Indiana Jones and the Great Circle Membawa Indy Kembali ke Dunia Game Besar
Indiana Jones and the Great Circle menjadi salah satu game petualangan paling menarik karena membawa kembali sosok arkeolog legendaris ke format action adventure modern. Game ini dikembangkan oleh MachineGames dan diterbitkan Bethesda Softworks, dengan tanggal rilis PC di Steam pada 8 Desember 2024. Steam mencatat game ini sebagai petualangan single player first person yang mengambil latar tahun 1937, ketika kekuatan jahat memburu rahasia kuno yang terhubung dengan Great Circle.
Game ini berada di antara film Raiders of the Lost Ark dan The Last Crusade. Pilihan waktu itu terasa penting karena Indy masih berada pada fase paling dikenali oleh banyak penggemar. Ia bukan tokoh tua yang sedang mengenang kejayaan, melainkan arkeolog aktif yang masih penuh keberanian, humor, rasa penasaran, dan kemampuan bertahan di situasi kacau.
MachineGames Membawa Rasa Petualangan yang Lebih Dekat
MachineGames dikenal lewat seri Wolfenstein modern, tetapi Indiana Jones and the Great Circle tidak dibuat sebagai shooter murni. Bethesda menjelaskan bahwa pemain akan hidup sebagai Indy dalam cerita penuh eksplorasi, aksi imersif, dan puzzle yang menantang. Perjalanan ini membawa pemain dari Marshall College ke Vatikan, piramida Mesir, kuil tenggelam Sukhothai, dan lokasi lain yang penuh rahasia.
Beberapa unsur yang langsung menjadi daya tarik utama game ini adalah:
- Sudut pandang first person yang membuat pemain terasa dekat dengan aksi
- Cambuk sebagai alat bertarung, navigasi, dan pengalih perhatian
- Puzzle kuno yang menjadi inti petualangan
- Lokasi global dengan rasa sinematik kuat
- Stealth, melee combat, dan gunplay yang dipakai sesuai situasi
- Cerita original yang tetap terasa dekat dengan film Indiana Jones
Game ini tidak hanya meminta pemain menembak musuh. Pemain harus melihat ruang, mencari jalur, membaca petunjuk, memanfaatkan alat, lalu keluar dari masalah dengan cara yang terasa seperti Indiana Jones.
Cerita 1937 yang Membuka Misteri Great Circle

Indiana Jones and the Great Circle dimulai dari sebuah pencurian artefak yang tampak tidak terlalu penting. Namun kejadian itu membawa Indy ke rahasia besar yang menghubungkan berbagai situs kuno di seluruh dunia. Bethesda menyebut perjalanan ini dimulai setelah aksi pembobolan malam hari berujung bentrokan dengan sosok raksasa misterius, lalu mendorong Indy mencari rahasia besar di balik benda yang dicuri.
Cerita seperti ini cocok dengan karakter Indiana Jones. Ia selalu berada di antara akademisi, pemburu artefak, musuh berbahaya, dan legenda lama yang ternyata lebih nyata daripada dugaan awal. Dalam game ini, pemain tidak hanya mengikuti petualangan dari cutscene, tetapi ikut berjalan, memanjat, bertarung, dan memecahkan teka teki lewat mata Indy.
Musuh Lama dan Ancaman Baru
Steam menjelaskan bahwa tahun 1937 menjadi titik ketika kekuatan jahat menjelajahi dunia untuk menemukan rahasia kekuatan kuno yang terkait dengan Great Circle. Satu orang yang bisa menghentikan mereka adalah Indiana Jones.
Musuh dalam game ini tidak hanya hadir sebagai target tembak. Mereka menjaga lokasi, mengawasi area, mencari artefak, dan sering memaksa pemain memilih antara menyelinap atau bertarung. Karena Indy bukan prajurit super, baku tembak terbuka bisa berbahaya. Inilah yang membuat permainan terasa lebih sesuai dengan karakternya.
Pemain perlu memperhatikan beberapa hal saat menghadapi musuh:
- Jumlah penjaga di area
- Jalur patroli
- Benda sekitar yang bisa dipakai sebagai senjata
- Posisi keluar jika penyamaran gagal
- Peluang memakai cambuk untuk melucuti lawan
- Waktu aman untuk memukul, kabur, atau bersembunyi
Pendekatan seperti ini membuat game terasa lebih seperti petualangan arkeolog yang sering terjebak masalah, bukan aksi tembak tanpa henti.
Cambuk Menjadi Senjata, Alat, dan Identitas Indy
Tidak ada Indiana Jones tanpa cambuk. MachineGames menjadikan alat ini sebagai bagian penting dari gameplay. Bethesda menjelaskan cambuk bisa dipakai untuk mengalihkan perhatian, melucuti, menyerang musuh, berayun melewati patroli, serta memanjat dinding di lingkungan permainan.
