Nama BTR Luxxy telah melekat kuat dalam sejarah kompetisi PUBG Mobile Indonesia. Pemilik nama lengkap Made Bagus Prabaswara tersebut dikenal sebagai salah satu sniper terbaik yang pernah dimiliki Bigetron Red Aliens, tim Indonesia yang sempat menguasai persaingan nasional, Asia Tenggara, dan dunia.
Luxxy bukan hanya terkenal karena kemampuan menembak dari jarak jauh. Ia memiliki ketenangan saat mengamati pergerakan lawan, mampu menjaga sudut serangan, serta disiplin memberikan perlindungan kepada rekan setim. Kemampuan itu membuat serangan Bigetron menjadi lebih teratur ketika Ryzen atau pemain lain bergerak mendekati pertahanan musuh.
Namanya juga tidak dapat dipisahkan dari Made Bagas Pramudita atau Zuxxy, saudara kembarnya. Keduanya tumbuh bersama di lingkungan kompetitif dan menjadi fondasi awal divisi PUBG Mobile Bigetron. Bersama Ryzen dan Microboy, duo kembar asal Bali tersebut membentuk salah satu susunan pemain paling ikonik dalam sejarah PUBG Mobile.
Perjalanan Luxxy tidak selalu berlangsung mulus. Ia pernah meninggalkan Bigetron, membela Persija EVOS, kembali mengenakan seragam merah, mengumumkan pensiun, lalu turun bertanding lagi melalui status peminjaman. Rangkaian perjalanan tersebut memperlihatkan betapa panjang keterlibatannya dalam persaingan PUBG Mobile sejak 2018.
Biodata Lengkap BTR Luxxy

Luxxy lahir di Bali pada 31 Mei 2003. Pada Agustus 2026, usianya telah mencapai 23 tahun. Ia merupakan saudara kembar Zuxxy dan keduanya mulai dikenal sejak ekosistem PUBG Mobile Indonesia masih berada pada tahap awal pertumbuhan.
Berikut biodata singkat BTR Luxxy:
- Nama lengkap: Made Bagus Prabaswara
- Nama kompetitif: Luxxy
- Tanggal lahir: 31 Mei 2003
- Usia pada Agustus 2026: 23 tahun
- Asal: Bali, Indonesia
- Kebangsaan: Indonesia
- Gim utama: PUBG Mobile
- Peran utama: Sniper dan scout
- Saudara kembar: Made Bagas Pramudita atau Zuxxy
- Organisasi terakhir: Bigetron by Vitality
- Tim terakhir yang dibela: Slayers x SGW sebagai pemain pinjaman
- Tahun aktif: Sejak 2018
Catatan kompetitif menempatkan Luxxy sebagai pemain yang masih terhubung dengan Bigetron by Vitality. Namun, ia tidak masuk dalam susunan utama PUBG Mobile yang diumumkan pada Bigetron CON 2026. Penampilan kompetitif terbarunya terjadi ketika dipinjamkan kepada Slayers x SGW untuk PMPL ID Spring 2026.
Karier Luxxy Berawal dari Rules of Survival
Sebelum menjadi pemain PUBG Mobile profesional, Luxxy dan Zuxxy lebih dahulu bermain Rules of Survival. Gim battle royale tersebut membantu mereka memahami dasar rotasi, pengumpulan perlengkapan, penggunaan kendaraan, dan pemilihan posisi aman.
Kemampuan keduanya kemudian menarik perhatian Bigetron Esports. Pada 2018, Luxxy dan Zuxxy bergabung bersama Robby NaTic Mahardika serta Galang Kingzz Adi Tama untuk membentuk generasi awal divisi PUBG Mobile Bigetron.
Usia mereka saat itu masih sangat muda. Namun, Luxxy telah menunjukkan kemampuan menembak yang menonjol, terutama ketika menggunakan senjata jarak jauh. Bigetron kemudian memberikan kesempatan kepada dua pemain kembar tersebut untuk berkembang dalam lingkungan profesional.
Duo Tachibana Menjadi Identitas Luxxy dan Zuxxy
Luxxy dan Zuxxy sering dijuluki Duo Tachibana oleh komunitas PUBG Mobile. Sebutan tersebut merujuk pada pasangan saudara kembar dalam serial sepak bola Jepang yang dikenal mempunyai kerja sama kuat.
