Silent Hill f membawa seri horor psikologis milik Konami menuju tempat yang benar benar berbeda. Jika judul terdahulu banyak berhubungan dengan kota berkabut di Amerika Serikat, kali ini pemain dibawa ke Ebisugaoka, sebuah kota kecil di pegunungan Jepang pada era 1960 an.

Perubahan lokasi tidak menghilangkan ciri utama Silent Hill. Kabut tetap menutup jalan, monster lahir dari luka batin, dan tempat yang awalnya dikenal baik berubah menjadi labirin mengerikan. Bedanya, teror tersebut kini dibungkus oleh arsitektur Jepang, kuil Shinto, rumah kayu, gang sempit, sawah, boneka tradisional, bunga merah, serta aturan sosial yang menekan kehidupan seorang remaja perempuan.

Tokoh utamanya bernama Shimizu Hinako. Ia bukan tentara, polisi, atau penyelidik berpengalaman. Hinako hanyalah pelajar yang hidup di tengah keluarga dan lingkungan dengan banyak tuntutan. Saat kabut menyelimuti Ebisugaoka, ia harus menghadapi monster, memecahkan teka teki, mencari teman, dan memahami perubahan yang terjadi pada dirinya sendiri.

Ebisugaoka Menjadi Kota Silent Hill dengan Wajah Jepang

Ebisugaoka diciptakan khusus untuk Silent Hill f. Kota ini terinspirasi oleh kawasan pegunungan Jepang dengan jalan menanjak, bangunan tua, saluran air, toko kecil, rumah penduduk, serta kuil yang berdiri di antara pepohonan.

Pada awal perjalanan, Ebisugaoka masih terlihat seperti kota yang dihuni masyarakat biasa. Hinako mengenal jalan, bangunan, dan orang yang tinggal di sana. Keakraban tersebut membuat perubahan kota terasa lebih mengganggu ketika kabut muncul dan penduduk menghilang.

Kabut Mengubah Jalan yang Dikenal Menjadi Labirin

Kabut dalam Silent Hill bukan sekadar efek visual. Jarak pandang yang pendek membuat pemain sulit mengetahui apa yang berada beberapa meter di depan. Suara langkah, gesekan, dan jeritan menjadi petunjuk sebelum bentuk musuh terlihat.

Jalan sempit Ebisugaoka juga membatasi ruang bergerak. Pemain dapat memasuki lorong buntu atau terjebak di antara dua monster. Rumah dan toko yang terlihat dekat belum tentu mudah dicapai karena beberapa jalan tertutup oleh tumbuhan, reruntuhan, atau makhluk yang menjaga area.

Beberapa bagian kota yang menjadi pusat perjalanan meliputi:

  1. Jalan utama dengan deretan toko
  2. Gang kecil di antara rumah warga
  3. Kuil Shinto dan jalur menuju pegunungan
  4. Rumah milik teman Hinako
  5. Lapangan serta area sekolah
  6. Sawah yang dipenuhi orang orangan
  7. Bangunan tua dengan ruangan tersembunyi
  8. Jalur bawah tanah yang menghubungkan beberapa kawasan

Pemain perlu memeriksa setiap sudut untuk menemukan barang penyembuh, senjata, catatan, dan petunjuk teka teki.

Fog World dan Otherworld Memiliki Gaya Berbeda

Silent Hill f tetap menggunakan dua bentuk dunia. Fog World memperlihatkan Ebisugaoka yang tertutup kabut, sepi, dan perlahan dikuasai tumbuhan aneh. Otherworld membawa Hinako menuju tempat yang jauh lebih gelap dan bersifat ritual.

Otherworld tidak memakai karat serta bangunan industri seperti beberapa judul lama. Tempat tersebut dipenuhi gerbang, lentera, altar, ruangan upacara, patung, kain, dan struktur yang menyerupai kuil.

