Yakuza: Like a Dragon menjadi titik perubahan besar bagi seri garapan RGG Studio. Setelah bertahun tahun mengikuti perjalanan Kazuma Kiryu, Sega memperkenalkan Ichiban Kasuga sebagai tokoh utama baru dengan sifat yang jauh lebih terbuka, berisik, emosional, dan penuh semangat. Pergantian karakter tersebut diikuti perubahan sistem pertarungan dari aksi langsung menjadi permainan peran berbasis giliran.
Game ini dirilis secara global pada 10 November 2020 untuk PC, PlayStation 4, Xbox One, Xbox Series X, dan Xbox Series S. Versi PlayStation 5 menyusul pada Maret 2021. RGG Studio tetap mempertahankan kota padat, cerita kriminal, aktivitas aneh, serta perpaduan suasana serius dan humor yang menjadi ciri seri Yakuza.
Ichiban Kasuga Memulai Hidup dari Titik Paling Rendah

Ichiban Kasuga bukan pewaris kelompok besar atau petarung yang sudah dikenal di seluruh Jepang. Ia hanyalah anggota berpangkat rendah dari keluarga Arakawa, salah satu kelompok kecil yang berada di bawah Tojo Clan. Kesetiaannya kepada Masumi Arakawa membuat Ichiban bersedia menerima hukuman penjara atas kejahatan yang tidak dilakukannya.
Ichiban menghabiskan 18 tahun di penjara dengan keyakinan bahwa keluarga Arakawa akan menyambutnya ketika bebas. Harapan tersebut langsung runtuh. Tidak ada anggota keluarga yang menunggu di luar gerbang, Tojo Clan telah kehilangan kekuasaan di Kamurocho, sedangkan Arakawa justru bekerja bersama Omi Alliance.
Situasi semakin buruk ketika Ichiban bertemu Arakawa dan meminta penjelasan. Pria yang selama ini dihormatinya menembaknya tanpa memberikan jawaban memuaskan. Ichiban kemudian ditemukan dalam kondisi terluka di kawasan Yokohama, jauh dari kehidupan lama yang dikenalnya.
Pengkhianatan Arakawa Menjadi Awal Pencarian Panjang
Ichiban tidak langsung percaya bahwa Arakawa benar benar membuangnya. Ia merasa ada alasan tersembunyi di balik pembubaran keluarga, runtuhnya Tojo Clan, serta kerja sama antara mantan atasannya dengan Omi Alliance.
Pencarian jawaban membawa Ichiban memasuki perselisihan yang melibatkan kelompok kriminal, kepolisian, pejabat, organisasi masyarakat, dan perusahaan besar. Ia harus menyusun kembali kejadian yang berlangsung selama dirinya berada di penjara.
Berbeda dari Kiryu yang sering menyimpan pikiran sendiri, Ichiban mudah menunjukkan perasaannya. Ia bisa marah, menangis, berteriak, bercanda, atau memberikan semangat kepada orang lain. Sifat tersebut membuat kelompok yang terbentuk di sekitarnya terasa seperti sekumpulan sahabat, bukan hanya rekan sementara.
Yokohama Menjadi Panggung Utama yang Lebih Luas
Sebagian besar perjalanan berlangsung di Isezaki Ijincho, kawasan fiksi di Yokohama. Wilayah ini mempunyai ukuran lebih luas daripada Kamurocho, dengan pembagian distrik yang memperlihatkan perbedaan ekonomi cukup tajam.
Pemain dapat menemukan kawasan pertokoan, permukiman, taman, pusat bisnis, Chinatown, Koreatown, daerah hiburan, serta tempat tinggal tunawisma. Setiap wilayah mempunyai restoran, toko, musuh, aktivitas, dan tingkat bahaya berbeda.
Kota tersebut juga menjadi rumah bagi tiga kelompok besar yang membentuk keseimbangan kekuasaan. Mereka terdiri dari Yokohama Liumang, Geomijul, dan Seiryu Clan. Hubungan antara ketiganya membuat organisasi dari luar sulit mengambil alih Ijincho secara terbuka.
Peta Lebih Besar Tidak Membuat Jalanan Terasa Kosong
RGG Studio tetap menggunakan pendekatan kota padat. Pemain tidak menghabiskan banyak waktu melewati ruang tanpa kegiatan. Percakapan sampingan, toko, musuh, permainan, dan kejadian spontan tersebar di hampir setiap bagian kota.
