God of War tumbuh menjadi salah satu seri aksi paling penting dalam keluarga PlayStation. Perjalanan Kratos dimulai sebagai seorang prajurit Sparta yang dikuasai amarah, lalu berkembang menjadi kisah seorang ayah yang berusaha mencegah putranya mengulangi kesalahan yang sama.

Perubahan tersebut tidak membuat God of War kehilangan identitas. Pertarungannya tetap keras, senjatanya terasa berat, para dewa menjadi lawan utama, dan setiap wilayah dipenuhi monster dari kisah mitologi. Bedanya, Kratos kini tidak hanya bertarung untuk membalas perlakuan para dewa. Ia juga harus melindungi keluarga serta menghadapi beban dari perbuatannya sendiri.

Seri ini sudah melewati dua kelompok mitologi besar. Era Yunani menampilkan Kratos sebagai Ghost of Sparta yang menghancurkan Olympus. Era Nordik mempertemukannya dengan Atreus, Freya, Thor, Odin, dan berbagai penghuni Sembilan Dunia.

Kratos Berawal sebagai Prajurit Sparta yang Penuh Amarah

Kratos lahir dan dibesarkan dalam lingkungan militer Sparta. Sejak kecil, ia menjalani latihan keras yang membentuk tubuh, keberanian, serta kemampuannya menggunakan senjata. Ia kemudian tumbuh menjadi pemimpin pasukan yang disegani.

Ambisi Kratos membuatnya terus mencari kemenangan. Ketika pasukannya hampir dihancurkan oleh bangsa barbar, ia meminta bantuan Ares, Dewa Perang Yunani. Sebagai imbalan atas kemenangan, Kratos menyerahkan dirinya untuk menjadi pelayan Ares.

Blades of Chaos Mengikat Kratos kepada Ares

Ares memberikan Blades of Chaos, sepasang pedang yang terhubung ke tangan Kratos melalui rantai. Senjata tersebut memungkinkan Kratos menyerang banyak lawan dari jarak menengah, menarik musuh, dan menghasilkan kombinasi pukulan yang cepat.

Rantai Blades of Chaos dibakar serta dilekatkan pada tubuh Kratos. Proses itu menjadi lambang bahwa kehidupannya tidak lagi sepenuhnya berada dalam kendalinya.

Kratos kemudian menjalankan berbagai perintah Ares. Ia menyerang desa, membunuh pasukan, serta menghancurkan tempat yang dianggap menghalangi tujuan sang dewa.

Ares Menipu Kratos untuk Membunuh Keluarganya

Ares percaya keluarga membuat Kratos lemah. Ia menyusun perangkap agar prajurit Sparta itu membunuh istri dan putrinya sendiri ketika sedang dikuasai kemarahan.

Kratos tidak mengetahui bahwa keluarganya berada di dalam kuil yang diserangnya. Setelah menyadari perbuatannya, abu istri serta putrinya melekat pada kulitnya. Sejak saat itu, tubuh Kratos berubah pucat dan ia dikenal sebagai Ghost of Sparta.

Kehilangan tersebut membuat Kratos memutuskan hubungan dengan Ares. Ia kemudian melayani dewa Olympus dengan harapan kesalahannya dapat dimaafkan.

God of War Pertama Membawa Kratos Melawan Ares

God of War yang dirilis pada 2005 menjadi awal perjalanan besar Kratos di konsol PlayStation 2. Athena meminta Kratos menghentikan Ares yang sedang menyerang kota Athena.

Kratos harus menemukan Pandora’s Box, satu satunya kekuatan yang dipercaya mampu membantu manusia membunuh dewa. Perjalanannya membawa pemain melewati kapal, kota yang terbakar, gurun, kuil raksasa, serta berbagai tempat berbahaya.

Teka Teki dan Pertarungan Dibangun dalam Skala Besar

God of War memadukan pertarungan cepat dengan teka teki lingkungan. Kratos harus memindahkan benda, membuka mekanisme, memanjat bangunan, serta melewati perangkap.

Musuh yang dihadapi berasal dari kisah Yunani, termasuk:

  1. Minotaur dengan tubuh besar
  2. Medusa yang mampu mengubah Kratos menjadi batu
  3. Cyclops dengan serangan berat
  4. Harpy yang menyerang dari udara
  5. Satyr dengan gerakan cepat
  6. Legionnaire yang bertarung dalam kelompok
  7. Cerberus dengan beberapa kepala
  8. Hydra yang menjadi bos pembuka

Pemain memperoleh Red Orb dari musuh dan peti. Orb tersebut digunakan untuk meningkatkan senjata serta kemampuan yang diberikan dewa.