Perubahan antara kedua dunia tidak selalu dijelaskan secara langsung. Hinako dapat berpindah setelah mengalami kejadian tertentu, memasuki bangunan, atau kehilangan kesadaran. Batas antara kenyataan dan penglihatan terus dibuat samar.

Shimizu Hinako Menjalani Tekanan sebagai Remaja

Hinako tumbuh sebagai anak yang ceria dan aktif. Namun, ketika memasuki usia remaja, sikapnya berubah menjadi lebih tertutup. Ia jarang tersenyum dan sering menahan perasaan karena tekanan dari keluarga serta lingkungan sekitar.

Latar Jepang 1960 an menjadi bagian penting dari kisahnya. Perempuan muda diharapkan mengikuti aturan keluarga, menjaga perilaku, dan menerima pilihan yang dibuat orang dewasa. Hinako mulai mempertanyakan hal tersebut, tetapi tidak selalu memiliki ruang untuk menyampaikan keinginannya.

Hubungan Keluarga Membentuk Luka Hinako

Keluarga Hinako bukan tempat yang sepenuhnya aman. Ayahnya memegang kendali besar di rumah, sedangkan ibunya terbiasa mengikuti keputusan suami. Hinako melihat bagaimana perempuan ditempatkan pada posisi yang lebih rendah.

Tekanan tersebut membuat Hinako merasa marah, takut, dan bersalah pada saat bersamaan. Ia ingin melawan, tetapi juga tidak ingin kehilangan keluarganya. Perasaan yang bertabrakan ini muncul melalui perubahan kota dan bentuk monster.

Silent Hill f tidak menjelaskan seluruh persoalan melalui percakapan panjang. Pemain menemukan sebagian informasi melalui:

  1. Catatan pribadi Hinako
  2. Percakapan dengan teman
  3. Benda di dalam rumah
  4. Ingatan yang muncul selama perjalanan
  5. Teka teki berbentuk ritual
  6. Perubahan tulisan pada jurnal
  7. Wujud monster yang ditemui
  8. Pilihan pada bagian tertentu

Jurnal Hinako juga berubah seiring perkembangan cerita. Catatan yang awalnya sederhana dapat memperoleh tambahan atau penjelasan baru setelah ia mengalami kejadian tertentu.

Pilihan Hinako Menentukan Jalan yang Ditempuh

Silent Hill f memiliki beberapa akhir. Pilihan pemain, tindakan selama permainan, dan keputusan pada New Game Plus akan membuka jalur berbeda.

Permainan pertama hanya memperlihatkan sebagian besar rahasia. Setelah tamat, pemain memperoleh kesempatan kembali ke Ebisugaoka dengan pengetahuan baru. Percakapan, benda, dan kejadian yang sebelumnya terasa biasa dapat terlihat berbeda.

Cara ini membuat kisah Hinako tidak selesai hanya dalam satu putaran. Setiap akhir membuka sisi lain dari hubungan keluarga, teman, dan kekuatan yang menguasai Otherworld.

Teman Hinako Menyimpan Persoalan Masing Masing

Hinako tidak sendirian ketika kabut mulai menutup Ebisugaoka. Ia memiliki tiga teman dekat, yaitu Iwai Shu, Nishida Rinko, dan Igarashi Sakuko. Hubungan mereka terlihat akrab, tetapi terdapat kecemburuan, rahasia, serta perasaan yang tidak pernah dibicarakan secara terbuka.

Keberadaan teman membuat perjalanan terasa lebih personal. Hinako tidak hanya mencari jalan keluar, tetapi juga berusaha memahami mengapa orang yang ia kenal mulai bertindak aneh.

Iwai Shu Menjadi Teman Masa Kecil Hinako

Shu berasal dari keluarga dokter. Ia memahami obat, perawatan, dan sejumlah pengetahuan kesehatan. Hinako dan Shu sudah berteman sejak kecil serta masih memanggil satu sama lain sebagai partner.