Perjalanan juga dapat dilakukan menggunakan taksi setelah titik pemberhentian ditemukan. Fasilitas ini membantu ketika pemain harus berpindah dari satu ujung Ijincho menuju wilayah lain untuk menyelesaikan tugas.
Yokohama dilengkapi lebih dari 50 substory, lebih dari 15 minigame, tempat untuk memperkuat perlengkapan, serta berbagai lokasi yang berhubungan dengan perkembangan anggota kelompok. PlayStation mencatat bahwa permainan menyediakan hingga tujuh anggota kelompok, 19 job utama, lebih dari 100 kemampuan tempur, dan 50 substory.
Pertarungan Berbasis Giliran Mengubah Wajah Seri Yakuza
Perubahan terbesar Yakuza: Like a Dragon berada pada sistem pertempuran. Pemain tidak lagi sepenuhnya mengendalikan pukulan Ichiban secara langsung. Setiap karakter mendapat giliran untuk menyerang, bertahan, menggunakan kemampuan, memakai barang, atau melarikan diri.
Perubahan tersebut tidak membuat pertarungan kehilangan sifat liar seri Yakuza. Karakter tetap memukul lawan menggunakan tongkat, payung, botol, sepeda, papan jalan, dan benda lain yang berada di sekitar mereka. Posisi musuh serta lingkungan dapat memengaruhi hasil serangan.
Imajinasi Ichiban Mengubah Preman Menjadi Monster
Ichiban merupakan penggemar berat Dragon Quest sejak kecil. Ia melihat perjuangan hidupnya seperti petualangan seorang pahlawan dalam game peran. Cara berpikir tersebut digunakan RGG Studio untuk menjelaskan tampilan musuh dan kemampuan yang sangat berlebihan.
Preman biasa dapat berubah dalam pandangan Ichiban menjadi makhluk dengan pakaian aneh, senjata tidak masuk akal, atau nama yang terdengar seperti monster game. Setelah pertarungan selesai, mereka kembali terlihat seperti manusia biasa.
Kemampuan anggota kelompok juga dibuat berdasarkan pekerjaan mereka. Nanba dapat menggunakan payung, api, dan serangan yang menyerupai ilmu sihir. Adachi mengandalkan kekuatan fisik serta teknik kepolisian. Saeko memakai tas dan kemampuan pelayanan yang dapat mengganggu konsentrasi musuh.
Posisi Lawan Menentukan Efektivitas Serangan
Walaupun berbasis giliran, karakter dan musuh terus bergerak selama pertempuran. Serangan yang mengenai satu lawan dapat mengenai orang lain apabila mereka berdiri berdekatan.
Karakter juga dapat menendang benda yang berada di jalur mereka. Sepeda, kerucut lalu lintas, papan, dan barang lain bisa menghasilkan serangan tambahan tanpa harus dipilih melalui menu.
Pemain perlu memperhatikan beberapa unsur berikut:
- Kelemahan musuh terhadap jenis serangan tertentu
- Jumlah poin kemampuan yang tersedia
- Posisi anggota kelompok dan lawan
- Kesempatan melakukan serangan lanjutan
- Kondisi kesehatan seluruh anggota
- Efek seperti takut, marah, terbakar, atau keracunan
- Waktu yang tepat untuk menggunakan Poundmates
Poundmates berfungsi seperti pemanggilan karakter bantuan dalam game peran. Ichiban dapat menghubungi tokoh tertentu melalui telepon, lalu menyaksikan animasi serangan yang sering tampil sangat berlebihan.
Hello Work Mengubah Pekerjaan Menjadi Kelas Tempur
Sistem job menggantikan kelas seperti kesatria, penyihir, atau pemanah yang biasa ditemukan dalam game peran. Ichiban dan rekan rekannya mendatangi kantor Hello Work untuk memilih pekerjaan yang sekaligus menentukan gaya bertarung.
Setiap job memiliki senjata, statistik, kostum, kemampuan, dan fungsi berbeda. Sebagian berfokus pada serangan fisik, sedangkan lainnya ditujukan untuk penyembuhan, peningkatan kemampuan kawan, atau gangguan terhadap lawan.
Game utama menyediakan 19 job, sedangkan paket tambahan membuka Devil Rocker dan Matriarch. Sega juga menawarkan Hero Edition yang mencakup Job Set serta Management Mode Set.
