Demon Slayer Kimetsu no Yaiba The Hinokami Chronicles 2 melanjutkan perjalanan Tanjiro Kamado setelah pertempuran di Mugen Train. CyberConnect2 kembali mengubah adegan penting dari anime menjadi game aksi dengan eksplorasi, pertarungan bos, Quick Time Event, dan duel arena yang dipenuhi teknik pernapasan serta Blood Demon Art.
Game ini mencakup Entertainment District Arc, Swordsmith Village Arc, dan Hashira Training Arc. Pemain dapat menyaksikan pertarungan Tanjiro bersama Tengen Uzui, Muichiro Tokito, Mitsuri Kanroji, Genya Shinazugawa, serta anggota Demon Slayer Corps lainnya ketika berhadapan dengan iblis Bulan Atas.
The Hinokami Chronicles 2 dikembangkan oleh CyberConnect2, diproduksi Aniplex, dan diterbitkan oleh SEGA. Versi konsol mulai tersedia pada 1 Agustus 2025 di sejumlah wilayah, sedangkan rilis reguler Steam tercatat pada 5 Agustus 2025. Game ini hadir untuk PlayStation 4, PlayStation 5, Nintendo Switch, Xbox One, Xbox Series X dan Series S, serta PC.
Perjalanan Tanjiro Berlanjut Setelah Mugen Train
Game pertama berhenti setelah kejadian Mugen Train yang mempertemukan Tanjiro dan rekan rekannya dengan Enmu serta Akaza. Sekuelnya langsung membawa pemain menuju tugas berikutnya, ketika Tanjiro, Zenitsu, dan Inosuke harus bekerja bersama Sound Hashira Tengen Uzui.
Penyusunan tiga bagian cerita membuat perkembangan kemampuan Tanjiro terlihat lebih jelas. Ia tidak lagi tampil sebagai anggota baru yang masih kesulitan memakai pedang. Tanjiro sudah menguasai Water Breathing dan mulai mengandalkan Hinokami Kagura saat menghadapi lawan yang jauh lebih kuat.
Entertainment District Menghadirkan Pertarungan Melawan Daki dan Gyutaro
Tengen membawa Tanjiro, Zenitsu, dan Inosuke menuju Yoshiwara untuk mencari tiga istrinya yang sedang menjalankan penyelidikan. Hinatsuru, Makio, dan Suma menghilang setelah menemukan petunjuk mengenai keberadaan iblis di kawasan hiburan tersebut.
Pemain menjelajahi jalan, bangunan, dan lokasi yang terhubung dengan penyelidikan. Pertemuan dengan Daki kemudian membuka pertarungan besar yang terus berkembang setelah Gyutaro keluar dari tubuh saudaranya.
Pertempuran ini tidak hanya mengandalkan Tanjiro. Zenitsu dan Inosuke mempunyai bagian sendiri, sedangkan Tengen menjadi tokoh penting ketika harus menahan serangan Gyutaro yang mengandung racun.
CyberConnect2 memakai perpindahan kamera, efek suara, dan Quick Time Event untuk membangun kembali beberapa adegan utama. Serangan Hinokami Kagura milik Tanjiro, Godlike Speed milik Zenitsu, serta teknik dua pedang Tengen mendapatkan animasi sinematik yang sangat mencolok.
Swordsmith Village Membawa Dua Hashira ke Garis Depan
Setelah pedangnya rusak, Tanjiro pergi menuju Swordsmith Village untuk bertemu Hotaru Haganezuka. Desa rahasia tersebut menjadi sasaran Gyokko dan Hantengu, dua anggota Bulan Atas yang ingin menghancurkan pusat pembuatan pedang Demon Slayer Corps.
Bagian ini mempertemukan pemain dengan Mist Hashira Muichiro Tokito dan Love Hashira Mitsuri Kanroji. Genya Shinazugawa juga memperoleh porsi besar melalui kemampuan uniknya yang muncul setelah memakan bagian tubuh iblis. SEGA memasukkan Genya, Gyokko, dan Zohakuten sebagai petarung baru dalam VS Mode.
Gyokko dapat berpindah melalui vas dan memanggil serangan yang berkaitan dengan makhluk air. Zohakuten memakai petir, gelombang suara, dan naga kayu setelah beberapa wujud emosi Hantengu menyatu.
Pertarungan di Swordsmith Village mempunyai arena lebih beragam dibandingkan Entertainment District. Pemain berhadapan dengan monster ikan, boneka latihan Yoriichi Type Zero, klon Hantengu, serta serangan berskala besar yang memenuhi layar.