Julukan itu sesuai dengan hubungan keduanya di dalam pertandingan. Luxxy dan Zuxxy telah bermain bersama sejak sebelum masuk Bigetron, sehingga komunikasi mereka terbentuk melalui kebiasaan yang panjang.
Zuxxy lebih dikenal sebagai pengatur pergerakan dan pengambil keputusan. Luxxy berfokus mengamati musuh, menjaga jarak, dan memberikan tembakan pendukung. Pembagian tugas itu membuat keduanya saling melengkapi ketika Bigetron harus berpindah posisi atau memulai pertempuran.
Sniper yang Menjaga Serangan Bigetron dari Jarak Jauh
Luxxy dikenal melalui peran sniper. Ia sering ditempatkan pada posisi yang memberinya pandangan luas terhadap area pertempuran. Dari sana, ia dapat memberikan informasi, melemahkan lawan, atau melindungi pemain Bigetron yang sedang bergerak.
Perannya tidak sekadar menunggu kesempatan melakukan headshot. Luxxy harus mengamati kendaraan, pintu bangunan, bukit, batu, dan jalur rotasi yang berpotensi digunakan musuh.
Bigetron juga mencatat bahwa Luxxy merupakan salah satu pemain terbaik mereka pada PMPL ID Spring 2022. Ia berada di jajaran atas untuk jumlah assist, total damage, dan headshot dalam kompetisi tersebut. Data itu memperlihatkan bahwa kontribusinya tidak selalu berbentuk eliminasi terakhir. Ia sering membantu menciptakan kondisi agar rekan setim dapat menyelesaikan lawan.
Akurasi Bukan Satu Satunya Kekuatan Luxxy
Seorang sniper profesional membutuhkan kemampuan menentukan waktu serangan. Menembak terlalu cepat dapat membocorkan posisi tim, sedangkan menunggu terlalu lama bisa membuat lawan berhasil mencapai tempat perlindungan.
Luxxy dikenal mampu mengatur keputusan tersebut dengan tenang. Ia dapat menahan tembakan ketika tim belum siap, lalu menyerang saat lawan berada di area terbuka atau sedang berpindah kendaraan.
Selain sniper, Luxxy mampu menggunakan assault rifle dan senjata otomatis. Kemampuan itu penting karena tidak setiap pertandingan menyediakan perlengkapan ideal. Seorang pemain harus memanfaatkan senjata yang ditemukan, terutama ketika tim terlibat pertempuran sejak fase awal.
Menjadi Juara Dunia dalam PMCO Global Finals 2019

Pencapaian terbesar Luxxy datang dalam PUBG Mobile Club Open Fall Split Global Finals 2019 di Kuala Lumpur. Bigetron Red Aliens tampil dengan formasi Zuxxy, Luxxy, Ryzen, dan Microboy.
Bigetron menguasai kompetisi yang berlangsung selama 16 pertandingan. Mereka mengumpulkan 303 poin dan meraih lima Chicken Dinner. Jumlah tersebut membuat Bigetron unggul lebih dari 100 poin atas Top Esports yang menempati peringkat kedua.
Kemenangan tersebut menjadikan Luxxy dan rekan setimnya sebagai juara dunia PUBG Mobile. Bigetron memperoleh hadiah utama sebesar 180.000 dolar AS, ditambah bonus dari lima kemenangan ronde yang mereka raih.
Keberhasilan itu menjadi salah satu pencapaian esports terbesar Indonesia pada 2019. Bigetron tidak hanya menang, tetapi memperlihatkan dominasi melalui perpaduan eliminasi, penempatan, dan penguasaan medan.
Tembakan Luxxy Membantu Rusher Bergerak Bebas
Dalam formasi Red Aliens, Ryzen sering menjadi pemain yang lebih dahulu mendekati lawan. Pergerakannya membutuhkan perlindungan agar musuh tidak dapat keluar dari bangunan atau menyerang dari samping.
Luxxy mengambil bagian penting dalam susunan tersebut. Ia menjaga sudut yang tidak dapat diawasi Ryzen, menembak pemain yang mencoba keluar, dan memberikan informasi mengenai posisi musuh.
Microboy membantu menjaga kestabilan tim, sedangkan Zuxxy mengatur keputusan. Empat peran tersebut membentuk sistem yang sulit dihentikan oleh lawan selama PMCO 2019.
