A Plague Tale: Requiem melanjutkan perjalanan Amicia dan Hugo de Rune setelah keduanya berhasil selamat dari kekejaman Inkuisisi dalam A Plague Tale: Innocence. Asobo Studio kembali membawa pemain menuju Prancis abad keempat belas yang sedang dilanda perang, wabah penyakit, kelaparan, dan serangan tikus dalam jumlah luar biasa besar.
Game aksi petualangan ini dikembangkan oleh Asobo Studio dan diterbitkan oleh Focus Entertainment. A Plague Tale: Requiem dirilis pada 18 Oktober 2022 untuk PlayStation 5, Xbox Series X, Xbox Series S, dan PC. Nintendo Switch juga menerima Cloud Version yang membutuhkan sambungan internet stabil selama permainan berlangsung.
Berbeda dari game pertamanya yang banyak menempatkan Amicia sebagai remaja tanpa pengalaman tempur, Requiem memperlihatkan sosok yang sudah jauh lebih siap menghadapi tentara, pemburu bayaran, penyelundup, dan orang lain yang menghalangi upayanya menyelamatkan Hugo. Senjata baru, arena lebih luas, kemampuan supranatural, serta sistem perkembangan berdasarkan gaya bermain membuat perjalanan mereka terasa lebih bebas.
Perjalanan Enam Bulan Setelah A Plague Tale: Innocence
Cerita A Plague Tale: Requiem berlangsung sekitar enam bulan setelah Amicia dan Hugo mengalahkan Grand Inquisitor Vitalis Bénévent. Kekuatan Macula dalam tubuh Hugo sempat terlihat tenang, sehingga keluarga de Rune meninggalkan daerah asal mereka dan bergerak menuju selatan Prancis.
Amicia, Hugo, Béatrice, dan Lucas berharap dapat menemukan tempat aman sekaligus tabib yang memahami penyakit Hugo. Mereka tiba di wilayah yang lebih cerah, ramai, dan subur dibandingkan kawasan penuh mayat yang ditemukan dalam game pertama. Untuk sementara, Hugo dapat berjalan di pasar, melihat bunga, menikmati pesta, dan bermain seperti anak biasa.
Keadaan tersebut tidak bertahan lama. Kekuatan Hugo kembali bangkit ketika dirinya menghadapi tekanan berat. Tikus muncul dalam jumlah sangat besar, menghancurkan bangunan, mengejar penduduk, dan memaksa keluarga de Rune kembali melarikan diri. Focus Entertainment menjelaskan bahwa bangkitnya kekuatan Hugo membuat kematian serta kehancuran kembali muncul bersama banjir tikus pemangsa.
Mimpi tentang Sebuah Pulau di Laut Tengah
Hugo berulang kali memimpikan sebuah pulau indah yang dipenuhi burung, bunga, air, dan cahaya. Ia percaya tempat tersebut mempunyai hubungan dengan Macula serta dapat menyembuhkan penyakitnya.
Amicia menjadikan mimpi itu sebagai petunjuk. Meski tidak memiliki bukti kuat, ia melihat perjalanan menuju pulau sebagai pilihan yang lebih menjanjikan dibandingkan menyerahkan Hugo kepada kelompok yang ingin mempelajari Macula.
Pencarian tersebut membawa Amicia dan Hugo menyeberangi wilayah Provence hingga berlayar menuju La Cuna, pulau di Laut Tengah yang tampak damai dari kejauhan. Situs resmi game menyebut pulau yang diramalkan sebagai harapan baru bagi kedua saudara tersebut setelah mereka kembali dipaksa meninggalkan tempat tinggalnya.
Keindahan Provence Menutupi Ancaman yang Mengerikan

A Plague Tale: Requiem tidak selalu menampilkan desa gelap, ruang bawah tanah, dan medan perang berlumpur. Asobo Studio memperluas variasi lokasi dengan menghadirkan ladang bunga, pesisir, pasar ramai, kebun anggur, pegunungan, tambang, pelabuhan, dan pulau yang dipenuhi bangunan batu.