Hashira Training Mempertemukan Para Pilar

Hashira Training Arc menjadi bagian persiapan Demon Slayer Corps sebelum pertempuran besar melawan Muzan Kibutsuji. Tanjiro harus mengikuti latihan dari beberapa Hashira untuk meningkatkan kekuatan, kecepatan, daya tahan, serta kemampuan memakai pedang.
Latihan tersebut memperkenalkan lebih banyak sisi dari Obanai Iguro, Sanemi Shinazugawa, Gyomei Himejima, dan Hashira lain yang sebelumnya hanya muncul dalam bagian singkat. Seluruh sembilan Hashira tersedia sebagai karakter yang bisa digunakan dalam VS Mode.
Bagian ini memang tidak dipenuhi pertarungan Bulan Atas seperti dua bagian sebelumnya. Namun, interaksi antara Tanjiro dan para Hashira membantu menyiapkan pemain sebelum memasuki konten karakter Infinity Castle.
Story Mode Menggabungkan Eksplorasi dan Pertarungan Sinematik
Story Mode menempatkan pemain sebagai Tanjiro dalam perjalanan melalui tiga bagian anime. Eksplorasinya tidak berbentuk dunia terbuka besar. Setiap lokasi dibuat sebagai kawasan terarah yang menghubungkan percakapan, benda koleksi, latihan, penyelidikan, dan pertarungan.
Pendekatan seperti ini membuat pemain tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk berpindah menuju pertempuran utama. Jalan samping tetap tersedia untuk mencari hadiah, tetapi seluruh perjalanan diarahkan agar adegan penting dari anime tetap tersusun dengan jelas.
Pertarungan Bos Memiliki Beberapa Tahap
Bos utama biasanya tidak dapat dikalahkan hanya melalui satu rangkaian serangan. Musuh dapat mengganti bentuk, berpindah arena, atau memperoleh kemampuan baru setelah kesehatannya berkurang.
Pemain perlu menghindari pola serangan sebelum mendekat. Beberapa serangan area memenuhi bagian besar arena, sehingga pergerakan dan pengaturan Skill Gauge menjadi lebih penting daripada menekan tombol serangan secara terus menerus.
Quick Time Event muncul pada bagian akhir pertarungan tertentu. Pemain diminta menekan tombol sesuai petunjuk agar Tanjiro atau sekutunya mampu menyelesaikan adegan serangan.
Nilai akhir dipengaruhi oleh jumlah kesehatan yang tersisa, waktu penyelesaian, dan ketepatan selama rangkaian adegan. Peringkat tinggi membantu membuka hadiah tambahan dalam menu koleksi.
Penyajian Cerita Tetap Ramah bagi Pemain Baru
Pemain yang belum menyelesaikan game pertama tetap dapat memahami posisi Tanjiro melalui penjelasan yang disediakan. Namun, pengalaman akan terasa lebih utuh apabila perjalanan dari Final Selection sampai Mugen Train sudah diketahui.
Pemilik data simpanan The Hinokami Chronicles juga memperoleh kunci pembuka untuk Academy Tanjiro, Academy Nezuko, Academy Zenitsu, Academy Inosuke, Academy Giyu, dan Academy Shinobu. Bonus tersebut berlaku jika data berasal dari platform yang sama.
Sistem Duel Tetap Mudah Dipelajari
VS Mode mempertahankan pertarungan arena tiga dimensi dari game pertama. Pemain bergerak mengelilingi lawan, menjalankan serangan ringan, memakai skill, menjaga pertahanan, melakukan parry, memanggil rekan, dan mengaktifkan Ultimate Art.
Kontrolnya tidak mempunyai daftar perintah sepanjang game fighting dua dimensi. Setiap karakter memakai susunan tombol serupa, tetapi jangkauan, kecepatan, arah serangan, dan penggunaan Skill Gauge tetap berbeda.
Skill Gauge Menahan Pemain agar Tidak Terus Menyerang
Skill utama memakai sejumlah bagian Skill Gauge. Gauge tersebut akan terisi kembali setelah pemain berhenti memakai teknik untuk beberapa saat.
Karakter seperti Zenitsu mampu menutup jarak dengan sangat cepat, sedangkan Gyokko lebih nyaman menyerang memakai proyektil dan perpindahan melalui vas. Gyomei mempunyai jangkauan besar melalui kapak dan bola berduri, sementara Shinobu mengandalkan kecepatan serta tusukan.
Pemain perlu memperhatikan beberapa sumber daya:
- Health Gauge sebagai penanda kesehatan
- Skill Gauge untuk menggunakan teknik
- Support Gauge untuk memanggil rekan
- Special Gauge untuk Boost, Surge, dan Ultimate Art
- Guard Gauge yang dapat pecah setelah menerima tekanan
- Combo Timer yang membatasi panjang serangan
Menyerang tanpa mengawasi gauge dapat membuat karakter kehilangan pilihan ketika lawan mulai membalas.