Gelar PMWL East 2020 Memperkuat Reputasinya
Setelah menjadi juara dunia, Bigetron Red Aliens melanjutkan keberhasilan melalui PUBG Mobile World League East Season Zero 2020. Kompetisi tersebut mempertemukan 16 tim terbaik dari wilayah Timur.
Bigetron mengakhiri League Finals dengan 287 poin setelah memainkan 24 pertandingan. Mereka mengungguli Orange Rock dan RRQ Athena untuk merebut gelar juara.
Luxxy kembali menjadi bagian penting dalam susunan utama. Kemampuannya mengawasi rotasi lawan membantu Bigetron memperoleh informasi sebelum memasuki zona berikutnya.
Tahun 2020 menjadi periode penuh trofi bagi Red Aliens. Mereka menjuarai PMPL Indonesia Spring, PMWL East Season Zero, liga PMPL Indonesia Fall, dan PMPL SEA Finals Fall. Luxxy memperlihatkan bahwa kualitasnya dapat bertahan dalam kompetisi panjang, bukan hanya pada satu turnamen.
Masuk Nominasi Pemain Mobile Terbaik Dunia
Kemampuan Luxxy memperoleh pengakuan dari Esports Awards 2020. Ia masuk dalam daftar nominasi Esports Mobile Player of the Year bersama nama besar dari beberapa gim mobile.
Luxxy bersaing dengan Zuxxy, Nobru, MortaL, iFerg, Surgical Goblin, dan Fly. Penghargaan tersebut akhirnya dimenangkan oleh Zuxxy, tetapi masuknya Luxxy dalam daftar nominasi menegaskan reputasinya di tingkat internasional.
Nominasi itu juga menunjukkan bahwa keberhasilan Bigetron tidak hanya bertumpu pada satu pemain. Luxxy memiliki kualitas individu yang diakui bersamaan dengan pencapaian tim.
Medali Emas PON Menambah Koleksi Prestasinya
Luxxy juga pernah mewakili DKI Jakarta pada eksibisi esports PON XX Papua 2021. Ia bermain bersama Zuxxy, Jayden, dan RedFace dalam nomor PUBG Mobile.
Kontingen DKI Jakarta berhasil menjadi juara dan memperoleh medali emas. Pencapaian tersebut menambah pengalaman Luxxy bermain di luar struktur klub profesional.
Bertanding membawa nama daerah memiliki tekanan berbeda. Pemain tidak hanya membawa identitas organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari kontingen resmi dalam kegiatan olahraga nasional.
Pengalaman di PON memperlihatkan bahwa Luxxy dapat menyesuaikan diri dengan rekan yang berbeda. Ia tetap menjalankan fungsi pengawasan dan serangan jarak jauh tanpa sepenuhnya bergantung pada susunan klasik Red Aliens.
Berpisah dengan Bigetron Setelah Lima Tahun
Pada Januari 2023, Bigetron mengumumkan perpisahan dengan Luxxy dan Zuxxy. Keputusan tersebut menutup periode pertama duo kembar itu bersama organisasi yang telah mereka bela sejak 2018.
Perpisahan itu menjadi berita besar karena nama Luxxy sudah sangat identik dengan Bigetron Red Aliens. Organisasi juga mengakui bahwa keduanya berperan penting dalam berbagai gelar nasional dan internasional.
Setelah meninggalkan Bigetron, Luxxy bergabung dengan Persija EVOS. Tim tersebut dibentuk melalui kerja sama Persija Esports dan EVOS Esports dengan roster yang berisi Zuxxy, Luxxy, Microboy, RedFace, Miseryy, dan Linxx.
Menjuarai PMPL Indonesia Fall 2023
Persija EVOS membutuhkan waktu untuk menemukan susunan permainan yang tepat. Setelah hasil yang kurang memuaskan pada kompetisi awal, mereka tampil jauh lebih kuat dalam PMPL Indonesia Fall 2023.
Tim tersebut mengumpulkan 529 poin dan meraih 11 Winner Winner Chicken Dinner selama dua pekan. Perolehan itu membawa Persija EVOS menjadi juara dengan selisih lebih dari 100 poin atas pesaing terdekat.