Cambuk membuat aksi terasa berbeda dari game petualangan lain. Ia bukan sekadar kosmetik. Pemain dapat memakai cambuk untuk menarik perhatian penjaga, membuka celah serangan, mengambil posisi lebih tinggi, atau berpindah dari satu titik ke titik lain. Ketika dipakai dengan tepat, cambuk membuat Indy terasa cerdik dan lincah.
Melee Combat Lebih Terasa Kasar dan Personal
Pertarungan jarak dekat menjadi bagian besar dari permainan. Indy bisa memukul, mengambil benda sekitar, memakai botol, palu, sekop, tongkat, atau benda lain untuk mengalahkan penjaga. Aksi seperti ini membuat tiap ruangan punya fungsi. Meja, kursi, rak, dan alat sekitar bukan hanya hiasan, tetapi bisa menjadi jalan keluar saat keadaan buruk.
Pertarungan tangan kosong terasa cocok karena Indy jarang digambarkan sebagai petarung sempurna. Ia sering menang lewat keberanian, spontanitas, dan sedikit keberuntungan. Game ini menangkap rasa tersebut lewat aksi yang kotor, dekat, dan tidak selalu rapi.
Hal yang membuat combat terasa khas adalah:
- Banyak benda sekitar bisa dipakai sebagai senjata
- Musuh dapat dilucuti memakai cambuk
- Senjata api bukan satu satunya pilihan
- Stealth bisa menghindari pertarungan besar
- Pukulan terasa berat saat duel satu lawan satu
- Arena kecil sering lebih menegangkan daripada area terbuka
Dengan sistem seperti ini, pemain sering merasa sedang berada dalam adegan film petualangan klasik.
Puzzle dan Eksplorasi Menjadi Daya Tarik Besar
Indiana Jones and the Great Circle tidak akan terasa lengkap tanpa puzzle. Bethesda menyebut game ini membawa kombinasi gameplay linear berbasis cerita dan open area maps, dengan rahasia, jebakan, serta puzzle rumit yang bisa menyimpan bagian berikutnya dari misteri.
Puzzle dalam game petualangan seperti ini harus terasa menyatu dengan dunia. Pemain tidak hanya menekan tombol acak di ruangan kosong. Mereka harus memperhatikan simbol, patung, artefak, mekanisme tua, catatan, dan tata letak tempat. Ketika puzzle berhasil dibuka, rasa puasnya datang karena pemain merasa benar benar menemukan sesuatu.
Open Area Memberi Ruang untuk Menyelidik
Game ini tidak selalu berjalan lurus. Beberapa area memberi ruang lebih luas untuk eksplorasi. Pemain dapat mencari misi tambahan, barang koleksi, jalur samping, dokumen, dan rahasia kecil yang memperkaya perjalanan. Lokasi seperti Vatikan, Giza, dan Sukhothai punya ruang yang membuat pemain ingin berhenti sejenak sebelum mengejar misi utama.
Eksplorasi terasa penting karena Indiana Jones bukan hanya petarung. Ia adalah arkeolog. Karena itu, melihat detail lingkungan menjadi bagian utama pengalaman. Pemain yang hanya berlari menuju objektif utama bisa melewatkan banyak benda menarik.
Beberapa kegiatan eksplorasi yang sering terasa penting:
- Mengamati simbol pada dinding
- Mengambil foto petunjuk
- Membuka jalur rahasia
- Mencari relik kuno
- Menyelidiki ruangan kecil
- Menghindari jebakan
- Menemukan catatan tambahan
Game ini memberi hadiah kepada pemain yang teliti, bukan hanya pemain yang cepat.
Lokasi Global Membuat Petualangan Terasa Besar
Salah satu kekuatan Indiana Jones selalu datang dari perjalanan lintas negara. The Great Circle membawa pemain ke banyak lokasi yang memiliki rasa berbeda. PlayStation Blog menyebut perjalanan game ini membawa pemain dari Vatikan dan gurun Mesir ke kuil tenggelam Sukhothai dan puncak dingin Himalaya.
Setiap lokasi memberi suasana berbeda. Vatikan terasa penuh lorong, arsip, ruangan rahasia, dan penjagaan ketat. Mesir menghadirkan gurun, piramida, makam, dan rasa ekspedisi arkeologi klasik. Sukhothai memberi nuansa kuil air, vegetasi, dan rute yang lebih basah. Himalaya membawa rasa dingin dan bahaya alam.
Marshall College Sebagai Titik Awal yang Ikonik
Marshall College menjadi tempat yang sangat lekat dengan sosok Indy sebagai profesor. Dari ruang akademik ini, pemain diingatkan bahwa ia bukan hanya petualang lapangan. Ia juga pengajar, peneliti, dan orang yang hidup di antara buku, artefak, serta sejarah.