Sikap Shu berbeda dari banyak pemuda pada zamannya. Ia memperlakukan Hinako sebagai teman setara dan tidak menganggap hubungan laki laki serta perempuan harus selalu dibatasi.

Kedekatan tersebut memicu perasaan tidak nyaman dari orang lain. Shu juga tidak selalu memahami bagaimana tindakannya memengaruhi hubungan di dalam kelompok.

Rinko Memiliki Perasaan kepada Shu

Nishida Rinko dikenal sebagai sosok yang mengikuti aturan dan cepat mengetahui kabar terbaru. Ia tertarik pada urusan percintaan serta menyimpan rasa suka kepada Shu.

Kedekatan Hinako dan Shu membuat Rinko merasa tersisih. Perasaan tersebut tidak selalu disampaikan secara jujur. Dalam keadaan kota yang sudah berubah, kecemburuan kecil dapat berkembang menjadi sesuatu yang berbahaya.

Rinko memperlihatkan bahwa ancaman dalam Silent Hill f tidak hanya datang dari monster. Hubungan antarteman juga dapat berubah ketika rasa takut dan iri tidak lagi dapat disembunyikan.

Sakuko Terhubung dengan Kuil Lokal

Igarashi Sakuko berasal dari keluarga yang mengelola kuil Shinto. Ia membantu sejumlah tugas ritual dan mengenal tradisi yang dijalankan warga Ebisugaoka.

Sakuko terlihat santai dan sering tenggelam dalam pikirannya sendiri. Namun, latar keluarganya membuat ia memiliki hubungan dekat dengan kepercayaan lokal yang muncul selama perjalanan.

Ketiga teman ini membantu membangun sisi manusia dalam Silent Hill f. Pemain akan mengenal mereka bukan hanya melalui perkataan, tetapi juga melalui perubahan sikap dan bentuk menyeramkan yang mengambil rupa orang terdekat Hinako.

Monster Memadukan Tubuh Manusia, Boneka, dan Bunga

Desain monster Silent Hill f ditangani oleh seniman bernama kera. Makhluk dalam gim ini memadukan bentuk manusia dengan bunga, akar, kain, boneka, dan unsur dari cerita rakyat Jepang.

Banyak monster terlihat indah dari kejauhan. Kelopak bunga tumbuh dari wajah atau tubuh, lalu terbuka untuk memperlihatkan bagian yang menjijikkan. Perpaduan ini sesuai dengan tema utama permainan tentang keindahan yang tersembunyi di dalam rasa takut.

Wajah yang Hilang Membuat Musuh Sulit Ditebak

Sebagian monster tidak memiliki wajah jelas. Kepala mereka tertutup kain, berlubang, atau berubah menjadi kumpulan bunga. Pemain tidak dapat mengetahui arah pandangan musuh hanya dengan melihat mata.

Gerakannya juga tidak selalu menyerupai manusia. Ada yang berjalan kaku seperti boneka, merangkak cepat, atau menyerang menggunakan anggota tubuh yang berubah bentuk.

Musuh terinspirasi oleh berbagai unsur Jepang, antara lain:

  1. Boneka upacara
  2. Orang orangan sawah
  3. Roh perempuan
  4. Makhluk laut dalam cerita rakyat
  5. Patung kuil
  6. Tumbuhan parasit
  7. Topeng rubah
  8. Pakaian tradisional

Monster bukan sekadar lawan untuk dikalahkan. Bentuk mereka berkaitan dengan ketakutan, hubungan sosial, serta tekanan yang dialami Hinako.

Pertarungan Tidak Selalu Menjadi Pilihan Terbaik

Jumlah senjata dan barang penyembuh dibatasi. Pemain perlu menentukan kapan harus menyerang dan kapan lebih baik berlari.

Dua monster sudah dapat membuat Hinako kewalahan, terutama di ruang sempit. Menghadapi seluruh musuh hanya akan menghabiskan stamina dan merusak senjata.