Kratos Menggantikan Ares sebagai Dewa Perang

Setelah mendapatkan Pandora’s Box, Kratos memperoleh kekuatan untuk melawan Ares. Ia akhirnya berhasil membunuh sosok yang menghancurkan keluarganya.

Namun, kemenangan tersebut tidak menghapus ingatan buruk yang terus menghantuinya. Kratos mencoba mengakhiri hidup dengan melompat dari tebing, tetapi Athena menyelamatkannya.

Sebagai hadiah karena sudah menghentikan Ares, Kratos diberi kursi kosong di Olympus. Ia kemudian menjadi Dewa Perang yang baru.

Perang Melawan Zeus Menghancurkan Olympus

Kedudukan sebagai dewa tidak membuat Kratos menjadi lebih tenang. Ia membantu pasukan Sparta menaklukkan berbagai wilayah, membuat dewa lain mulai menganggapnya sebagai ancaman.

Zeus kemudian mengkhianati Kratos. Dengan memakai Blade of Olympus, Zeus mengambil kekuatannya dan membunuhnya. Kratos kembali dari dunia kematian dengan bantuan Titan Gaia.

God of War II Membuka Perang Besar

Dalam God of War II, Kratos mencari Sisters of Fate agar dapat mengubah kejadian ketika Zeus mengkhianatinya. Ia melewati berbagai wilayah dan menghadapi makhluk yang menjaga kekuatan waktu.

Kratos akhirnya berhasil kembali ke saat sebelum kematiannya. Ia menyerang Zeus dan hampir membunuhnya, tetapi Athena mengorbankan diri untuk melindungi pemimpin Olympus tersebut.

Sebelum meninggal, Athena mengungkapkan bahwa Zeus adalah ayah Kratos. Hubungan keluarga itu tidak menghentikan peperangan. Kratos justru membawa para Titan menuju Olympus.

God of War III Menjadi Puncak Kehancuran Yunani

God of War III dibuka melalui serangan Titan terhadap Gunung Olympus. Kratos berhadapan dengan Poseidon, Hades, Helios, Hermes, Hercules, Hera, dan Zeus.

Setiap kematian dewa menghasilkan perubahan besar bagi dunia Yunani. Laut menenggelamkan daratan setelah Poseidon mati. Matahari tertutup ketika Helios dibunuh. Jiwa dari dunia kematian terlepas setelah Hades dikalahkan.

Kratos terus bergerak karena hanya mempunyai satu sasaran, yaitu Zeus. Ia mengabaikan kehancuran yang terjadi di sekelilingnya.

Pertemuan terakhir berakhir setelah Kratos mengalahkan Zeus dan melepaskan kekuatan Hope kepada umat manusia. Keberadaan Kratos sempat tidak diketahui, tetapi luka serta jejak darah menunjukkan ia meninggalkan lokasi tersebut.

Seri Pendamping Mengisi Perjalanan Kratos yang Terlewat

Perjalanan era Yunani tidak hanya diceritakan melalui tiga gim utama. Chains of Olympus, Ghost of Sparta, Ascension, dan berbagai judul lain memperlihatkan kejadian yang membentuk hubungan Kratos dengan para dewa.

Setiap permainan menambah informasi mengenai keluarga, tugas, serta alasan kemarahan Kratos semakin sulit dikendalikan.

Ghost of Sparta Memperkenalkan Deimos

Ghost of Sparta mengikuti pencarian Kratos terhadap Deimos, saudara kandungnya yang diculik ketika masih kecil. Para dewa takut terhadap ramalan mengenai seorang prajurit bertanda yang akan menghancurkan Olympus.

Ares dan Athena mengira Deimos adalah sosok dalam ramalan tersebut. Mereka membawanya pergi dan menyerahkannya kepada Thanatos.

Kratos akhirnya menemukan Deimos, tetapi pertemuan mereka tidak berlangsung lama. Deimos meninggal setelah membantu Kratos melawan Thanatos.

Kehilangan saudara memperkuat kebencian Kratos terhadap Olympus. Ia merasa para dewa terus mengambil seluruh orang yang dicintainya.

Ascension Memperlihatkan Perlawanan terhadap Sumpah Ares

God of War Ascension mengambil waktu sebelum permainan pertama. Kratos mencoba memutus sumpahnya kepada Ares setelah mengetahui bahwa dirinya telah dimanipulasi.

The Furies memburu orang yang melanggar sumpah terhadap dewa. Kratos harus menghadapi ilusi dan siksaan yang berusaha membuatnya kembali tunduk.

Permainan ini memperlihatkan Kratos ketika belum sepenuhnya menjadi Ghost of Sparta yang dikenal pemain. Rasa bersalahnya masih bercampur dengan kebingungan mengenai tindakan Ares.