Job Aneh Tetap Memiliki Fungsi Serius
Hero merupakan pekerjaan khusus Ichiban yang menggunakan tongkat pemukul seperti pedang. Job ini cukup seimbang karena mampu menyerang, memulihkan kesehatan, serta meningkatkan semangat anggota kelompok.
Bodyguard menggunakan katana dengan serangan fisik kuat, tetapi beberapa kemampuannya mengurangi kesehatan pengguna. Host dan Hostess mengandalkan minuman, es, serta pesona untuk menyerang atau melemahkan musuh.
Beberapa job yang dapat digunakan meliputi:
- Hero
- Bodyguard
- Breaker
- Musician
- Chef
- Host
- Hostess
- Dealer
- Night Queen
- Enforcer
- Fortuneteller
- Idol
Pemain tidak cukup hanya mengganti pekerjaan lalu melanjutkan perjalanan. Setiap job mempunyai level sendiri. Kemampuan tertentu dapat dibawa ketika karakter berpindah pekerjaan, sehingga percobaan terhadap beberapa job membantu membentuk anggota kelompok yang lebih fleksibel.
Kelompok Ichiban Diisi Orang yang Sudah Kehilangan Tempat
Ichiban tidak menjalani pencarian sendirian. Ia bertemu sejumlah orang yang menghadapi kegagalan, kehilangan pekerjaan, masalah keluarga, atau pengkhianatan. Mereka bergabung bukan karena Ichiban mempunyai kekuasaan, tetapi karena melihat ketulusan dalam tindakannya.
Koichi Adachi merupakan mantan polisi yang menyelidiki Masumi Arakawa. Yu Nanba adalah mantan perawat yang hidup sebagai tunawisma. Saeko Mukoda bekerja di industri hiburan dan ingin mencari jawaban atas kematian orang terdekatnya. PlayStation menyebut ketiganya sebagai bagian awal kelompok orang tersisih yang membantu Ichiban mengungkap pengkhianatan keluarganya.
Survive Bar Menjadi Tempat Mempererat Hubungan
Anggota kelompok dapat berkumpul di Survive Bar untuk berbicara, bernyanyi, dan menjalani percakapan khusus. Hubungan yang meningkat membuka kemampuan gabungan serta keuntungan lain dalam pertarungan.
Percakapan tersebut memberikan ruang bagi setiap karakter untuk membahas pekerjaan, keluarga, penyesalan, dan tujuan mereka. Pemain mulai mengenal Adachi, Nanba, Saeko, Joon Gi Han, Zhao, serta Eri di luar peran mereka sebagai petarung.
Kedekatan juga terasa ketika anggota kelompok memberikan reaksi selama perjalanan. Mereka dapat membicarakan tempat yang dilewati, makanan yang baru disantap, atau kejadian yang sedang berlangsung di kota.
Ichiban Holdings Membawa Pemain ke Ruang Rapat
Salah satu kegiatan terbesar dalam game adalah pengelolaan Ichiban Holdings. Pemain memulai dari usaha kecil bernama Ichiban Confections, lalu berusaha membawanya menjadi perusahaan nomor satu di Yokohama.
Kegiatan ini melibatkan pembelian properti, perekrutan pekerja, peningkatan usaha, penempatan staf, serta pengaturan biaya operasional. RGG Studio menjelaskan bahwa tema Ichiban yang bangkit dari posisi terbawah menjadi alasan tim membuat aktivitas pengelolaan perusahaan tersebut.
Rapat Pemegang Saham Menjadi Pertarungan dengan Kata Kata
Setiap periode bisnis akan diakhiri dengan rapat pemegang saham. Ichiban harus menghadapi pertanyaan dan keluhan sambil menjaga tingkat dukungan.
Karyawan dipakai seperti anggota kelompok tempur. Setiap orang mempunyai warna dan kemampuan yang dapat digunakan untuk menghancurkan argumen pemegang saham. Setelah pertahanan mereka terbuka, Ichiban dapat meyakinkan mereka sebelum waktu habis.
Keuntungan dari perusahaan dapat menjadi sumber uang yang sangat besar. Dana tersebut berguna untuk membeli senjata, meningkatkan perlengkapan, membayar Poundmates, dan mempersiapkan kelompok menghadapi musuh dengan level tinggi.
Dragon Kart Membawa Balapan Liar ke Jalan Yokohama
Dragon Kart merupakan permainan balap yang berlangsung di jalan kota. Ichiban menggunakan kendaraan kecil sambil mengumpulkan item, menyerang lawan, dan menghindari berbagai rintangan.
