Troublemaker 2: Beyond Dream membawa seri buatan developer Indonesia, Gamecom Team, menuju skala yang jauh lebih besar dibanding game pertamanya. Jika Troublemaker sebelumnya membuat sekolah Cipta Wiyata sebagai pusat berbagai kekacauan Budi dan Parakacuk, sekuelnya membawa pemain keluar menuju jalanan South Jayakarta dengan sistem open world, dua karakter utama, aktivitas kota, musik, hingga pertarungan jalanan yang semakin beragam.

Game ini resmi dirilis di Steam pada 15 September 2025. Gamecom Team kembali bertindak sebagai pengembang, sedangkan indie.io menjadi penerbitnya. Troublemaker 2 hadir sebagai game action adventure beat ’em up pemain tunggal dengan dukungan penuh bahasa Indonesia dan Inggris, termasuk audio, antarmuka, serta subtitle. Per Agustus 2026, penerimaan pemain Steam masih berstatus Very Positive dengan sekitar 95 persen ulasan pembeli memberikan respons positif.

Dua Tahun Setelah Keributan Besar di Cipta Wiyata

Troublemaker 2 mengambil waktu dua tahun setelah kejadian dalam game pertama. Perubahan waktu tersebut memberikan kesempatan kepada Gamecom Team untuk memperlihatkan kehidupan karakter lama ketika mereka tidak lagi sekadar disibukkan oleh persoalan sekolah.

Budi Raynar kembali, tetapi kehidupannya telah berubah cukup jauh. Parakacuk juga menjalani jalan masing masing, sementara kelompok baru bernama Beyond Dream menjadi bagian penting dari perjalanan pemain di South Jayakarta.

Gamecom Team menggambarkan Troublemaker 2 sebagai open world action comedy beat ’em up yang mengambil lokasi di kota fiktif South Jayakarta. Pemain memainkan Jordan dan Budi serta berinteraksi dengan anggota Beyond Dream dan Parakacuk sepanjang permainan.

Budi Tidak Lagi Menjadi Anak Sekolah yang Suka Gelut

Perubahan terbesar terlihat pada Budi. Setelah peristiwa Battle of Cipta Wiyata pada 2018, Budi memutuskan berhenti sekolah. Ia kemudian belajar dari rumah meskipun sadar keputusan tersebut membuatnya tidak memperoleh ijazah SMA.

Ayah angkatnya, Uncle Danang, kemudian mengajak Budi datang ke gym dan memperkenalkannya kepada seorang atlet MMA. Kesempatan tersebut akhirnya mengubah arah hidup Budi.

Ia mulai berlatih setiap sore, mengatur pola makan, melakukan latihan beban, dan mendalami MMA. Budi kemudian berkembang menjadi petarung yang jauh lebih terlatih dibanding dirinya ketika masih berada di Cipta Wiyata.

Hubungannya dengan Sophia juga tetap berjalan. Situs resmi Gamecom Team menjelaskan Sophia mendukung keputusan Budi dan masih mempertahankan hubungan mereka.

Jordan Santoso Membawa Wajah Baru untuk Seri Troublemaker

Meski Budi kembali, Troublemaker 2 tidak menjadikannya sebagai satu satunya karakter yang mendapatkan sorotan utama. Pemain juga diperkenalkan kepada Jordan Santoso, mahasiswa semester dua jurusan Animasi di Majapahit Jayakarta University.

Jordan sebelumnya pernah bersekolah di Cipta Wiyata. Ketika berada di sana, ia mendengar cerita mengenai Budi dan peran pentingnya dalam mengakhiri turnamen Raise Your Gang. Dari cerita tersebut Jordan mulai mengidolakan Budi.

Jordan mempunyai dua ketertarikan besar, yaitu musik dan bela diri. Persoalannya, orang tua Jordan tidak benar benar mendukung keinginannya mengejar dua bidang tersebut. Mereka menginginkan Jordan melanjutkan pendidikan sesuai jurusan sekolahnya.

Beyond Dream Lahir dari Kehidupan Kampus

Ketika mengikuti masa orientasi kampus, Jordan bertemu Alex, Andira, dan Halimawan. Kesamaan minat terhadap musik membuat hubungan keempatnya berkembang dengan cepat.

Sebuah kompetisi band spontan kemudian menjadi awal terbentuknya Beyond Dream. Alex mengajak Jordan, Andira, dan Halimawan membentuk band bersama. Dari keputusan sederhana tersebut lahirlah kelompok yang kemudian mempunyai posisi besar dalam Troublemaker 2.

