Xbox Series X dan S: Bahasan Seputar Fitur Backward Compatibility

75

Beberapa waktu lalu, Sony Interactive Entertainment membeberkan info mengenai fitur backward compatibility yang dimiliki PlayStation 5. Kini, Microsoft melakukan hal serupa untuk next-gen console miliknya, Xbox Series X dan S. Berbeda dengan pesaingnya, konsol anyar tersebut dapat memainkan game dari semua lini Xbox. Itu artinya, produk baru mereka bisa memainkan game-game dari konsol Xbox, Xbox 360 hingga Xbox One!

Melalui Xbox Wire, Microsoft membeberkan banyak hal menarik seputar fitur backward compatibility di kedua konsol anyarnya. Pertama, semua game bakal dimainkan dalam kemampuan maksimalnya tanpa bantuan downclocking maupun boost mode. Jadi, setiap game bakal mendapatkan rendering maksimal untuk menghasilkan visual dengan kualitas lebih tinggi, serta loading time yang lebih singkat.

Perlu dicatat bahwa tiap game juga berjalan lebih lancar berkat framerate yang lebih tinggi. Bahkan, beberapa judul tertentu bisa dijalankan dalam kapasitas framerate dua kali lipat! Semua itu bisa dimungkinkan berkat solusi penyimpanan baru yang digunakan oleh Xbox Series X dan S yakni Xbox Velocity Architecture. Teknologi baru ini mampu meningkatkan transfer speed bagi komponen hardware maupun software, serta mengurangi ukuran digital download.

Sebagai tambahan, Xbox Series X dan S memiliki fitur yang dinamakan Auto HDR (high-dynamic-range). Sekadar info, teknologi HDR yang pertama kali digunakan di Xbox One ini mampu menghasilkan grafis yang sangat realistis. Namun, tidak semua game Xbox One (apalagi X360 dan Xbox) memiliki enhancement ini. Lewat Auto HDR, semua game yang dibuat memakai SDR (standard-dynamic-range) akan di-upgrade secara otomatis, tanpa memerlukan tambahan apa pun.

Teknologi canggih lain yang mendukung fitur backward compatibility di konsol anyar Microsoft adalah Heutchy Method. Lewat teknologi ini, game Xbox serta X360 yang dijalankan dalam rendering 360p serta 720p, bakal dimainkan dalam visual 4K. Hal itu jauh lebih tinggi dibandingkan dalam konsol orisinalnya. Perlu dicatat bahwa hanya Xbox Series X yang dapat melakukannya, sementara Xbox Series S “hanya” menawarkan visual 1440p.

Xbox Series X dan S bakal diluncurkan ke pasaran pada tanggal 10 November mendatang. Konsol pertama dibanderol seharga US$499 (sekitar 7.2 juta rupiah), sementara versi low-end-nya dihargai US$299 (sekitar 4.5 juta rupiah). [Aseek]




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.