Luxxy tidak selalu menjadi pemain utama dalam seluruh pertandingan, tetapi pengalamannya tetap membantu persiapan dan variasi susunan tim. Persija EVOS kemudian berhasil melaju hingga Grand Final PMGC 2023 di Istanbul.
Mereka mengakhiri Grand Final pada posisi ke 13 dengan 74 poin dan satu Winner Winner Chicken Dinner. Hasil tersebut menempatkan Persija EVOS sebagai wakil Indonesia dengan peringkat tertinggi pada fase final.
Kembali ke Bigetron pada 2024
Kerja sama Persija dan EVOS berakhir setelah PMGC 2023. Luxxy serta Zuxxy kemudian kembali ke Bigetron pada awal 2024.
Kembalinya dua legenda tersebut disambut sebagai reuni besar. Tim PUBG Mobile Bigetron saat itu menggunakan nama Bigetron Knights dan berusaha membangun susunan baru dengan memadukan pemain berpengalaman serta wajah yang lebih muda.
Luxxy kembali memainkan fungsi scout dan penembak jarak jauh. Namun, persaingan internasional telah berubah. Banyak tim menggunakan rotasi lebih cepat, pola serangan lebih berani, dan pembagian informasi yang semakin teratur.
Bigetron Knights berhasil tampil di PMGC 2024, tetapi perjalanan mereka terhenti pada posisi ke 20. Mereka tidak berhasil melewati fase Last Chance menuju Grand Finals.
Pensiun pada 2025 Lalu Turun Bertanding Lagi
Bigetron CON 2025 menjadi momen emosional bagi penggemar. Dalam acara tersebut, Bigetron mengumumkan bahwa Luxxy dan Zuxxy resmi pensiun dari kompetisi PUBG Mobile setelah berkarier sejak 2018.
Namun, keputusan itu tidak menutup seluruh aktivitas Luxxy di pertandingan profesional. Catatan turnamen menunjukkan ia kembali tampil dalam beberapa kompetisi sepanjang paruh kedua 2025.
Kembalinya Luxxy memperlihatkan bahwa keinginan bertanding masih ada. Pengalaman panjangnya tetap dibutuhkan oleh sejumlah tim, terutama untuk menjaga posisi, mengamati jalur lawan, dan membantu komunikasi ketika pertandingan memasuki zona akhir.
Dipinjamkan ke Slayers x SGW pada 2026
Menjelang PMPL ID Spring 2026, Luxxy dipinjamkan oleh Bigetron kepada Slayers x SGW. Ia bergabung dengan pemain berpengalaman seperti Pepenk dan Boboho.
Kehadiran Luxxy membuat Slayers x SGW mendapatkan perhatian besar. Pada musim yang sama, Zuxxy bermain untuk Alter Ego Ares, sedangkan Ryzen kembali memperkuat Bigetron. Tiga mantan anggota Red Aliens akhirnya berada dalam tim berbeda.
Hasil Slayers x SGW tidak sesuai harapan. Mereka gagal menembus Grand Finals PMPL ID Spring 2026 dan tercatat berada pada posisi ke 24.
Status publik Luxxy setelah masa peminjaman belum dijelaskan secara rinci oleh Bigetron. Organisasi tidak memasukkan namanya ke dalam roster utama yang diumumkan pada Bigetron CON 2026, sedangkan basis data kompetitif masih mencatat hubungannya dengan Bigetron by Vitality.
Gaya Bermain Luxxy yang Membuatnya Berbeda
Luxxy dikenal sebagai pemain yang tidak harus berada di garis terdepan untuk memberi kontribusi besar. Ia bekerja melalui pengamatan, akurasi, dan pemilihan posisi yang memberi tim lebih banyak informasi.
Beberapa ciri utama permainan Luxxy meliputi:
- Akurat dari jarak jauhLuxxy mampu memanfaatkan sniper rifle untuk melemahkan lawan sebelum pertempuran jarak dekat dimulai.
- Disiplin menjaga sudutIa tidak mudah meninggalkan posisi hanya untuk mengejar satu eliminasi. Luxxy lebih sering mempertahankan area yang dapat melindungi pergerakan tim.
- Kuat sebagai scoutKemampuannya mengamati kendaraan, bangunan, dan kontur medan membantu tim mengetahui lokasi yang masih dapat ditempati.
- Mampu memberikan banyak assistTembakan Luxxy sering menjadi serangan awal yang memudahkan rusher menyelesaikan lawan.
