World of Warships membawa pertempuran laut menuju permainan daring yang mempertemukan kapal perang dari berbagai negara dan periode sejarah. Pemain mengendalikan destroyer lincah, cruiser serbaguna, battleship dengan meriam besar, aircraft carrier, hingga submarine yang bergerak di bawah permukaan.
Game ini dikembangkan dan diterbitkan oleh Wargaming. World of Warships resmi keluar dari tahap beta pada 17 September 2015 setelah pengujian terbukanya menarik sekitar dua juta peserta. Versi PC dapat dimainkan secara gratis melalui Wargaming Game Center, Steam, dan Epic Games Store.
Pertandingannya tidak hanya menguji ketepatan menembak. Pemain harus memperhitungkan kecepatan sasaran, waktu terbang peluru, arah gerakan kapal, posisi pulau, jarak deteksi, ketebalan lapisan baja, serta lokasi rekan satu tim. Kapal yang memiliki meriam besar tetap bisa tenggelam cepat apabila bergerak sendirian dan memperlihatkan sisi lambung kepada lawan.
Pertempuran Laut Berjalan Lebih Lambat tetapi Penuh Perhitungan
World of Warships memiliki tempo yang berbeda dari permainan tembak biasa. Kapal membutuhkan waktu untuk berputar, berhenti, mempercepat laju, dan mengganti arah. Peluru meriam juga tidak langsung mengenai sasaran karena harus menempuh jarak melalui lintasan tertentu.
Pemain perlu memprediksi posisi kapal lawan beberapa detik sebelum peluru tiba. Semakin jauh sasaran, semakin besar jarak bidik yang harus diberikan di depan kapal tersebut.
Arah Gerakan Lawan Harus Diperhitungkan Sebelum Menembak
Membidik tepat pada badan kapal yang sedang bergerak hampir selalu membuat tembakan tertinggal. Pemain perlu mengamati kecepatan, sudut, dan kemungkinan perubahan arah lawan.
Waktu terbang peluru berbeda berdasarkan meriam dan jenis amunisi. Sebagian kapal mempunyai lintasan peluru datar yang mudah dipakai pada jarak jauh. Kapal lain menembakkan peluru dengan lintasan tinggi sehingga dapat melewati pulau, tetapi membutuhkan prediksi lebih besar. Panduan resmi menjelaskan bahwa perbedaan meriam dan amunisi dapat menghasilkan waktu terbang peluru yang tidak sama.
Tembakan yang baik biasanya mempertimbangkan:
- Jarak menuju sasaran
- Kecepatan kapal lawan
- Arah haluan
- Waktu terbang peluru
- Kemungkinan lawan melakukan pengereman
- Posisi pulau yang menghalangi lintasan
- Ketebalan bagian kapal yang sedang terlihat
Salvo tidak selalu perlu ditembakkan menggunakan seluruh meriam. Pemain dapat memakai satu turet untuk menguji arah gerakan lawan sebelum melepaskan tembakan penuh.
Jarak Deteksi Menentukan Siapa yang Menyerang Lebih Dahulu
Setiap kapal mempunyai nilai concealment yang menentukan jarak ketika kapal mulai terlihat oleh musuh. Menembakkan meriam utama biasanya memperbesar jarak deteksi untuk beberapa saat.
Destroyer sering mempunyai concealment lebih baik sehingga mampu melihat battleship tanpa langsung diketahui. Informasi tersebut memungkinkan tim menyerang sasaran dari jarak aman.
Pulau, asap, cuaca, consumable, dan kemampuan Commander dapat memengaruhi proses menemukan lawan. Kapal yang belum terlihat tidak dapat dikunci sebagai sasaran biasa, meskipun pemain masih dapat menembak berdasarkan perkiraan posisi.
Lima Jenis Kapal Membawa Tugas yang Sangat Berbeda

World of Warships memiliki lima jenis kapal utama, yaitu destroyer, cruiser, battleship, aircraft carrier, dan submarine. Setiap kelompok mempunyai kecepatan, persenjataan, ketahanan, serta tanggung jawab berbeda.
Pemilihan kapal bukan sekadar memilih ukuran terbesar. Kapal kecil dapat menentukan kemenangan melalui penguasaan area, sedangkan kapal besar bisa kehilangan pengaruh apabila terus berada terlalu jauh dari pertempuran.
Destroyer Menjadi Pengintai dan Perebut Area
Destroyer merupakan kapal kecil dengan kecepatan tinggi, concealment baik, dan kemampuan manuver kuat. Persenjataannya biasanya terdiri dari meriam ringan serta torpedo.