Dual Ultimate Menjadi Fitur Baru Paling Menonjol
Dual Ultimate merupakan serangan gabungan yang hanya tersedia untuk pasangan karakter tertentu. Teknik ini mempunyai animasi khusus dan menghasilkan tenaga lebih besar daripada Ultimate Art biasa.
Pasangan yang mempunyai hubungan dalam anime memperoleh rangkaian serangan sendiri. Tanjiro dapat bekerja bersama beberapa sekutu, sementara kelompok Hashira juga mempunyai kombinasi berdasarkan pertemuan atau kemampuan mereka.
Dual Ultimate mendorong pemain memilih tim berdasarkan kecocokan, bukan hanya mencari dua karakter terkuat. Pemain perlu mempertimbangkan fungsi karakter utama, kualitas Support Skill, dan ketersediaan serangan gabungan.
Gear Membantu Menyesuaikan Petarung
Sistem Gear memberi kesempatan untuk memasang kemampuan tambahan kepada karakter Demon Slayer. Pemain dapat membentuk susunan yang mendukung serangan, pertahanan, pengisian sumber daya, atau kebiasaan tertentu saat bertarung.
Fitur ini menambah persiapan sebelum duel tanpa mengubah teknik dasar masing masing petarung. Seorang pengguna tetap harus memahami jarak serangan dan waktu menghindar, tetapi Gear dapat membantu menyesuaikan karakter dengan gaya yang diinginkan.
Lebih dari 40 Petarung Tersedia dalam VS Mode
Daftar karakter dasar menggabungkan petarung dari game pertama dengan tokoh Entertainment District, Swordsmith Village, dan Hashira Training. Jumlahnya melampaui 40 karakter sebelum menghitung seluruh tambahan Infinity Castle.
Pemain dapat membuat tim yang tidak pernah bertarung bersama dalam anime. Tengen bisa dipasangkan dengan Rengoku, Muichiro dapat bertarung bersama Giyu, atau Tanjiro versi Entertainment District dapat menghadapi Tanjiro Hinokami Kagura.
Sembilan Hashira Akhirnya Berkumpul
Seluruh Hashira dapat dimainkan, yaitu:
- Giyu Tomioka
- Shinobu Kocho
- Kyojuro Rengoku
- Tengen Uzui
- Muichiro Tokito
- Mitsuri Kanroji
- Obanai Iguro
- Sanemi Shinazugawa
- Gyomei Himejima
Masing masing membawa Breathing Style dan animasi yang sesuai dengan kemampuan mereka. Perbedaan senjata juga terlihat jelas, terutama pada Tengen dengan dua pedang Nichirin, Mitsuri dengan pedang lentur, serta Gyomei dengan kapak dan bola berduri.
Bulan Atas Memperluas Pilihan Iblis
Akaza, Daki, dan Gyutaro kembali dari game pertama. Sekuelnya menambahkan Gyokko serta Zohakuten untuk mewakili pertempuran Swordsmith Village.
Karakter iblis mempunyai sistem yang berbeda dari pasangan Demon Slayer biasa. Sebagian tidak memakai karakter pendukung dan memperoleh Demon Skill tambahan untuk memperluas pilihan serangan.
Muzan Kibutsuji ditambahkan melalui pembaruan gratis pada 18 September 2025. Kehadiran pencipta para iblis tersebut membuat daftar petarung dasar semakin besar tanpa memerlukan pembelian Character Pass.
Infinity Castle Character Pass Menambah Tujuh Petarung

SEGA merilis Infinity Castle Character Pass untuk membawa versi karakter dari bagian Infinity Castle ke VS Mode. Paket tersebut berisi tujuh karakter yang juga dijual secara terpisah. Seluruh tambahan ini hanya digunakan dalam pertandingan VS Mode dan tidak menambahkan bab Story Mode baru.
Pada Juli 2026, tujuh petarung dalam paket tersebut telah tersedia. Rangkaian rilis dimulai dengan Kaigaku pada 29 Oktober 2025 dan berlanjut sampai Doma pada 27 Mei 2026.
Daftar Petarung Infinity Castle
Isi lengkap Character Pass terdiri dari:
- Kaigaku
- Zenitsu Agatsuma versi Infinity Castle
- Akaza versi Infinity Castle
- Tanjiro Kamado versi Infinity Castle
- Giyu Tomioka versi Infinity Castle
- Shinobu Kocho versi Infinity Castle
- Doma
Versi Infinity Castle tidak sekadar mengganti kostum. Karakter memperoleh kemampuan dan Ultimate Art yang menyesuaikan pertarungan mereka dalam bagian tersebut.
