat mengurangi pajak impor dan ekspor dalam wilayah regional, sehingga dapat meningkatkan permintaan akan pabrikan kendaraan regional yang berbiaya rendah.

Indonesia dan Thailand khususnya merupakan kawasan pusat manufaktur yang cocok untuk memproduksi produk-produk kendaraan yang bisa diekspor ke berbagai wilayah di Asia, maupun yang lebih luas. Indonesia merupakan negara terbesar kedua di wilayah ini yang memiliki kawasan manufaktur otomotif setelah Thailand, dengan pangsa pasar regional sebesar 34%. Merk-merk mobil dari Jepang seperti Nissan merupakan pemain dominan dalam industri otomotif. Didukung oleh pertumbuhan yang kuat dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia berada dalam posisi strategis untuk bisa menyalip Thailand dalam 10 tahun mendatang. Dan seiring dengan keinginan pemerintah yang kuat untuk mengubah Indonesia menjadi pusat produksi otomotif secara global, otomatisasi menggunakan robot kolaboratif akan menjadi kunci keberhasilan industri ini.

Lengan Robot UR10 di Nissan Motor Company

Nissan Motor Company membutuhkan proses produksi yang lebih ringkas pada pabrik skala besar miliknya di Yokohama. Selain itu, perushaan otomotif ternama ini juga perlu mengatur biaya tenaga kerja yang terkait dengan penuaan pekerja serta berkurangnya tenaga kerja yang memiliki keterampilan-keterampilan penting.

Mr. Nakamura, Expert Headman di Bagian Mesin pabrik tersebut mengatakan, “Kami memerlukan robot yang cukup besar untuk mengangkat komponen-komponen yang jenisnya besar dengan berat mencapai 6 kg. Dibandingkan dengan robot perusahaan lainnya, kami memilih UR10 karena biaya untuk satu robot yang sangat menguntungkan, juga dengan kapasitas bobot yang bisa diangkat. Dalam proses instalasi komponen, hanya lengan robot UR10 yang mampu menangani muatan 10 kg di antara berbagai produk merek lainnya.”

nissan robot2

Cobots milik Universal Robot merupakan lengan robot kolaboratif khusus untuk kegiatan industri yang dapat mengotomatisasikan proses dan berbagai pekerjaan yang memiliki beban mencapai 10 kg, serta membutuhkan ketepatan dan kehandalan tinggi. Dengan radius jangkauan mencapai 1300mm, Cobots didesain untuk bekerja lebih efektif pada pekerjaan di area yang luas, serta menghemat waktu produksi ketika jarak menjadi faktor yang menentukan. Cobots milik Universal Robots sangat mudah untuk diprogram dan disiapkan. Produk ini didesain untuk mampu bekerja bersama dengan manusia, sebagai sebuah alat, yang dapat mempermudah dan mempercepat pekerjaan yang rumit, atau membutuhkan tenaga yang besar.

Setelah mempertimbangkan segi keamanan dan fitur-fitur yang dibutuhkan, Nissan memutuskan untuk menggunakan lengan robot UR10 yang sangat mudah untuk diinstalasi, diprogram, dan dioperasikan dalam waktu 1 minggu. Implementasi lengan robot UR10 di Nissan mempersingkat waktu produksi, meningkatkan kualitas, serta membuat para pekerja terhindar dari pekerjaan yang monoton sehingga mereka dapat meningkatkan pengalaman di bidang yang lainnya.

Mr Onishi, Subsection Chief of Engine Section mengatakan, “Kami dapat dengan cepat merespon banyaknya kegiatan produksi penting di mana kami dapat dengan mudah menyesuaikan UR10 sesuai kebutuhan produksi serta tantangan yang ada di pabrik. Kami berencana untuk memaksimalkan penggunaan cobots dengan mengintegrasikan kemampuan serta kapabilitasnya yang kuat dalam hal teknik, sehingga kami akan meningkatkan implementasi cobots di pabrik kami di masa yang akan datang.”




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.