Kapal ini sering menjadi pemain pertama yang mendekati capture point. Tugasnya mencakup menemukan lawan, mengawasi pergerakan musuh, meluncurkan torpedo, dan memasang Smoke Generator untuk membantu kelompok.
Jumlah HP destroyer relatif rendah. Kapal ini juga menjadi satu satunya kelompok kapal permukaan yang tidak mempunyai citadel, tetapi tembakan cruiser dan destroyer lawan tetap dapat menghabiskan HP dengan cepat.
Pengguna destroyer perlu mengetahui kapan harus merebut area dan kapan harus mundur. Memasuki capture point tanpa informasi mengenai radar, hydro, atau destroyer lawan sering berakhir dengan kehilangan kapal pada menit awal.
Cruiser Menjadi Kapal Serbaguna
Cruiser berada di antara destroyer dan battleship. Ukurannya lebih besar daripada destroyer, tetapi umumnya lebih cepat serta lebih lincah daripada battleship.
Sebagian cruiser berfokus pada tembakan cepat dan pembakaran. Kapal lain memakai peluru AP yang mampu menghukum cruiser lawan. Ada pula cruiser dengan radar, hydro, torpedo, Repair Party, atau pertahanan udara kuat.
Cruiser sering bertugas mendukung destroyer dan menyerang kapal yang terlalu maju. Kesalahan posisi dapat berakibat fatal karena lapisan bajanya tidak selalu mampu menahan salvo battleship.
Pemain cruiser perlu memanfaatkan pulau, jarak tembak, dan pergantian kecepatan. Memperlihatkan seluruh sisi lambung kepada meriam besar dapat membuka citadel dan menghilangkan sebagian besar HP dalam satu salvo.
Battleship Membawa Meriam Besar dan Ketahanan Tinggi
Battleship mempunyai meriam utama berkaliber besar, HP tinggi, serta lapisan baja tebal. Kapal ini dirancang untuk menerima serangan sambil memberi tekanan kepada cruiser dan battleship lawan.
Kecepatan isi ulang meriamnya cenderung lebih lambat. Setiap salvo harus dipilih dengan baik karena peluang menembak berikutnya mungkin baru tersedia puluhan detik kemudian.
Battleship bukan kapal yang seharusnya terus bersembunyi di belakang. Tim membutuhkan HP serta kehadirannya untuk menahan jalur. Namun, bergerak terlalu jauh ke depan tanpa dukungan dapat membuat kapal dikepung torpedo dan serangan udara.
Beberapa lini battleship berfokus pada jarak jauh. Lini lain mempunyai secondary armament kuat dan lebih nyaman bertarung pada jarak menengah atau dekat.
Aircraft Carrier Mengendalikan Skuadron dari Udara
Aircraft carrier memakai pesawat sebagai kekuatan utamanya. Pemain dapat mengendalikan skuadron untuk mencari musuh dan melancarkan serangan memakai roket, torpedo udara, bom, atau jenis persenjataan khusus.
Kapal induk dapat memberi tekanan di berbagai sisi peta tanpa harus memindahkan badan kapal terlalu jauh. Sebagai gantinya, pemain harus menjaga jumlah pesawat dan memilih sasaran yang pertahanan udaranya masih dapat ditembus.
Aircraft carrier sangat rentan apabila kapal permukaan lawan berhasil mendekat. Pertahanan kapal utamanya banyak dikendalikan oleh sistem otomatis sehingga posisi aman tetap dibutuhkan.
Wargaming melanjutkan perubahan bertahap pada aircraft carrier dan sistem antipesawat sepanjang 2026. Perubahan yang sudah diterapkan mencakup penyesuaian Fighters, kemampuan memilih wilayah patroli, consumable untuk pesawat, serta kendali secondary armament pada kapal induk.
Submarine Menyerang dari Bawah Permukaan
Submarine dapat menyelam, bergerak dengan tingkat kedalaman berbeda, memakai sonar, dan meluncurkan torpedo. Kapal ini menawarkan gaya bermain yang lebih tersembunyi, tetapi mempunyai kapasitas menyelam terbatas.
Kapal permukaan dapat melawannya melalui depth charge, Airstrike, hydro, dan bantuan pengintaian. Submarine yang diketahui posisinya dapat menerima serangan dari beberapa arah sekaligus.
Pemain submarine perlu menjaga kapasitas penyelaman dan jarak terhadap lawan. Bergerak terlalu dekat membuat kapal sulit melarikan diri, sedangkan berada terlalu jauh mengurangi peluang torpedo mengenai sasaran.