God of War 2018 Mengubah Cara Kratos Bertarung

God of War 2018 membawa Kratos menuju wilayah Nordik. Ia tinggal di Midgard bersama istri keduanya, Faye, dan putra mereka, Atreus.

Setelah Faye meninggal, Kratos serta Atreus berangkat untuk menebarkan abunya dari puncak tertinggi seluruh dunia. Perjalanan yang terlihat sederhana membawa keduanya berhadapan dengan dewa Aesir serta rahasia keluarga mereka sendiri.

Kamera Dekat Membuat Pertempuran Lebih Berat

Santa Monica Studio mengganti kamera tetap dari seri lama dengan sudut pandang dekat di belakang Kratos. Perubahan tersebut membuat pemain dapat mengarahkan serangan dan lemparan senjata secara bebas.

Leviathan Axe menjadi senjata utama Kratos. Kapak ini memiliki kekuatan es dan dapat dilempar ke arah musuh atau benda di lingkungan.

Kratos dapat memanggil kembali kapak tersebut ke tangannya. Gerakan sederhana ini digunakan untuk pertempuran, pembukaan jalur, serta penyelesaian teka teki.

Perlengkapan utama Kratos mencakup:

  1. Leviathan Axe dengan kekuatan es
  2. Guardian Shield untuk menahan serta menangkis serangan
  3. Blades of Chaos dengan kekuatan api
  4. Runic Attack untuk kemampuan khusus
  5. Talisman yang memberikan keuntungan tertentu
  6. Zirah dengan atribut serta efek berbeda
  7. Spartan Rage untuk meningkatkan kekuatan fisik

Blades of Chaos kembali ketika Kratos membutuhkan senjata yang dapat melawan musuh berelemen es. Pengambilan senjata itu juga memaksanya mengingat kehidupan yang berusaha disembunyikan.

Atreus Menjadi Rekan Aktif dalam Pertarungan

Atreus tidak hanya mengikuti Kratos dari belakang. Ia memakai busur untuk menyerang musuh, mengganggu pergerakan lawan, serta membantu membuka jalur.

Pemain dapat memberikan perintah agar Atreus menembakkan panah. Kemampuannya berkembang seiring perjalanan, termasuk serangan pemanggilan roh hewan.

Hubungan ayah dan anak menjadi bagian penting. Kratos mendidik Atreus dengan cara keras karena takut putranya tidak siap menghadapi dunia. Atreus juga merasa ayahnya terlalu tertutup dan tidak pernah menjelaskan asal keluarga mereka.

Identitas Loki Mengubah Kedudukan Atreus

Perjalanan menuju Jotunheim membuka rahasia mengenai Faye. Ia sebenarnya adalah raksasa bernama Laufey yang mengetahui banyak kejadian sebelum semuanya berlangsung.

Atreus juga mengetahui bahwa para raksasa mengenalnya sebagai Loki. Nama tersebut memberi kedudukan penting dalam ramalan mengenai Ragnarök.

Baldur Memburu Keluarga Kratos

Baldur datang ke rumah Kratos karena sedang mencari raksasa terakhir. Ia memperoleh kutukan dari Freya yang membuat tubuhnya tidak bisa merasakan sakit, suhu, atau sentuhan.

Kutukan itu menjadikan Baldur hampir tidak dapat dibunuh, tetapi juga merampas kemampuannya merasakan kehidupan. Ia menyalahkan Freya atas penderitaan tersebut.

Kratos akhirnya membunuh Baldur untuk mencegahnya mencekik Freya. Kematian Baldur memulai Fimbulwinter, musim dingin panjang yang menjadi pertanda datangnya Ragnarök.

Freya Berubah Menjadi Musuh Kratos

Freya sebelumnya membantu Kratos serta Atreus dalam berbagai keadaan. Kematian Baldur membuatnya bersumpah akan membalas Kratos.

Ia mencari cara mendapatkan kembali kemampuan sebagai Valkyrie serta mengambil senjata untuk memburu Kratos. Hubungan mereka berubah dari sekutu menjadi lawan yang terus bertemu selama Fimbulwinter.

God of War Ragnarök Membuka Seluruh Sembilan Dunia

God of War Ragnarök dirilis pada 9 November 2022 untuk PS4 dan PS5, kemudian hadir di PC pada 19 September 2024. Gim ini membawa Kratos serta Atreus mengunjungi seluruh Sembilan Dunia untuk mencari jawaban sebelum perang terakhir dimulai.

Fimbulwinter mengubah Midgard menjadi wilayah bersalju. Odin serta Thor datang ke rumah Kratos untuk menawarkan perdamaian yang penuh ancaman.

