Unreal P.T. Menghantui Gamer di Awal Tahun 2019

649

Meski hanya berupa playable teaser, tapi proyek yang dikembangkan oleh Kojima Productions (sebelum berpisah dari Konami), menjadi game yang disukai oleh banyak kalangan. Pasalnya, teaser untuk Silent Hills yang kini dibatalkan itu mampu meneror para pemainnya, meski menampilkan gameplay yang bisa dikatakan monoton. Tidak heran kalau banyak gamer sangat menyayangkan hilangnya P.T. dari PlayStation Store. Tapi di awal tahun 2019, mereka yang ingin memainkan kembali game tersebut, bisa menemukan inkarnasi terbarunya yang hadir dalam nama Unreal P.T.

Dikembangkan secara solo oleh seorang mahasiswa bernama Radius Gordello, pengerjaan proyek ini memakan waktu sembilan bulan, di mana ia harus membuat semua tekstur, model, animasi, gameplay serta code dari awal. Apa alasan Gordello memilih untuk menggarap ulang P.T.? Lewat interview dengan GamesRadar, ia mengatakan “saya sudah tertarik pada pengembangan game selama beberapa waktu, dan saya pikir P.T. akan menjadi titik awal yang baik jika saya ingin mendapatkan pengalaman. Ini adalah permainan yang relatif singkat dan tidak memiliki terlalu banyak mekanisme, jadi saya pikir saya akan mencobanya.”

Selain mempertahankan sistem permainannya sesuai dengan versi orisinal, Radius Gordello melakukan sejumlah perubahan ke dalam versi P.T. yang dikembangkan memakai Unreal Engine 4 ini. Salah satunya adalah merubah ending-nya, karena menurut Gordello “terdapat banyak informasi yang saling bertentangan tentang bagaimana memicu berakhirnya permainan orisinalnya.” Tidak hanya itu, game ini sekarang memiliki support untuk teknologi virtual reality, sehingga gamer bisa memainkannya melalui beragam VR headset.

P.T. masih disukai oleh gamer karena proyek hasil kerjasama antara Hideo Kojima dan sineas Guillermo del Toro ini, mampu merepresentasikan apa yang membuat Silent Hill menyeramkan. Bagi yang berminat, kalian bisa mengunduh game tersebut melalui tautan berikut ini, tapi sebaiknya di-download secepatnya sebelum ditutup oleh Konami, seperti yang terjadi pada pertengahan tahun 2018 lalu. [Aseek]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.