Jenis Peluru Mengubah Hasil Tembakan
World of Warships menyediakan tiga jenis amunisi utama untuk meriam kapal, yaitu HE, AP, dan SAP. Tidak seluruh kapal memiliki ketiganya. Pemain perlu mengganti peluru berdasarkan jenis sasaran dan sudut badan kapal lawan.
Pemilihan amunisi yang salah dapat menghasilkan pantulan, gagal menembus baja, atau hanya memberikan kerusakan kecil.
HE Cocok untuk Membakar dan Merusak Bagian Luar
High Explosive atau HE meledak setelah mengenai kapal. Peluru ini dapat merusak modul, menghancurkan secondary armament, melumpuhkan pertahanan udara, dan menimbulkan kebakaran.
Nilai penetrasi HE ditentukan oleh kaliber dan aturan khusus kapal. Sudut tumbukan tidak menentukan penetrasinya seperti pada AP, tetapi lapisan baja yang terlalu tebal tetap dapat menahan ledakan.
HE sering dipakai destroyer dan cruiser untuk menekan battleship. Beberapa kebakaran sekaligus dapat memaksa lawan memakai Damage Control Party sebelum serangan berikutnya datang.
AP Menghukum Kapal yang Memperlihatkan Lambung
Armor Piercing atau AP dirancang menembus lapisan baja dan meledak di dalam kapal. Peluru ini dapat menghasilkan citadel apabila mencapai bagian vital seperti ruang mesin atau penyimpanan amunisi.
Sudut sasaran sangat penting. AP dapat memantul apabila mengenai lapisan baja pada sudut tajam. Menembak sisi kapal yang terbuka memberi peluang penetrasi lebih besar.
Peluru juga bisa menembus badan kapal terlalu cepat dan keluar sebelum fuse aktif. Kejadian ini disebut overpenetration dan sering muncul ketika battleship menembak destroyer atau bagian cruiser yang sangat tipis.
SAP Memberi Kerusakan Stabil Tanpa Kebakaran
Semi Armor Piercing atau SAP berada di antara HE dan AP. Peluru ini mempunyai kemampuan penetrasi tertentu dan menghasilkan kerusakan kuat pada bagian kapal yang sesuai.
SAP tidak menimbulkan kebakaran, tetapi dapat memberikan salvo besar kepada destroyer dan cruiser. Sudut sasaran tetap perlu diperhatikan karena SAP bisa memantul.
Kapal Italia terkenal dengan penggunaan SAP, meskipun karakter setiap lini tetap berbeda berdasarkan kaliber, kecepatan isi ulang, dan susunan meriam.
Penguasaan Area Lebih Penting daripada Mengejar Damage

Random Battle tidak selalu dimenangkan oleh tim dengan satu pemain yang menghasilkan damage tertinggi. Capture point dan pengumpulan skor dapat mengakhiri pertandingan sebelum seluruh kapal tenggelam.
Tim memperoleh skor dengan menguasai wilayah atau menghancurkan kapal. Skor juga dapat berkurang ketika kapal sendiri tenggelam. Pemain perlu mengetahui keadaan papan skor sebelum memutuskan mengejar lawan.
Random Battle Menjadi Tempat Pertempuran Utama
Random Battle merupakan mode PvP paling populer. Pemain dipertemukan dengan pengguna lain dalam peta dan sasaran yang dipilih sistem. Domination dengan beberapa capture point menjadi salah satu aturan yang paling sering muncul.
Kerja sama berlangsung melalui minimap, komunikasi cepat, dan Division. Pemain dapat membentuk Division bersama teman sebelum memasuki antrean.
Tim yang menyebar terlalu tipis mudah dihancurkan satu per satu. Sebaliknya, seluruh kapal yang berkumpul pada satu sisi dapat kehilangan wilayah lain tanpa perlawanan.
Co Op Cocok untuk Mempelajari Kapal Baru
Co Op Battle mempertemukan pemain manusia melawan kapal yang dikendalikan komputer. Mode ini berguna untuk mengenali senjata, consumable, kecepatan, dan pola manuver kapal baru.
Pertandingannya cenderung lebih singkat karena kapal komputer bergerak agresif. Hadiahnya tidak selalu sebesar Random Battle, tetapi tekanannya lebih ringan bagi pengguna baru. Wargaming menempatkan Co Op sebagai tempat untuk mempelajari mekanik dan menguji kapal.