Thor Menjadi Lawan Seimbang bagi Kratos

Thor membawa Mjölnir dan kekuatan petir. Pertarungan pertamanya melawan Kratos memperlihatkan bahwa Dewa Petir tersebut mampu menahan seluruh kekuatan Ghost of Sparta.

Thor bukan hanya petarung besar. Ia hidup di bawah tekanan Odin, berusaha melindungi keluarganya, serta menghadapi rasa bersalah dari pekerjaan yang dilakukan atas perintah ayahnya.

Kratos melihat kemiripan antara dirinya dan Thor. Keduanya pernah digunakan sebagai alat pembunuh oleh sosok yang memiliki kekuasaan lebih besar.

Draupnir Spear Menambah Pilihan Senjata

Kratos memperoleh Draupnir Spear setelah membutuhkan senjata untuk menghadapi Heimdall. Tombak ini dapat diperbanyak, dilempar, dan diledakkan.

Setiap senjata memiliki unsur berbeda:

  1. Leviathan Axe memakai es
  2. Blades of Chaos memakai api
  3. Draupnir Spear memakai angin
  4. Shield berfungsi untuk pertahanan serta serangan balasan
  5. Relic membuka kemampuan tambahan

Pemain dapat berpindah senjata sesuai musuh serta kondisi arena. Perisai juga mempunyai beberapa jenis dengan fungsi yang berbeda.

Valhalla Membawa Kratos Menghadapi Dirinya Sendiri

God of War Ragnarök Valhalla hadir sebagai tambahan gratis pada Desember 2023. Perjalanannya berlangsung setelah Ragnarök dan membawa Kratos bersama Mimir menuju Valhalla.

Mode ini memakai susunan roguelite. Kratos memasuki rangkaian pertempuran, memilih peningkatan sementara, lalu memulai kembali setelah kalah.

Perjalanan Valhalla Membahas Kesalahan Lama Kratos

Valhalla tidak hanya menjadi arena untuk melawan musuh. Tempat tersebut memaksa Kratos berhadapan dengan ingatan era Yunani, termasuk tindakan ketika menjadi Dewa Perang.

Kratos harus menentukan apakah dirinya pantas menerima kedudukan baru di dunia Nordik. Ia takut kekuasaan akan mengubahnya kembali menjadi sosok kejam.

Pertarungan berulang mempertemukannya dengan senjata, musuh, serta simbol dari kehidupan lama. Pemain juga dapat membuka penampilan Kratos muda setelah menyelesaikan bagian tertentu.

Perayaan 20 Tahun Membawa Banyak Proyek Baru

God of War mencapai usia 20 tahun pada Maret 2025. Santa Monica Studio merayakannya melalui Dark Odyssey Collection untuk God of War Ragnarök, perlengkapan khusus, barang koleksi, dan berbagai kegiatan komunitas.

Pada Februari 2026, PlayStation mengumumkan bahwa tiga permainan utama era Yunani sedang dibuat ulang. Proyek tersebut masih berada pada tahap awal sehingga jadwal rilisnya belum diumumkan.

Sons of Sparta Kembali ke Masa Kecil Kratos

God of War Sons of Sparta dirilis untuk PS5 pada 12 Februari 2026. Gim aksi dua dimensi ini mengikuti Kratos dan Deimos ketika menjalani latihan keras di Agoge.

Kratos memakai tombak serta perisai, memperoleh Gifts of Olympus, dan menghadapi monster Yunani dalam tampilan pixel buatan tangan. TC Carson kembali sebagai pengisi suara Kratos dewasa yang menceritakan perjalanan tersebut.

Sons of Sparta menjadi cerita resmi sebelum seluruh kejadian seri utama. Pemain dapat melihat hubungan Kratos dan Deimos sebelum penculikan yang memisahkan keduanya.

God of War Laufey Menempatkan Faye sebagai Tokoh Utama

Pada Juni 2026, Santa Monica Studio memperkenalkan God of War Laufey sebagai seri utama berikutnya. Faye terbangun setelah kematiannya di sebuah wilayah bernama Everywhen.

Everywhen menjadi tempat berkumpulnya para dewa dan makhluk dari berbagai mitologi. Faye harus melindungi rencana yang sudah disiapkannya untuk Kratos serta Atreus sambil mencari jalan meninggalkan wilayah para dewa.

Deborah Ann Woll kembali memerankan Faye. Ia ditemani Phranque, sebuah kubus kosmik yang diperankan Jack Quaid, serta Rue, penjaga pita ajaib yang diperankan Perlina Lau.

Perjalanan Faye juga memperkenalkan dewa dari mitologi berbeda, termasuk Sekhmet dan Begtse. Sistem pertarungannya dirancang menggabungkan kelincahan era Yunani dengan penyusunan dunia yang lebih dekat serta terhubung seperti dua permainan Nordik.

Leave a comment