Beyond Dream memiliki ambisi menjadi band paling populer di South Jayakarta. Anggotanya terdiri dari:

  • Jordan Santoso
  • Alex Mathias
  • Andira Salim
  • Halimawan Saputra

Perjalanan mereka tidak hanya muncul melalui percakapan. Musik juga masuk ke gameplay melalui aktivitas bergaya rhythm yang membuat pemain ikut menjalankan penampilan band.

Parakacuk Sudah Sibuk dengan Kehidupan Masing Masing

Parakacuk tetap menjadi salah satu identitas terbesar seri Troublemaker, tetapi situasi kelompok tersebut berubah setelah masa sekolah berakhir. Anggotanya kini memiliki pekerjaan, kuliah, serta tanggung jawab masing masing.

Budi yang sempat meninggalkan teman temannya akhirnya kembali bertemu Parakacuk di Kedan Coffee dua tahun setelah peristiwa Cipta Wiyata. Pertemuan tersebut membuka kembali hubungan lama mereka.

Situasinya segera berubah serius setelah mereka mengetahui Rani sedang menghadapi persoalan besar di pekerjaannya.

Rani Terjebak Kasus Narkoba

Rani Nurzaki berhasil masuk ke B.I.J.I, Bureau Intelligence Jayakarta Investigation. Prestasi akademiknya serta keberhasilannya mengumpulkan bukti dalam kasus di Cipta Wiyata membuat Rani mempunyai rekam jejak yang cukup kuat untuk bekerja di lembaga tersebut.

Masalah muncul ketika ia menangani kasus narkoba. Penyelidikan yang awalnya tampak seperti kasus pengedar biasa ternyata mengarah kepada jaringan yang lebih besar.

Tepat ketika Rani semakin dekat dengan orang orang yang berada di balik bisnis tersebut, ia justru dituduh menyimpan narkoba di laci kerjanya. Ancaman kehilangan pekerjaan membuat Rani kembali meminta bantuan teman teman lamanya.

Budi yang awalnya hanya berniat membantu seperlunya akhirnya terlibat lebih jauh setelah mengetahui kasus tersebut mempunyai hubungan dengan kejadian di masa lalunya.

Boby dan Zaenal Tidak Lagi Hidup seperti Anak SMK

Perubahan usia karakter juga terlihat pada Boby dan Zaenal. Keduanya tidak sekadar muncul untuk mengulang tingkah mereka dari game pertama.

Boby menjadi satu satunya anggota Parakacuk yang melanjutkan pendidikan tinggi. Ia kuliah di Majapahit Jayakarta University dan juga bekerja sebagai asisten dosen. Kesibukan tersebut membuat waktunya membantu Rani menjadi terbatas.

Zaenal mengambil jalur berbeda. Ia kini mengelola Kedan Coffee setelah bisnis tersebut dipercayakan kepadanya oleh Mr. Kevin. Tanggung jawab menjalankan kedai membuat Zaenal mempunyai kehidupan yang jauh lebih sibuk dibanding ketika masih bersekolah.

Kedan Coffee sendiri kembali menjadi salah satu tempat yang menghubungkan anggota Parakacuk.

South Jayakarta Menggantikan Sekolah Sebagai Arena Utama

Perubahan lokasi menjadi salah satu peningkatan terbesar Troublemaker 2. Pemain tidak lagi terus menerus berputar di lingkungan sekolah.

South Jayakarta dibuat sebagai kota fiktif Indonesia dengan berbagai lokasi untuk dijelajahi. Developer menyediakan aktivitas, toko, side story, interaksi dengan warga, serta minigame di berbagai bagian kota.

Skala tersebut membuat permainan mempunyai pola yang lebih bebas. Pemain dapat bergerak menuju misi utama, membantu warga, mengikuti aktivitas tambahan, mencari toko, atau melakukan kegiatan lain sebelum melanjutkan perjalanan Jordan dan Budi.

Side Story Membuat Eksplorasi Tidak Sekadar Jalan Jalan

Gamecom Team memasukkan banyak side story yang melibatkan teman maupun penduduk South Jayakarta. Tugas tersebut membuat kota berfungsi sebagai tempat beraktivitas, bukan sekadar jalan yang menghubungkan dua misi.

Beberapa aktivitas membawa pemain menuju kejadian konyol, sementara lainnya berhubungan dengan kehidupan karakter di sekitar Jordan dan Budi.

indie.io menyebut kota ini sebagai playground yang dipenuhi side story, pertemuan aneh, minigame, serta pekerjaan kecil untuk membantu warga. Ada pula sesi permainan berbasis rhythm yang terhubung dengan aktivitas Beyond Dream.