Warna cerah memberikan perbedaan tajam dengan wabah yang mengejar Amicia dan Hugo. Pemain dapat berjalan melewati pasar penuh musik, dekorasi, serta warga yang sedang merayakan pesta sebelum keadaan berubah akibat kemunculan tentara atau tikus.
Lingkungan yang lebih terbuka juga memberi ruang bagi pemain untuk memilih jalur. Sebuah kawasan dapat mempunyai semak tinggi, bangunan rusak, lorong kecil, jalur di atas atap, serta beberapa titik yang dapat dipakai untuk mengalihkan perhatian penjaga.
Kota yang Ramai Tidak Selalu Memberikan Perlindungan
Kehadiran banyak warga tidak membuat Amicia dan Hugo benar benar aman. Tentara dapat menutup jalan, memeriksa penduduk, dan mengejar siapa pun yang dianggap mencurigakan. Kekuasaan kelompok tertentu juga membuat informasi mengenai Macula sulit diperoleh tanpa menarik perhatian.
Beberapa kawasan berubah sangat cepat setelah tikus muncul. Jalan yang sebelumnya dipenuhi pedagang dapat runtuh dan tertutup gelombang hewan pengerat. Cahaya dari obor, api unggun, dan lentera menjadi satu satunya perlindungan sementara.
Perubahan lingkungan tersebut membuat setiap lokasi mempunyai dua sisi. Pemain melihat keindahan Prancis selatan sekaligus mengetahui bahwa tanah di bawahnya dapat pecah dan mengeluarkan ribuan tikus dalam hitungan detik.
Amicia Memiliki Lebih Banyak Cara Menghadapi Musuh
Amicia tidak lagi sepenuhnya bergantung pada batu dan ketapel. Ia tetap menggunakan sling sebagai senjata utama, tetapi sekarang mempunyai crossbow, pisau, ramuan alkimia, pot, serta kemampuan menyerang dari jarak dekat ketika tertangkap.
Crossbow dapat menembus pelindung tertentu dan menjatuhkan musuh dari jarak jauh. Senjata ini sangat kuat, tetapi jumlah bolt yang ditemukan terbatas. Pemain harus mempertimbangkan apakah bolt dipakai untuk membunuh penjaga atau disimpan untuk teka teki yang membutuhkan tali serta titik pengait.
Asobo Studio menjelaskan bahwa perlengkapan Amicia diperluas melalui crossbow, ramuan alkimia baru, ketapel yang ditingkatkan, serta kemampuan memanfaatkan lingkungan untuk menyerang atau menghindari musuh.
Senjata dan Perlengkapan Amicia
Setiap alat mempunyai kegunaan berbeda. Pemain dapat menggabungkan senjata dengan bahan alkimia untuk menciptakan reaksi tertentu.
- Sling digunakan untuk melempar batu, memecahkan kunci, dan menyerang kepala musuh tanpa pelindung.
- Crossbow memberikan serangan jarak jauh dengan kekuatan lebih besar.
- Ignifer menyalakan api pada obor, rerumputan kering, dan sumber cahaya.
- Extinguis memadamkan api agar tikus dapat menyerang penjaga.
- Tar memperbesar nyala api sekaligus menciptakan kilatan terang.
- Odoris menarik perhatian tikus menuju lokasi tertentu.
- Pot memungkinkan bahan alkimia dilempar ke area yang lebih luas.
- Pisau dapat digunakan untuk menghabisi musuh dari jarak dekat atau membuka meja kerja rahasia.
Kombinasi tersebut memberi pemain pilihan antara bergerak tanpa terlihat, menyingkirkan penjaga, atau menciptakan kekacauan dengan mengarahkan tikus ke tengah kelompok tentara.
Hugo Dapat Merasakan dan Mengendalikan Tikus
Hubungan Hugo dengan Macula semakin kuat. Ia tidak hanya menjadi anak yang harus dilindungi, tetapi ikut membantu Amicia melewati wilayah yang dipenuhi musuh.