Kendaraan dapat ditingkatkan untuk menambah kecepatan, akselerasi, serta kestabilan. Pemain juga menghadapi sejumlah pembalap dengan kendaraan dan kebiasaan berbeda sebelum membuka perlombaan yang lebih sulit.
Selain Dragon Kart, Sega menyediakan permainan arkade klasik, karaoke, batting center, mahjong, shogi, golf, darts, kasino, dan pachislot. Informasi resmi juga menyebut balapan kart, permainan Sega klasik, serta 50 substory sebagai bagian utama kegiatan di Yokohama.
Sujimon Mengubah Daftar Musuh Menjadi Koleksi
Setelah bertemu seorang profesor aneh, Ichiban memperoleh Sujidex. Perangkat tersebut mencatat jenis musuh yang pernah dikalahkan, lengkap dengan nama, penampilan, lokasi, serta kelemahannya.
Nama Sujimon menjadi lelucon yang merujuk pada permainan mengumpulkan monster. Bedanya, makhluk yang dicatat merupakan preman, penipu, pekerja bermasalah, dan berbagai orang aneh yang berkeliaran di kota.
Pemain juga dapat mengikuti ujian di Ounabara Vocational School. Pertanyaannya mencakup sejarah, olahraga, musik, matematika, permainan Sega, dan pengetahuan umum. Nilai yang baik meningkatkan kepribadian Ichiban seperti kecerdasan, gaya, kepercayaan diri, kebaikan, semangat, dan pesona.
Dragon Engine Membuat Yokohama Tampil Ramai
Yakuza: Like a Dragon menggunakan Dragon Engine untuk menampilkan kota, karakter, restoran, pencahayaan, dan pertempuran. Mesin yang sama sebelumnya digunakan dalam Yakuza 6 dan Yakuza Kiwami 2.
Pertarungan berlangsung langsung di lokasi tempat musuh ditemui. Meja, kursi, sepeda, pagar, dan kendaraan dapat terlibat dalam serangan. Kamera bergerak mengikuti kemampuan khusus tanpa memindahkan pemain menuju arena yang sepenuhnya terpisah.
Game ini juga menyediakan suara Jepang dan Inggris. Versi bahasa Inggris menghadirkan pengisi suara untuk seluruh percakapan utama, memberikan pilihan berbeda bagi pemain yang ingin mengikuti perjalanan Ichiban. Halaman Steam mencatat dukungan audio penuh dalam bahasa Jepang dan Inggris.
Spesifikasi PC Yakuza: Like a Dragon
Versi PC tersedia melalui Steam dan membutuhkan prosesor 64 bit. Game ini memerlukan dukungan instruksi AVX serta SSE4.2, sehingga beberapa prosesor lama mungkin tidak dapat menjalankannya meskipun memenuhi kebutuhan kecepatan dasar.
Spesifikasi Minimum
Konfigurasi minimum ditujukan bagi pemain yang ingin menjalankan game dengan pengaturan lebih rendah. Kebutuhannya meliputi:
- Sistem operasi Windows 10
- Prosesor Intel Core i5 3470 atau AMD FX 8350
- Memori 8 GB RAM
- Nvidia GeForce GTX 660 2 GB atau AMD Radeon HD 7870 2 GB
- Ruang penyimpanan kosong 40 GB
- Prosesor dengan dukungan AVX dan SSE4.2
Spesifikasi Rekomendasi
Konfigurasi rekomendasi memberi ruang lebih baik untuk menjalankan kota padat, efek pertempuran, dan animasi kemampuan pada pengaturan lebih tinggi. Kebutuhannya meliputi:
- Sistem operasi Windows 10
- Prosesor Intel Core i7 6700 atau AMD Ryzen 5 1400
- Memori 8 GB RAM
- Nvidia GeForce GTX 1060 3 GB atau AMD Radeon RX 580 4 GB
- Ruang penyimpanan kosong 60 GB
- Prosesor dengan dukungan AVX dan SSE4.2
Persyaratan resmi Steam masih mencantumkan Windows 10, walaupun Valve juga menampilkan catatan bahwa dukungan Microsoft terhadap sistem tersebut telah berakhir. Pemain yang memakai perangkat baru perlu memeriksa kompatibilitas pengendali, penyimpanan, serta pembaruan sistem sebelum memasang game.