Operations Membawa Misi PvE dengan Sasaran Khusus
Operations meminta kelompok pemain menghadapi musuh komputer sambil menjalankan tugas. Pemain mungkin diminta melindungi konvoi, mempertahankan pangkalan, menyelamatkan kapal, atau menghancurkan fasilitas lawan.
Mode ini biasanya dimainkan oleh tujuh peserta dan memberi sasaran tambahan di luar sekadar menenggelamkan musuh.
Roadmap 2026 menyebut Operations akan diperluas menuju Tier II sampai Tier V. Perubahan tersebut memberi fungsi baru bagi kapal tingkat rendah yang biasanya ditinggalkan setelah pemain membuka lini berikutnya.
Ranked dan Clan Battles Memberi Tekanan Lebih Besar
Ranked Battle memakai tim lebih kecil serta sistem bintang untuk menaikkan peringkat. Kemenangan biasanya memberi satu bintang sebagai perkembangan menuju rank berikutnya.
Clan Battles mempertemukan kelompok terorganisasi dari dua Clan. Pemilihan susunan kapal, pembagian sasaran, penggunaan radar, serta komunikasi menjadi sangat penting. Hadiah mode ini mencakup Steel dan sumber daya lain yang sulit diperoleh melalui permainan biasa.
Tech Tree Membawa Pemain Melintasi Banyak Angkatan Laut
Setiap negara mempunyai Tech Tree dengan ciri tersendiri. Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Inggris, Uni Soviet, Prancis, Italia, Pan Asia, Pan Eropa, Pan Amerika, Belanda, Spanyol, dan Persemakmuran menawarkan lini yang berbeda.
Pemain memperoleh Ship XP melalui pertandingan, lalu memakainya untuk membuka modul serta kapal berikutnya. Credits dibutuhkan untuk membeli kapal, modul, consumable tertentu, dan membayar biaya layanan setelah pertempuran.
Setiap Negara Memiliki Kebiasaan Tempur Tersendiri
Destroyer Jepang dikenal melalui torpedo dan concealment pada beberapa lini. Battleship Amerika menawarkan perlindungan dan meriam yang dapat diandalkan. Kapal Jerman sering mempunyai secondary armament, hydro, serta perlindungan jarak dekat yang kuat.
Cruiser Inggris dapat memakai Smoke Generator atau Repair Party berdasarkan lininya. Kapal Prancis sering mengandalkan kecepatan, sedangkan kapal Italia memakai SAP serta Exhaust Smoke Generator pada beberapa kelompok.
Perbedaan tersebut membuat pemain sebaiknya tidak langsung menilai satu negara hanya dari kapal tingkat awal. Karakter lini dapat berubah setelah mencapai Tier lebih tinggi.
Supership Berada Setelah Tier X
Sebagian lini dapat dilanjutkan menuju Supership setelah pemain memenuhi syarat tertentu. Kapal ini berada di atas Tier X dan mempunyai mekanik khusus, persenjataan kuat, atau Combat Instructions.
Biaya pembelian serta layanan Supership sangat tinggi. Kapal tersebut dirancang sebagai sasaran bagi pemain yang sudah mempunyai koleksi besar dan mampu menjaga pendapatan Credits.
Commander dan Upgrade Mengubah Kemampuan Kapal
Commander memperoleh XP setelah pertandingan dan membuka skill point. Pemain dapat memilih kemampuan yang mendukung concealment, daya tahan, meriam utama, torpedo, secondary armament, atau pertahanan udara.
Commander terikat pada negara tertentu dan perlu dilatih ulang saat dipindahkan menuju kapal Tech Tree lain. Commander dengan poin tinggi dapat memberi perubahan besar terhadap kemampuan kapal.
Susunan Skill Harus Mengikuti Fungsi Kapal
Battleship jarak jauh membutuhkan kemampuan berbeda dari battleship secondary. Destroyer torpedo tidak memakai susunan sama dengan gunboat yang terus menembakkan meriam.
Pemain juga dapat memasang upgrade pada beberapa slot kapal. Pilihannya mencakup perlindungan modul, kecepatan putar turet, akurasi, concealment, rudder, dan peningkatan consumable.
Beberapa bagian yang perlu disesuaikan sebelum bertempur adalah:
- Skill Commander
- Upgrade kapal
- Consumable
- Signal
- Bonus ekonomi
- Modul lambung
- Sistem kendali tembakan
Kesalahan susunan tidak membuat kapal langsung tidak berguna, tetapi dapat mengurangi kekuatan utama yang seharusnya dimiliki.