Kemampuan Echo memungkinkan Hugo merasakan keberadaan manusia di balik dinding. Saat digunakan, posisi musuh terlihat sebagai bentuk khusus sehingga pemain dapat mempelajari jalur patroli sebelum bergerak.
Hugo juga dapat mengendalikan kawanan tikus secara langsung. Pemain mengarahkan gelombang tersebut menuju tentara yang berdiri di area gelap. Musuh tanpa perlindungan cahaya akan segera dikerumuni.
Kemampuan ini sangat kuat, tetapi tidak dapat digunakan tanpa batas. Setiap kali Hugo menyatukan pikirannya dengan tikus, kondisi tubuh dan emosinya semakin terganggu. Direktur game Kevin Choteau menjelaskan bahwa Hugo ikut merasakan persepsi kawanan tersebut sehingga pemakaian kekuatannya memberikan beban berat.
Macula Menawarkan Kekuatan Sekaligus Ancaman
Macula tidak bekerja seperti kemampuan pahlawan dalam game aksi biasa. Hugo dapat kehilangan kendali ketika merasa takut, marah, atau putus asa. Kemunculan tikus kemudian tidak hanya mengancam musuh, tetapi juga penduduk serta bangunan di sekitarnya.
Amicia terus berusaha menenangkan Hugo karena mengetahui bahwa kekuatan tersebut dapat menghancurkan kota. Hubungan mereka menjadi pusat perjalanan, terutama ketika Amicia harus memilih antara memakai kemampuan Hugo atau mencari jalur yang lebih aman.
Ketakutan terbesar Amicia bukan hanya kehilangan adiknya akibat penyakit. Ia juga takut bahwa orang lain akan melihat Hugo sebagai alat, senjata, atau sumber kekuatan yang harus dikuasai.
Arena Lebih Terbuka Memberikan Kebebasan Bermain
Sejumlah pertemuan dengan musuh berlangsung dalam wilayah yang lebih luas dibandingkan A Plague Tale: Innocence. Pemain dapat mengamati susunan arena, menandai penjaga, mencari peti bahan, dan menentukan jalur sebelum mengambil tindakan.
Furtivitas tetap menjadi pilihan yang aman karena persediaan Amicia terbatas. Semak tinggi, meja, gerobak, bangunan, dan celah dinding dapat digunakan untuk bersembunyi. Melempar batu atau pot juga dapat membuat penjaga meninggalkan posisinya.
Namun, tertangkap tidak selalu berarti permainan langsung berakhir. Amicia dapat melawan, melepaskan diri dari pegangan, memakai pisau, atau menciptakan jarak dengan alat tertentu. Asobo Studio menyatakan bahwa ancaman dalam Requiem dapat diselesaikan melalui campuran alkimia, penyusupan, penggunaan lingkungan, dan serangan terbuka.
Perkembangan Kemampuan Mengikuti Kebiasaan Pemain
A Plague Tale: Requiem tidak menggunakan sistem poin pengalaman yang dibagikan secara bebas. Kemampuan berkembang berdasarkan cara pemain menyelesaikan pertemuan.
Pemain yang sering melewati musuh tanpa membunuh akan meningkatkan jalur Prudence. Pemain yang menggunakan alat dan ramuan memperoleh peningkatan pada Opportunism. Pendekatan agresif meningkatkan kemampuan Aggressive.
Tiga jalur tersebut memberikan keuntungan berbeda:
- Prudence membantu Amicia bergerak lebih tenang dan menghindari perhatian.
- Opportunism meningkatkan efisiensi pembuatan serta penggunaan perlengkapan.
- Aggressive memperkuat kemampuan menyerang dan bertahan ketika menghadapi musuh secara langsung.
Sistem ini mendorong pemain mempertahankan kebiasaan tertentu, tetapi tidak mengunci perjalanan pada satu pilihan. Setiap arena tetap dapat diselesaikan melalui gabungan beberapa pendekatan.