Budi dan Jordan Punya Gaya Bertarung Berbeda

Sistem pertarungan tetap menjadi salah satu bagian terpenting Troublemaker 2. Gamecom Team mempertahankan akar beat ’em up sambil memperluas pilihan serangan dibanding game pertama.

Sekarang pemain mempunyai dua karakter utama dengan pendekatan berbeda.

Jordan digambarkan sebagai street brawler. Gaya pertarungannya terasa seperti petarung jalanan yang memanfaatkan berbagai kesempatan di sekelilingnya.

Budi hadir sebagai petarung MMA. Setelah menjalani latihan serius selama dua tahun, serangannya terlihat lebih terarah dan mengandalkan teknik pertarungan yang lebih disiplin.

Tinju Kosong Bukan Satu Satunya Pilihan

Troublemaker 2 memperluas perlengkapan yang dapat digunakan ketika bertarung. Situs resmi Gamecom Team membagi pilihan pemain ke beberapa bentuk utama, seperti:

  • Bare fists
  • Weapons
  • Techniques
  • Finishers
  • Berbagai item pendukung

Pemain dapat merangkai serangan menjadi combo kemudian menggunakan senjata atau finisher ketika situasi memungkinkan.

Keberadaan dua karakter membuat variasinya semakin terasa. Jordan dapat menjadi pilihan bagi pemain yang menyukai gaya street fighting, sedangkan Budi memberikan sensasi petarung MMA dengan teknik yang lebih terlatih.

Senjata Jalanan Membuat Pertarungan Semakin Bebas

Troublemaker pertama sangat kuat pada pertarungan tangan kosong. Sekuelnya memberikan ruang lebih besar kepada penggunaan benda di sekitar sebagai alat pertarungan.

Pemain dapat mengombinasikan pukulan dengan senjata improvisasi. Sistem tersebut membuat encounter lebih fleksibel karena strategi menghadapi kelompok musuh tidak selalu sama.

indie.io menjelaskan pemain dapat menyambungkan bare knuckle techniques, improvised weaponry, combo, contextual moves, dan finisher ketika menghadapi lawan.

Toko yang tersebar di kota juga memberikan kesempatan meningkatkan kemampuan dan menyiapkan perlengkapan sebelum menghadapi pertarungan berikutnya.

Tidak Semua Musuh Bisa Dihadapi dengan Cara Sama

Variasi musuh mendorong pemain menggunakan seluruh perlengkapan yang tersedia. Gamecom Team sendiri menekankan penggunaan combo, weapon, item, serta technique untuk Jordan dan Budi.

Pertarungan kemudian tidak berhenti pada pola menekan tombol serangan ringan secara berulang.

Pemain perlu memahami kapan menyerang, kapan menggunakan teknik kuat, serta kapan mengambil keuntungan dari item atau senjata. Finisher memberikan sentuhan lebih mencolok ketika pemain berhasil memperoleh kesempatan menghabisi lawan.

Identitas Indonesia Masih Sangat Kuat

Salah satu daya tarik Troublemaker pertama adalah keberaniannya tampil sebagai game Indonesia. Gamecom Team tidak mencoba menyembunyikan asal negaranya dengan membuat lokasi bergaya Amerika atau Jepang.

Troublemaker 2 melanjutkan pendekatan tersebut melalui South Jayakarta. Nama karakter, percakapan, tempat, kebiasaan masyarakat, dunia kampus, kedai kopi, sampai gaya humor dibuat dekat dengan kehidupan perkotaan Indonesia.

Bahkan nama beberapa organisasi sengaja dibuat dengan humor khas Gamecom Team, seperti B.I.J.I yang merupakan singkatan dari Bureau Intelligence Jayakarta Investigation.

Game juga menyediakan full audio bahasa Indonesia, sesuatu yang masih cukup jarang ditemukan pada produksi action game tiga dimensi Indonesia di Steam. Bahasa Inggris tersedia penuh sehingga pemain internasional tetap dapat menikmati permainan.

Musik Mendapat Porsi Lebih Besar Lewat Beyond Dream

Penambahan Beyond Dream membuat sekuel memiliki sisi musikal yang jauh lebih kuat dibanding pendahulunya.