Kontras antara kampus dan lokasi berbahaya membuat petualangan terasa lebih kuat. Pemain mulai dari ruang yang relatif aman, lalu bergerak ke kuil, makam, gurun, gunung, dan markas musuh. Pergeseran ini membuat setiap lokasi terasa seperti babak baru dalam ekspedisi.
Lokasi global dalam game memberi beberapa keuntungan:
- Visual tidak cepat terasa sama
- Puzzle bisa memakai budaya dan arsitektur berbeda
- Musuh memiliki pola penjagaan beragam
- Eksplorasi terasa lebih luas
- Perjalanan Indy terasa seperti film petualangan besar
The Great Circle berhasil memakai perjalanan dunia sebagai mesin utama petualangan.
First Person Membuat Pemain Benar Benar Menjadi Indy
Keputusan memakai sudut pandang first person sempat membuat banyak pemain penasaran. Namun untuk game ini, pilihan tersebut masuk akal. Steam menjelaskan game ini sebagai first person single player adventure, sementara PlayStation Blog juga menyebutnya sebagai petualangan first person yang membawa pemain keliling dunia untuk mencari petunjuk dan memecahkan misteri kuno.
Dengan sudut pandang ini, pemain melihat langsung tangan Indy, cambuknya, buku catatan, kamera, korek, dan alat lain. Saat musuh mendekat, jarak terasa lebih sempit. Saat memecahkan puzzle, benda terasa berada tepat di depan mata. Saat berjalan di makam tua, suasana gelap terasa lebih dekat.
Third Person Muncul di Momen Tertentu
Meski inti permainan memakai first person, beberapa aksi seperti ayunan cambuk dan animasi tertentu menampilkan Indy dari luar. Perpindahan ini membantu pemain tetap melihat sosok ikonik itu tanpa mengurangi rasa berada di tubuhnya.
Pilihan kamera ini memberi dua rasa sekaligus. Pemain merasa menjadi Indy saat menyelidik, bertarung, dan memegang alat. Namun mereka juga tetap mendapat momen visual ketika karakter tampil penuh di layar.
PS5, Xbox, PC, dan Switch 2 Membuat Akses Makin Luas

Indiana Jones and the Great Circle awalnya hadir di Xbox Series X|S, PC, dan Game Pass. Bethesda pernah mengumumkan tanggal 9 Desember 2024 untuk Xbox Series X|S, PC, dan Game Pass. Setelah itu, versi PlayStation 5 dirilis pada 17 April 2025, dengan fitur khusus konsol Sony.
Pada 2026, Bethesda juga menghadirkan game ini ke Nintendo Switch 2. Halaman resmi Indiana Jones Bethesda menampilkan keterangan bahwa game ini sudah tersedia di Nintendo Switch 2, sementara artikel Bethesda pada 12 Mei 2026 mengumumkan ketersediaannya untuk konsol tersebut.
Fitur PS5 Membuat Pengalaman Lebih Terasa di Tangan
PlayStation Blog menjelaskan bahwa versi PS5 memakai haptic feedback dan adaptive triggers DualSense untuk combat, traversal dengan cambuk, kamera, dan korek. Blog tersebut juga menyebut dukungan loading cepat, SSD optimization, stable 60 FPS dengan resolusi berkualitas, ray tracing, 3D audio, serta HD rumble.
Fitur seperti ini penting untuk game petualangan yang mengandalkan detail kecil. Saat memakai cambuk, membuka alat, atau berada di lokasi gelap, getaran dan trigger bisa memberi rasa tambahan yang membuat pemain lebih dekat dengan aksi.
The Order of Giants Menambah Babak Baru di Roma
The Order of Giants menjadi story DLC untuk Indiana Jones and the Great Circle. Steam mencatat Premium Edition berisi base game, The Order of Giants Story DLC, digital artbook, dan Temple of Doom Outfit. DLC tersebut juga tersedia terpisah mulai 4 September 2025 pukul 11 pagi EDT.
DLC ini membawa Indy ke jalan kuno Roma, katakomba terlupakan, kultus berbahaya, serta puzzle yang berkaitan dengan warisan raksasa Nephilim. Steam menyebut babak baru ini meminta Indy mengakali kultus berbahaya dan memecahkan puzzle rumit buatan para kaisar untuk mengungkap warisan gelap para raksasa Nephilim.
Roma Memberi Rasa Arkeologi yang Lebih Dalam
Roma sangat cocok untuk Indiana Jones. Kota ini punya lapisan sejarah, reruntuhan, terowongan, gereja, artefak, dan mitos kuno yang dapat dijadikan bahan petualangan. DLC ini memperluas cerita utama tanpa meninggalkan akar permainan, yaitu eksplorasi, puzzle, stealth, dan aksi dekat.