Kabur menjadi pilihan yang sah. Beberapa musuh dapat ditinggalkan selama pemain mengetahui jalur menuju pintu atau tempat aman.

Silent Hill f Memakai Pertarungan Jarak Dekat

Silent Hill f menjadi judul pertama dalam seri yang sepenuhnya berpusat pada senjata jarak dekat. Tidak ada pistol, shotgun, atau peluru yang dapat dipakai untuk menjaga jarak.

Hinako menggunakan benda yang sesuai dengan Jepang era Showa, seperti pipa, pisau, palu, tongkat, dan naginata. Setiap senjata memiliki kecepatan, jangkauan, serta kekuatan berbeda.

Serangan Ringan dan Berat Menguras Stamina

Serangan ringan lebih cepat dan mudah disambungkan. Serangan berat membutuhkan waktu lebih panjang, tetapi dapat menghentikan gerakan musuh atau membuka kesempatan serangan berikutnya.

Menghindar juga memakai stamina. Pemain yang terus menyerang akan kesulitan melarikan diri saat musuh membalas. Bar stamina harus dijaga agar Hinako selalu memiliki tenaga untuk bergerak.

Hal yang perlu diperhatikan saat bertarung adalah:

  1. Jarak antara Hinako dan musuh
  2. Sisa stamina
  3. Kondisi senjata
  4. Jumlah lawan di ruangan
  5. Ruang untuk menghindar
  6. Arah serangan musuh
  7. Jalur untuk melarikan diri
  8. Persediaan barang penyembuh

Perfect Dodge dapat mengembalikan sebagian stamina jika dilakukan pada waktu yang tepat. Namun, kesalahan sedikit saja membuat Hinako terkena pukulan penuh.

Focus Membuka Serangan yang Lebih Kuat

Hinako dapat memakai Focus untuk mengamati dan menunggu celah serangan. Ketika waktunya tepat, pemain dapat melakukan Focus Attack atau serangan balasan.

Kemampuan ini sangat berguna untuk menghadapi musuh yang sulit dihentikan dengan pukulan biasa. Pemain perlu sabar karena Focus tidak dirancang untuk digunakan secara sembarangan.

Sanity berkaitan langsung dengan Focus. Serangan psikologis dari monster dapat mengurangi Sanity. Saat nilainya turun terlalu jauh, kemampuan Hinako melemah dan Health mulai terancam.

Senjata Dapat Rusak Setelah Sering Dipakai

Setiap pukulan mengurangi ketahanan senjata. Pemain tidak melihat angka kerusakan musuh, tetapi kondisi senjata dapat diketahui melalui tampilannya dan komentar Hinako.

Senjata yang hampir rusak harus diperbaiki atau diganti. Membawa satu senjata tanpa cadangan sangat berisiko, terutama sebelum memasuki area baru.

Sistem ini menjaga ketegangan meski tidak ada peluru. Pemain tetap harus mengatur persediaan dan tidak menyerang setiap monster yang muncul.

Hokora Menjadi Tempat Istirahat dan Penguatan

Kuil kecil bernama Hokora tersebar di sejumlah lokasi. Tempat ini dapat digunakan untuk menyimpan permainan, mengelola barang, menukar persembahan, dan meningkatkan kemampuan Hinako.

Makanan serta minuman dapat dipakai langsung untuk memulihkan kondisi. Pemain juga dapat mempersembahkannya di Hokora untuk memperoleh Faith.

Faith Dapat Ditukar dengan Omamori

Faith dipakai untuk mendapatkan Omamori, yaitu jimat yang memberi keuntungan tertentu. Setiap Omamori memiliki efek berbeda sehingga pemain dapat menyesuaikannya dengan cara bermain.