Jordan, Alex, Andira, dan Halimawan tidak sekadar menyebut diri mereka sebagai anggota band. Ambisi musikal kelompok tersebut menjadi bagian dari perjalanan permainan.

Andira misalnya mempunyai pengalaman panjang sebagai vokalis sejak sekolah. Jordan sendiri menjadikan pindah dan hidup mandiri di Jayakarta sebagai kesempatan agar dapat lebih serius menekuni musik. Alex juga mempunyai ketertarikan kuat terhadap bidang tersebut.

Pertunjukan musik kemudian diterjemahkan menjadi gameplay rhythm, memberikan jeda dari rangkaian perkelahian jalanan yang mendominasi permainan.

Spesifikasi PC Masih Cukup Terjangkau

Walaupun skala lingkungan membesar menjadi open world, kebutuhan perangkat Troublemaker 2 masih berada pada kelas yang relatif bersahabat untuk sebuah game 3D.

Berdasarkan Steam, spesifikasi minimum yang dicantumkan adalah:

  • Intel Core i5 2400S atau AMD FX 6100
  • RAM 8 GB
  • NVIDIA GeForce GTX 1050 atau AMD R9 270X
  • DirectX 11
  • Penyimpanan kosong 25 GB

Untuk konfigurasi rekomendasi, developer mencantumkan Intel Core i7 4790 atau AMD Ryzen 5 1600, RAM 16 GB, NVIDIA GTX 1060 atau AMD RX 590, serta DirectX 12.

Game ini hanya menyediakan mode single player dan dilengkapi Steam Cloud, Family Sharing, serta 32 Steam Achievements.

Respons Pemain Steam Berada di Angka Sangat Positif

Sekitar sebelas bulan setelah perilisan, Troublemaker 2 masih mempertahankan penerimaan kuat dari komunitas Steam. Ketika diperiksa pada Agustus 2026, halaman resminya mencatat kategori Very Positive, dengan sekitar 95 persen dari 140 ulasan Steam Purchasers memberikan penilaian positif.

Jumlah ulasannya memang belum sebanyak Troublemaker pertama yang telah mengumpulkan lebih dari 900 ulasan pembeli, tetapi persentase respons positif sekuelnya berada lebih tinggi. Troublemaker pertama saat ini berada di sekitar 89 persen ulasan positif.

Troublemaker 2 juga dilepas dengan harga dasar US$24,99 di Steam. Pemain dapat membeli game secara terpisah atau melalui beberapa paket yang memasangkan sekuel dengan Troublemaker pertama maupun soundtrack.

Gamecom Team Membuat Sekuel dengan Skala yang Jauh Lebih Ambisius

Peningkatan paling mudah terlihat bukan sekadar ukuran kotanya. Troublemaker 2 mempertemukan kehidupan Budi setelah meninggalkan sekolah dengan perjalanan Jordan membangun Beyond Dream, kemudian menyatukannya melalui berbagai persoalan di South Jayakarta.

Game Director Troublemaker, Nanda Gamecom, menjelaskan ketika pengumuman tanggal rilis bahwa tim ingin membuat sekuel yang tidak hanya lebih besar tetapi juga lebih berani. Ia menyebut Troublemaker 2 sebagai pengembangan dari berbagai hal yang sebelumnya ingin diwujudkan tim tetapi sulit dilakukan ketika mengerjakan game pertama.

Hasilnya terlihat pada perubahan struktur permainan. Sekolah bukan lagi batas utama. Pemain sekarang mempunyai kota, dua petarung, toko, minigame, aktivitas musik, side story, senjata, teknik, finisher, dan kelompok karakter yang jauh lebih ramai.

Budi pun berkembang dari anak SMK yang mengikuti Raise Your Gang menjadi petarung MMA. Jordan hadir membawa kehidupan kampus, bela diri, dan ambisi musik. Sementara Parakacuk yang dulu berkumpul sebagai teman sekolah mulai menghadapi persoalan pekerjaan dan tanggung jawab masing masing.

South Jayakarta akhirnya menjadi arena yang menyatukan semuanya. Pemain bisa berangkat membantu Rani mengusut kasus narkoba, terlibat perkelahian jalanan, mencari perlengkapan di toko, membantu warga, bertemu kembali dengan karakter lama, lalu berpindah menuju aktivitas Beyond Dream yang membawa musik ke dalam gameplay. Kombinasi tersebut membuat Troublemaker 2 terasa sebagai perluasan besar dari ide yang pertama kali diperkenalkan Gamecom Team melalui Budi dan kekacauan di Cipta Wiyata.

Leave a comment