Subnautica 2 akhirnya dapat dimainkan setelah Unknown Worlds Entertainment merilis versi Early Access pada 14 Mei 2026. Game survival bawah laut ini membawa pemain meninggalkan Planet 4546B yang menjadi lokasi dua permainan sebelumnya dan menuju planet alien baru dengan ekosistem, makhluk, reruntuhan, kendaraan serta misteri yang berbeda.
Perubahan terbesar berada pada kehadiran multiplayer. Subnautica selama ini dikenal sebagai perjalanan solo yang membuat pemain menghadapi kedalaman laut seorang diri. Subnautica 2 tetap dapat dimainkan sendirian, tetapi kini menyediakan online co op hingga empat pemain. Fitur tersebut langsung mengubah cara eksplorasi, pembangunan base dan perjalanan menuju wilayah berbahaya.
Versi Early Access dirilis untuk PC melalui Steam dan Epic Games Store serta Xbox Series X dan Series S. Game juga tersedia melalui Xbox Game Pass Ultimate dan PC Game Pass sejak hari pertama peluncuran.
Subnautica 2 Tidak Lagi Berlangsung di Planet 4546B
Salah satu keputusan terbesar Unknown Worlds adalah membawa seri menuju planet berbeda. Subnautica pertama dan Below Zero sangat erat dengan Planet 4546B, sedangkan Subnautica 2 membuka wilayah baru yang belum pernah dijelajahi pemain.
Cerita dimulai ketika konflik membuat karakter pemain meninggalkan tempat tinggal mereka. Perusahaan Alterra menawarkan kesempatan memulai kehidupan baru. Kapal koloni bernama CICADA membawa para Pioneer menuju planet tujuan, tetapi sesuatu terjadi sebelum perjalanan berjalan seperti yang direncanakan.
AI kapal tetap meminta misi dilanjutkan meskipun situasi tidak sesuai rencana.
Pemain kemudian terdampar dan harus bertahan menggunakan sumber daya yang ditemukan di lingkungan sekitar. Dari sinilah eksplorasi dimulai, sementara pertanyaan mengenai alasan AI tetap memaksakan misi perlahan menjadi bagian penting cerita.
Keputusan menggunakan planet baru membuat pengembang mempunyai kebebasan memperkenalkan bioma, flora dan fauna tanpa harus terlalu bergantung pada susunan kehidupan 4546B.
Multiplayer Empat Pemain Mengubah Cara Menjelajahi Laut
Multiplayer menjadi fitur yang paling lama diinginkan komunitas Subnautica. Pada Subnautica 2, fitur tersebut akhirnya hadir sebagai bagian resmi permainan.
Satu permainan dapat dimainkan sendirian atau bersama tiga orang lain. Unknown Worlds merancang pengalaman dasarnya agar tetap nyaman untuk pemain solo, sedangkan multiplayer menjadi pilihan tambahan.
Cross platform multiplayer juga tersedia sehingga pemain dari ekosistem yang didukung dapat bermain bersama.
Pemain dapat membagi pekerjaan ketika melakukan ekspedisi. Satu orang mencari material, pemain lain membangun base, sementara anggota kelompok lainnya menjelajahi wilayah baru atau mempersiapkan peralatan.
Kehadiran beberapa pemain juga mengubah suasana ketika bertemu makhluk besar.
Jika sebelumnya suara makhluk dari kegelapan harus dihadapi sendirian, sekarang kelompok dapat melakukan ekspedisi bersama. Namun jumlah pemain tidak otomatis membuat semua wilayah aman karena predator tetap mempunyai kemampuan menyerang dan mengganggu kendaraan.
Menurut penulis, multiplayer merupakan perubahan terbesar Subnautica 2 karena mengubah rasa kesendirian yang selama ini menjadi ciri seri. Ketegangannya tetap ada, tetapi pengalaman ketika menemukan sesuatu kini dapat langsung dibagikan bersama pemain lain.
Buddy System Membuat Co Op Semakin Lengkap
Fitur multiplayer saat peluncuran belum dianggap selesai. Unknown Worlds terus memperbaikinya melalui pembaruan Early Access.
Pada 19 Agustus 2026, update Early Access 1.2 bernama Buddy System dirilis. Pembaruan ini menambahkan Proximity Chat, Player Revives, Emotes, Player Trading serta Tracking Tag. Dua karakter baru juga dimasukkan sehingga pilihan karakter semakin banyak.
Proximity Chat membuat komunikasi berubah berdasarkan jarak antarpemain. Suara seseorang akan terasa sesuai posisinya sehingga komunikasi ketika berada dalam satu kawasan menjadi lebih alami.
Player Revives memungkinkan anggota kelompok menolong teman yang tumbang.
Player Trading mempermudah pertukaran material tanpa harus meletakkan barang sembarangan.
Sementara Tracking Tag membantu pemain memberikan penanda sehingga objek atau lokasi tertentu lebih mudah dilacak.
Fitur seperti ini memperlihatkan bahwa multiplayer tidak sekadar ditambahkan sebagai pilihan masuk ke server yang sama. Unknown Worlds mulai membuat sistem yang memang dirancang untuk interaksi antarpemain.