Efek yang tersedia dapat membantu Hinako dengan beberapa cara:

  1. Mengurangi kemungkinan musuh melihat Hinako
  2. Memperkuat pemulihan
  3. Membantu pengelolaan stamina
  4. Meningkatkan kemampuan tertentu
  5. Memberi perlindungan dalam keadaan khusus
  6. Mempermudah perjalanan melewati area berbahaya

Jumlah Omamori yang dapat dipasang terbatas. Slot tambahan bisa dibuka melalui peningkatan di Hokora.

Ema Meningkatkan Kemampuan Dasar

Blank Ema dapat digunakan untuk berdoa dan meningkatkan statistik. Pemain dapat memilih Health, Stamina, Sanity, atau slot Omamori.

Pilihan tersebut memberi kebebasan dalam membentuk Hinako. Pemain yang sering bertarung mungkin mengutamakan Health dan Stamina. Mereka yang banyak memakai Focus dapat meningkatkan Sanity.

Barang untuk peningkatan tidak tersedia tanpa batas. Pemain perlu memeriksa jalur tersembunyi dan menyelesaikan teka teki agar memperoleh lebih banyak Ema.

Teka Teki Terhubung dengan Budaya Jepang

Teka teki Silent Hill f tidak hanya berupa kombinasi angka atau pencarian kunci. Banyak tantangan menggunakan patung, persembahan, orang orangan, simbol kuil, serta benda upacara.

Jawaban sering tersimpan pada gambar, tulisan, posisi objek, atau cerita yang pernah ditemukan sebelumnya. Jurnal Hinako membantu menyimpan petunjuk penting agar pemain tidak harus mengingat seluruhnya.

Tingkat Kesulitan Teka Teki Bisa Dipilih Terpisah

Kesulitan pertarungan dan teka teki dapat diatur secara terpisah. Pemain dapat memilih pertempuran ringan dengan teka teki rumit atau sebaliknya.

Pilihan ini memberi pengalaman yang lebih sesuai bagi setiap orang. Penggemar teka teki tidak harus menghadapi pertarungan berat, sedangkan pemain yang menyukai pertempuran dapat memilih petunjuk lebih jelas.

Beberapa teka teki bahkan berubah berdasarkan tingkat kesulitan. Susunan petunjuk dan cara menemukan jawaban tidak selalu sama.

Musik Menyatukan Silent Hill dengan Nuansa Jepang

Akira Yamaoka kembali terlibat dalam musik Silent Hill f. Ia bekerja bersama Kensuke Inage untuk menghasilkan suara yang tetap terasa seperti Silent Hill, tetapi cocok dengan latar Jepang.

Musiknya memadukan suara elektronik, bunyi industri, instrumen Jepang, bisikan, dan nada lembut. Perubahan musik memberi petunjuk ketika bahaya mendekat atau saat Hinako memasuki tempat penting.

Audio tiga dimensi memperkuat rasa tidak nyaman. Pemain dapat mendengar langkah dari belakang, suara benda jatuh dari ruangan lain, atau gerakan monster yang belum terlihat.

New Game Plus Membuka Lima Akhir Berbeda

Silent Hill f dirancang untuk dimainkan lebih dari sekali. Putaran pertama membuka dasar perjalanan Hinako, sedangkan New Game Plus menambahkan jalur, benda, dan informasi baru.

Terdapat lima akhir yang dapat ditemukan. Salah satunya mengikuti tradisi akhir bercanda khas Silent Hill, sementara lainnya berhubungan dengan keputusan Hinako serta hubungan yang ia bangun.

Pembaruan versi 1.10 juga menambahkan pilihan untuk melewati bagian tertentu pada New Game Plus. Fitur ini membantu pemain yang ingin mengejar jalur baru tanpa mengulang seluruh segmen awal.

Namun, melewati bagian tersebut membuat sejumlah benda dan pencapaian tidak dapat diperoleh dalam putaran yang sama. Pemain tetap perlu menjalani perjalanan penuh jika ingin mengumpulkan seluruh catatan, Omamori, peningkatan, dan rahasia Ebisugaoka.

Leave a comment