- Berpengalaman menghadapi turnamen globalIa telah bertanding melawan tim dari Asia, Eropa, Amerika, Timur Tengah, dan berbagai kawasan lain sejak 2019.
- Dapat menggunakan senjata otomatisWalau terkenal sebagai sniper, Luxxy tetap mampu bertarung dengan assault rifle ketika pertempuran berlangsung dekat.
Kemampuan tersebut membuat perannya tidak selalu terlihat dari jumlah eliminasi. Satu tembakan yang memaksa lawan menggunakan perlengkapan penyembuhan dapat memberi waktu kepada tim untuk bergerak, merebut bangunan, atau memasuki zona.
Daftar Prestasi Penting BTR Luxxy

Luxxy mempunyai koleksi gelar yang menempatkannya sebagai salah satu pemain PUBG Mobile Indonesia paling berprestasi. Trofinya berasal dari kompetisi nasional, kawasan, dan dunia.
Beberapa prestasi penting Luxxy meliputi:
- Juara PUBG Mobile Indonesia National Championship 2018
- Juara PMCO Fall Split SEA League 2019
- Juara PMCO Fall Split Global Finals 2019
- Juara PMPL Indonesia Spring League 2020
- Juara PMPL Indonesia Spring Finals 2020
- Juara PUBG Mobile World League East Season Zero 2020
- Juara PMPL Indonesia Fall League 2020
- Juara PMPL SEA Finals Fall 2020
- Runner up PMGC Season Zero League 2020
- Peringkat kelima PMGC Season Zero Finals
- Medali emas eksibisi PUBG Mobile PON XX Papua 2021
- Nominasi Esports Mobile Player of the Year 2020
- Juara PMPL Indonesia Fall 2023 bersama Persija EVOS
- Grand Finalis PUBG Mobile Global Championship 2023
- Peserta PUBG Mobile Global Championship 2024
Deretan tersebut menunjukkan bahwa Luxxy pernah meraih hampir seluruh jenis gelar utama dalam ekosistem PUBG Mobile pada periode awal kompetisi. Bigetron juga menyebut duo Zuxxy dan Luxxy sebagai pemain yang telah memberikan banyak kejuaraan resmi kepada organisasi.
Fakta Menarik tentang BTR Luxxy
Di luar catatan turnamen, terdapat sejumlah fakta yang membuat profil Luxxy mudah dikenali oleh penggemar.
- Luxxy merupakan saudara kembar Zuxxy
- Keduanya berasal dari Bali
- Luxxy mulai bermain profesional pada usia sekitar 15 tahun
- Ia lebih dahulu bermain Rules of Survival
- Luxxy dikenal sebagai sniper dan scout
- Ia menjadi juara dunia pada usia 16 tahun
- Ia pernah masuk nominasi Esports Mobile Player of the Year
- Luxxy menjadi bagian dari tim emas DKI Jakarta pada PON XX Papua
- Ia pernah membela Persija EVOS selama 2023
- Ia kembali ke Bigetron pada awal 2024
- Ia sempat diumumkan pensiun pada 2025
- Ia kembali bertanding setelah pengumuman tersebut
- Ia dipinjamkan kepada Slayers x SGW pada 2026
- Nama BTR Luxxy tetap populer meski ia pernah mengenakan seragam tim lain
Identitas BTR Luxxy Tetap Melekat di Kalangan Penggemar
Sebutan BTR Luxxy telah menjadi identitas yang sulit dipisahkan dari pemain asal Bali tersebut. Gelar dunia, trofi Asia, dan rangkaian pertandingan besar yang ia jalani sebagian besar diperoleh bersama Bigetron Red Aliens.
Bagi penggemar lama, Luxxy mengingatkan pada periode ketika Red Aliens menjadi tim yang paling ditakuti. Bidikannya dari jarak jauh, pergerakan Ryzen, keputusan Zuxxy, dan dukungan Microboy membentuk susunan yang membawa Indonesia ke puncak kompetisi dunia.
Pada 2026, Luxxy menghadapi fase karier yang berbeda. Ia tidak lagi selalu berada dalam susunan utama Bigetron, tetapi pengalaman delapan tahun di level profesional membuat namanya tetap diperhitungkan setiap kali muncul dalam daftar pemain sebuah turnamen.