Lucas, Arnaud, dan Sophia Membawa Kemampuan Khusus

Amicia dan Hugo bertemu beberapa sekutu sepanjang perjalanan. Pendamping bukan hanya hadir dalam percakapan, tetapi juga memberikan kemampuan yang dapat dipakai untuk melewati teka teki dan penjaga.
Lucas tetap menjadi ahli alkimia yang memahami bahan serta penelitian Béatrice. Ia dapat melempar Stupefacio ke sumber api untuk menciptakan cahaya kuat yang membuat musuh terkejut.
Arnaud merupakan petarung berpengalaman yang mampu menghadapi tentara secara langsung. Amicia dapat memerintahkannya menyerang satu sasaran, membuka kesempatan untuk bergerak atau menyingkirkan lawan lain.
Sophia menggunakan prisma untuk memantulkan cahaya dari sumber api. Kemampuan tersebut menciptakan area aman sementara ketika Amicia harus melewati kawanan tikus. Sophia juga dapat memakai barang tertentu di lingkungan untuk mengalihkan penjaga.
Pendamping Membuat Setiap Bab Memiliki Pola Berbeda
Pergantian pendamping mengubah cara pemain menyelesaikan rintangan. Bagian bersama Lucas lebih banyak memakai alkimia, sedangkan perjalanan dengan Arnaud memberi peluang untuk bertarung secara terbuka.
Sophia sangat berguna pada area yang dikuasai tikus karena prismanya dapat memperpanjang jangkauan cahaya. Meski begitu, sumber api tetap dibutuhkan sehingga pemain harus memeriksa posisi obor dan lentera sebelum bergerak.
Setiap sekutu juga mempunyai hubungan berbeda dengan Amicia dan Hugo. Percakapan selama perjalanan menjelaskan tujuan mereka, alasan memberikan bantuan, serta pandangan mereka terhadap Macula.
Cahaya Tetap Menjadi Pertahanan Utama dari Tikus
Tikus dalam A Plague Tale: Requiem tidak berani memasuki area terang. Obor, api unggun, lentera, dan cahaya alami menjadi perlindungan paling penting.
Pemain sering harus menyalakan sumber api dari kejauhan sebelum berjalan. Beberapa teka teki meminta Amicia mendorong kereta bercahaya, memutar alat, menyalakan rerumputan, atau menggunakan Tar untuk meningkatkan jangkauan api.
Kesalahan kecil dapat membuat Amicia dan Hugo dikerumuni dalam hitungan detik. Persediaan Ignifer juga terbatas, sehingga bahan perlu dicari di peti, sudut ruangan, dan jalur tambahan.
Alkimia Mengubah Hubungan antara Api dan Tikus
Ignifer dan Extinguis mempunyai fungsi berlawanan. Ignifer membuka jalur dengan menyalakan cahaya, sedangkan Extinguis mematikan obor milik musuh agar mereka diserang tikus.
Odoris menarik kawanan ke lokasi tertentu. Bahan ini dapat digunakan untuk membersihkan sebuah jalur atau mengarahkan tikus menuju penjaga. Tar memperbesar cahaya dan dapat membutakan musuh apabila dilempar ke api.
Teka teki sering meminta pemain menggunakan beberapa bahan secara berurutan. Amicia mungkin harus memadamkan satu obor, mengalihkan tikus memakai Odoris, lalu menyalakan kereta sebelum bergerak menuju tempat aman berikutnya.
Hingga 300 Ribu Tikus Dapat Muncul di Layar
Asobo Studio meningkatkan jumlah tikus secara besar besaran. A Plague Tale: Innocence dapat menampilkan sekitar 5.000 tikus, sedangkan Requiem mampu menghadirkan hingga 300.000 tikus dalam satu adegan.
Gerakan kawanan juga diubah. Tikus tidak lagi hanya membentuk pusaran kecil, tetapi bergerak seperti gelombang besar yang dapat memecahkan tanah, merobohkan bangunan, dan menelan jalan.