Zenitsu versi Infinity Castle berhadapan dengan Kaigaku melalui teknik Thunder Breathing. Shinobu serta Doma membawa pola pertarungan yang berbeda, sedangkan Tanjiro dan Giyu memperoleh kemampuan yang disusun berdasarkan duel mereka melawan Akaza.
Pembaruan Keseimbangan Masih Diberikan
CyberConnect2 masih melakukan penyesuaian setelah seluruh karakter tambahan dirilis. Versi 1.50 memperbaiki Clash, Shove, Support Skill, serta sejumlah karakter. Versi 1.80 pada Juni 2026 memperbaiki kemampuan Tanjiro dan Giyu versi Infinity Castle.
Perubahan tersebut penting untuk pertandingan daring karena beberapa skill sebelumnya dapat dipakai dengan terlalu aman. Penyesuaian waktu Quick Dodge dan serangan lanjutan memberi kesempatan lebih besar bagi lawan untuk memberikan hukuman setelah serangan gagal.
Visual Masih Menjadi Kekuatan Terbesar
CyberConnect2 kembali memakai cel shading untuk mendekatkan model tiga dimensi dengan tampilan anime buatan ufotable. Efek air, api, kabut, petir, angin, dan Blood Demon Art memenuhi arena tanpa membuat karakter kehilangan bentuknya.
Dual Ultimate menjadi contoh terbaik dari pendekatan ini. Kamera berpindah mengikuti gerakan dua karakter, efek teknik memenuhi layar, dan serangan ditutup melalui animasi pendek yang menyerupai adegan anime.
Game menyediakan audio Jepang dan Inggris. Steam mencatat dukungan teks dalam bahasa Inggris, Jepang, Prancis, Italia, Jerman, Spanyol, Mandarin sederhana, Mandarin tradisional, dan Korea berdasarkan wilayah pembelian.
Pilihan Platform Sangat Lengkap
The Hinokami Chronicles 2 tersedia di dua generasi PlayStation dan Xbox, Nintendo Switch, serta PC. Versi digital PlayStation memberi akses PS4 dan PS5 dalam satu pembelian, sedangkan data PS4 dapat dipindahkan saat versi PS5 pertama kali dijalankan. Xbox menggunakan Smart Delivery untuk Xbox One dan Xbox Series.
Versi Nintendo Switch dapat dimainkan melalui mode televisi, tabletop, dan handheld. Ukuran unduhannya tercatat sekitar 15,4 GB di Nintendo Eropa. Permainan daring membutuhkan langganan Nintendo Switch Online.
VS Mode mendukung satu sampai dua pemain secara lokal atau daring. Pengguna konsol memerlukan langganan layanan platform untuk pertandingan online, sedangkan pembaruan terbaru wajib dipasang sebelum mengakses fitur jaringan.
Penilaian Pemain Steam Berada di Kategori Sangat Positif
Pada Juli 2026, ulasan berbahasa Inggris di Steam berada dalam kategori Very Positive. Sekitar 84 persen dari lebih dari 1.100 ulasan berbahasa Inggris memberikan tanggapan positif. Total ulasan seluruh bahasa juga berada dalam kategori serupa.
Pujian banyak tertuju pada jumlah karakter, animasi, adaptasi tiga bagian anime, serta penambahan Dual Ultimate. Susunan arena dan kontrol yang mudah dipahami juga membuat pemain baru tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk mulai bertarung.
Spesifikasi PC The Hinokami Chronicles 2
Versi PC membutuhkan sistem operasi dan prosesor 64 bit, DirectX 11, serta ruang penyimpanan 30 GB. Prosesor harus mendukung instruksi SSE4.2, tetapi tidak diwajibkan mempunyai dukungan AVX.
Spesifikasi Minimum
Konfigurasi minimum ditujukan untuk resolusi 720p, pengaturan rendah, dan sasaran 30 frame per detik.
- Sistem operasi Windows 10 atau lebih baru
- Prosesor Intel Core i5 3470 atau AMD Ryzen 3 1200
- Memori 6 GB RAM
- Nvidia GeForce GT 640 2 GB atau AMD Radeon HD 7950 3 GB
- DirectX 11
- Ruang penyimpanan kosong 30 GB
Spesifikasi Rekomendasi
Konfigurasi rekomendasi ditujukan untuk resolusi 1080p, pengaturan tinggi, dan sasaran 60 frame per detik.
- Sistem operasi Windows 10 atau lebih baru
- Prosesor Intel Core i5 4570 atau AMD Ryzen 5 1400
- Memori 8 GB RAM
- Nvidia GeForce GTX 760 2 GB atau AMD Radeon RX 470 4 GB
- DirectX 11
- Ruang penyimpanan kosong 30 GB