Model Gratis Tetap Memberi Akses ke Tech Tree
World of Warships dapat dimainkan tanpa membeli kapal Premium. Seluruh lini Tech Tree utama dapat diperoleh melalui pertandingan, Ship XP, dan Credits.
Kapal Premium biasanya memberi keuntungan ekonomi, pemindahan Commander lebih mudah, serta gaya bermain khusus. Kapal ini tidak selalu lebih kuat daripada Tech Tree karena keseimbangan tetap dipengaruhi Tier, matchmaking, dan kemampuan pemain.
Banyak Sumber Daya Harus Dikelola
Credits menjadi mata uang utama untuk membeli serta merawat kapal. Coal dapat diperoleh melalui container dan kegiatan. Steel banyak berasal dari Ranked dan Clan Battles. Research Points diperoleh melalui Research Bureau.
Free XP dapat digunakan untuk melewati sebagian penelitian modul atau kapal. Commander XP serta Elite Commander XP dipakai dalam pengembangan Commander. Panduan resmi menyebut Coal sebagai salah satu sumber daya khusus yang paling mudah dikumpulkan melalui permainan rutin.
Warships Premium Account memberi bonus terhadap XP dan Credits, tetapi pemain gratis tetap dapat membuka kapal selama bersedia mengumpulkan sumber daya lebih lama.
World of Warships Terus Berkembang pada 2026
Wargaming menempatkan peningkatan pengalaman inti sebagai prioritas utama pada roadmap 2026. Rencananya mencakup perbaikan matchmaking, aircraft carrier, pertahanan udara, Operations, antarmuka Clan, kualitas visual, serta beberapa lini kapal baru.
Lini yang diumumkan mencakup submarine Italia, destroyer Pan Amerika, dan cruiser Pan Eropa. Submarine Italia direncanakan memiliki meriam yang dapat digunakan, Main Battery Reload Booster, Repair Party pada tingkat tertentu, serta Exhaust Smoke Generator.
Wargaming juga menyiapkan penyesuaian peta Mountain Range, Riposte, dan Ocean. Sistem pencarian kapal, tampilan Tech Tree, serta beberapa bagian antarmuka akan mendapat pembaruan agar koleksi besar lebih mudah dikelola.
Versi PC Berbeda dari World of Warships Legends
World of Warships pada PC tidak memakai server dan sistem yang sama dengan World of Warships: Legends. Legends dirancang untuk konsol dan perangkat seluler dengan pilihan kapal, perkembangan, pengaturan, serta struktur Tier yang berbeda.
Kedua game tidak mendukung permainan silang satu sama lain karena diperlakukan sebagai produk terpisah.
Pemain yang ingin mengikuti versi dengan Tech Tree luas, submarine, Commander Skill rinci, dan ekosistem PC sebaiknya memilih World of Warships. Pengguna PlayStation atau Xbox akan memperoleh World of Warships: Legends.
Spesifikasi PC World of Warships
World of Warships membutuhkan koneksi internet broadband dan sistem operasi 64 bit. Ukuran instalasi resmi Steam tercatat sekitar 67,2 GB, tetapi kapasitas dapat bertambah setelah pembaruan, paket bahasa, dan file tambahan.
Spesifikasi Minimum
Konfigurasi minimum yang tercantum di Steam meliputi:
- Sistem operasi Windows 64 bit
- Prosesor Intel Core i3 3210 3,2 GHz atau AMD Athlon X4 970 3,8 GHz
- Memori 6 GB RAM
- Nvidia GeForce GT 640, Intel UHD 630, atau AMD Radeon R7 240
- Resolusi minimal 1280 x 720
- DirectX 11
- Ruang penyimpanan kosong 67,2 GB
- Koneksi internet broadband
Spesifikasi Rekomendasi
Konfigurasi rekomendasi yang tercantum meliputi:
- Sistem operasi Windows 64 bit
- Prosesor Intel Core i5 10400 2,9 GHz atau AMD Ryzen 5 3600 3,6 GHz
- Memori 8 GB RAM
- Nvidia GeForce GTX 770 atau AMD Radeon RX 570
- Resolusi 1920 x 1080
- DirectX 11
- Ruang penyimpanan kosong 67,2 GB
- Koneksi internet broadband
SSD layak digunakan untuk mempercepat pemuatan Port, peta, model kapal, dan tekstur. Pemain dengan kartu grafis lama dapat menurunkan kualitas air, bayangan, refleksi, efek pertempuran, serta jarak detail untuk menjaga frame rate tetap stabil.