Asobo Studio menggunakan mesin buatan sendiri untuk mengatur pergerakan tersebut. Tikus dibuat lebih peka terhadap lingkungan dan lebih mampu menghindari cahaya. Peningkatan perangkat generasi baru juga memungkinkan jarak pandang lebih luas, pencahayaan lebih rinci, serta area yang lebih terbuka.
Animasi Wajah Membuat Emosi Karakter Lebih Terlihat
Requiem menggunakan perekaman gerak tubuh dan wajah. Teknologi tersebut membantu menampilkan perubahan ekspresi Amicia, Hugo, serta tokoh lain selama percakapan.
Detail wajah menjadi penting karena banyak adegan bergantung pada ketakutan, kemarahan, kelelahan, dan rasa bersalah. Gerakan mata, mulut, dan tubuh membuat hubungan antarkarakter terasa lebih meyakinkan.
Versi PlayStation 5 juga memakai haptic feedback serta adaptive trigger DualSense. Tarikan sling dan crossbow memberikan tekanan berbeda, sedangkan getaran dapat membantu pemain merasakan arah gerakan kawanan tikus.
Mode 60 FPS Tersedia di PS5 dan Xbox Series X
Saat pertama dirilis, A Plague Tale: Requiem lebih berfokus pada kualitas visual. Focus Entertainment kemudian meluncurkan pembaruan Performance Mode pada 10 Mei 2023.
Mode tersebut memungkinkan permainan berjalan hingga 60 frame per detik di PlayStation 5 dan Xbox Series X dengan pengaturan grafis serta resolusi yang lebih rendah. Pemain masih dapat memilih Resolution Mode untuk memperoleh tampilan visual yang lebih tinggi.
Pembaruan tersebut juga menambahkan beberapa opsi PC untuk mengurangi beban prosesor. Pengguna dapat menyesuaikan jumlah tikus beranimasi, kecepatan pembaruan tikus, dan pembaruan karakter di layar.
Nintendo Switch Menggunakan Teknologi Cloud
Versi Nintendo Switch tidak menjalankan seluruh game secara langsung dari perangkat. Data permainan diproses melalui server dan dikirim menuju konsol memakai teknologi streaming.
Pemain membutuhkan sambungan internet cepat, stabil, dan terus aktif. Nintendo menyediakan launcher gratis agar pengguna dapat menguji kualitas koneksi sebelum membeli akses penuh.
Apabila sambungan menjadi tidak stabil, sesi permainan dapat terputus setelah beberapa menit. Nintendo juga menjelaskan bahwa Cloud Version tidak mengunduh perangkat lunak penuh ke konsol dan membutuhkan Nintendo Account.
Spesifikasi PC A Plague Tale: Requiem
Versi PC membutuhkan prosesor serta sistem operasi 64 bit, DirectX 12, dan ruang penyimpanan sekitar 55 GB. Steam mencantumkan RAM 16 GB untuk konfigurasi minimum maupun rekomendasi.
Spesifikasi Minimum
Konfigurasi minimum ditujukan untuk resolusi 1920 x 1080 pada pengaturan rendah dengan target 30 frame per detik.
- Sistem operasi Windows 10 64 bit versi 20H1
- Prosesor Intel Core i5 4690K atau AMD FX 8300
- Memori 16 GB RAM
- GeForce GTX 970 4 GB atau Radeon RX 590
- DirectX 12
- Ruang penyimpanan 55 GB
- Dukungan DirectX 12 Feature Level 12 dan Shader Model 6.0
Spesifikasi Rekomendasi
Konfigurasi rekomendasi ditujukan untuk resolusi 1920 x 1080 pada pengaturan ultra dengan target 60 frame per detik. Steam juga menyarankan penggunaan SSD agar pemuatan area dan aset berjalan lebih baik.
- Sistem operasi Windows 10 64 bit versi 20H1
- Prosesor Intel Core i7 8700K atau AMD Ryzen 5 3600
- Memori 16 GB RAM
- GeForce RTX 3070 8 GB atau Radeon RX 6800 XT
- DirectX 12
- Ruang penyimpanan 55 GB
- SSD direkomendasikan untuk instalasi game