Hal yang menarik dari DLC ini adalah:
- Lokasi baru di Roma
- Katakomba sebagai ruang eksplorasi gelap
- Kultus baru sebagai ancaman
- Puzzle buatan kaisar
- Hubungan dengan Nephilim Order dari cerita utama
- Tambahan isi untuk pemain Premium Edition
DLC ini memberi alasan bagi pemain lama untuk kembali memakai cambuk, kamera, dan insting arkeolog mereka.
Spesifikasi PC Cukup Berat untuk Game Petualangan Modern
Indiana Jones and the Great Circle membutuhkan perangkat PC yang serius. Steam mencatat spesifikasi minimum memakai Windows 10, Intel Core i7 10700K atau AMD Ryzen 5 3600, RAM 16 GB, GPU RTX 2060 Super 8 GB, Radeon RX 6600 8 GB, atau Intel Arc A580, storage 120 GB, SSD wajib, dan GPU hardware ray tracing wajib untuk target 1080p 60 FPS preset Low.
Untuk rekomendasi, Steam mencantumkan Intel Core i7 12700K atau AMD Ryzen 7 7700, RAM 32 GB, RTX 3080Ti 12 GB atau Radeon RX 7700XT 12 GB, storage 120 GB, SSD wajib, hardware ray tracing wajib, dengan target 1440p 60 FPS preset High.
Pemain PC Perlu Menyiapkan Storage dan GPU Ray Tracing
Kebutuhan storage 120 GB dan ray tracing hardware wajib menjadi catatan besar. Game ini memang dibuat dengan pencahayaan, detail lingkungan, dan visual lokasi global yang tinggi. Pemain dengan PC lama harus memeriksa spesifikasi sebelum membeli.
Hal yang perlu dicek pemain PC:
- RAM minimal 16 GB
- Storage kosong 120 GB
- SSD wajib
- GPU harus mendukung hardware ray tracing
- CPU modern sangat disarankan
- RAM 32 GB lebih aman untuk preset tinggi
Game ini bukan rilisan ringan, tetapi kebutuhan tersebut sejalan dengan ambisinya sebagai petualangan sinematik modern.
Tips Awal untuk Pemain Baru
Indiana Jones and the Great Circle akan lebih enak dimainkan bila pemain tidak memperlakukannya sebagai shooter biasa. Indy punya senjata, tetapi kekuatannya berada pada kecerdikan, pengamatan, cambuk, dan kemampuan memakai lingkungan.
Jangan Terlalu Cepat Mengangkat Senjata Api
Senjata api bisa membantu dalam keadaan terdesak, tetapi suara tembakan dapat menarik perhatian. Stealth dan melee sering lebih aman. Gunakan cambuk untuk melucuti musuh, benda sekitar untuk menyerang, dan jalur alternatif untuk menghindari penjaga.
Tips yang berguna sejak awal:
- Periksa ruangan sebelum masuk
- Cari benda yang bisa dipakai sebagai senjata
- Gunakan cambuk untuk mengontrol jarak
- Ambil foto petunjuk saat puzzle terasa rumit
- Jangan abaikan jalur samping
- Simpan item penyembuh untuk situasi berat
- Perhatikan suara dan posisi penjaga
- Gunakan stealth sebelum combat terbuka
Dengan cara main seperti ini, The Great Circle terasa lebih sesuai dengan jiwa Indiana Jones, yaitu petualangan cerdas yang sering kacau, lucu, dan berbahaya dalam waktu bersamaan.
Mengapa Indiana Jones and the Great Circle Layak Diperhatikan
Indiana Jones and the Great Circle kuat karena memahami siapa tokoh utamanya. Game ini tidak mengubah Indy menjadi tentara super. Ia tetap arkeolog cerdas yang bisa memukul, salah langkah, memakai cambuk, memecahkan puzzle, kabur dari jebakan, dan bercanda saat keadaan buruk. Bethesda menyebut Indy sebagai arkeolog brilian yang dikenal karena kecerdasan, akal, dan humor khasnya, lalu menempatkannya dalam perlombaan melawan kekuatan musuh untuk menemukan rahasia besar.
Game ini cocok untuk pemain yang menyukai:
- Petualangan single player
- Puzzle kuno dan eksplorasi makam
- Stealth ringan dengan opsi combat
- Karakter ikonik yang kuat
- Lokasi dunia yang beragam
- Aksi cambuk yang menyatu dengan traversal
- Cerita original di antara dua film klasik Indy
Saat pemain berdiri di lorong gelap, mendengar suara penjaga, memegang cambuk, lalu melihat simbol kuno di dinding, Indiana Jones and the Great Circle menunjukkan pesonanya sebagai game petualangan yang tidak hanya mengejar ledakan besar, tetapi juga rasa menemukan rahasia yang terkubur lama.