Empat Karakter Disediakan Sejak Versi Awal
Subnautica 2 berbeda dari seri pertama yang sangat berpusat pada satu karakter pemain.
Pada versi Early Access awal, pemain dapat memilih empat karakter yang telah dirancang sebelumnya. Unknown Worlds juga berencana menambah karakter serta opsi kustomisasi selama periode pengembangan.
Buddy System kemudian menambahkan karakter baru seperti Jegna dan Grace.
Pilihan karakter mempunyai nilai lebih besar ketika empat orang bermain dalam satu dunia karena setiap pemain dapat tampil berbeda.
Sistem tersebut juga membuka ruang lebih luas untuk penyesuaian visual selama Early Access berjalan.
Pada September 2026, Unknown Worlds masih memperbaiki berbagai bagian karakter dan lokalisasi. Beberapa pembaruan bahkan menyentuh tampilan nama dan elemen antarmuka untuk karakter tertentu.
Tadpole Menjadi Kendaraan Utama untuk Menjelajahi Kedalaman
Salah satu kendaraan yang diperkenalkan Subnautica 2 adalah Tadpole.
Kapal selam kecil tersebut digunakan untuk bergerak lebih cepat melewati bioma dan menjelajahi wilayah yang terlalu luas jika hanya ditempuh dengan berenang.
Tadpole menjadi salah satu alat utama pemain untuk melewati kawasan bawah laut. Kendaraan dapat digunakan untuk melakukan perjalanan lebih jauh dari base sebelum nantinya mendapatkan peningkatan tambahan selama permainan berkembang.
Unknown Worlds juga terus memperbaiki interaksi kendaraan dengan makhluk.
Pada salah satu hotfix awal, perilaku Hammerhead diubah karena sebelumnya predator tersebut terlalu tertarik kepada lampu Tadpole. Situasi itu menyebabkan Hammerhead dapat mengikuti pemain sampai mendekati base.
Perbaikan tersebut memperlihatkan bagaimana perilaku fauna dan kendaraan masih terus diseimbangkan selama Early Access.
Base Building Kini Memberikan Kebebasan Lebih Besar
Membangun base tetap menjadi salah satu aktivitas utama Subnautica 2.
Pemain membutuhkan tempat untuk menyimpan material, membuat peralatan, mengatur kendaraan serta membangun fasilitas yang membantu perjalanan menuju wilayah lebih dalam.
Unknown Worlds melakukan perubahan besar terhadap sistem base building. Pendekatan baru memungkinkan struktur dibuat lebih fleksibel dengan sistem yang lebih procedural dibandingkan sebelumnya.
Base tidak hanya terdiri dari beberapa modul yang selalu mempunyai bentuk sama.
Pemain mempunyai lebih banyak ruang untuk menyusun ukuran serta struktur ruangan berdasarkan kebutuhan.
Vehicle Dock dan Fabricator juga menjadi bagian penting. Update Adaptive Measures pada Juli 2026 memperbaiki cara kedua fasilitas tersebut ditempatkan dan mengurangi ruang yang dibutuhkan platform Vehicle Dock.
Tambahan storage baru juga diberikan agar pemain dapat menyimpan barang tanpa membuat seluruh isi otomatis dihitung untuk sistem crafting di dekatnya.
Makhluk Baru Membuat Eksplorasi Tidak Pernah Benar Benar Aman
Planet baru berarti pemain tidak dapat mengandalkan pengetahuan dari Subnautica pertama.
Fauna yang ditemukan mempunyai bentuk, perilaku serta tingkat bahaya berbeda.
Hammerhead menjadi salah satu predator yang sudah banyak ditemui pemain Early Access. Selain itu terdapat makhluk berukuran jauh lebih besar yang masuk kategori Leviathan.
Unknown Worlds bahkan memperlihatkan proses pembuatan Collector Leviathan. Tim desain, karakter, animasi, visual effects hingga AI bekerja bersama untuk membuat makhluk tersebut terlihat besar tetapi tetap mempunyai perilaku yang dapat berinteraksi dengan lingkungan.
Collector Leviathan juga terus diperbaiki setelah peluncuran. Salah satu hotfix memperbaiki pathing makhluk tersebut pada lower canyon agar pergerakannya lebih sesuai dengan area permainan.
Kehadiran makhluk besar tetap menjadi salah satu cara Subnautica membangun rasa tidak nyaman ketika pemain memasuki wilayah yang belum dikenali.
Scan Tetap Menjadi Kebiasaan Penting
Scanner kembali menjadi salah satu peralatan yang perlu sering digunakan.
Setiap bioma mempunyai tumbuhan, sumber daya dan hewan yang perlu dipelajari. Pemain dapat memindai objek untuk mendapatkan informasi serta membuka pemahaman baru mengenai ekosistem planet.
Pemain didorong untuk mempelajari biodiversitas, mulai dari organisme kecil sampai Leviathan berukuran besar.
Aktivitas memindai tidak hanya digunakan untuk mengisi databank.
Mengetahui sifat makhluk tertentu membantu pemain memutuskan apakah fauna tersebut aman didekati, memiliki kegunaan atau justru perlu dihindari.
Begitu pula dengan tanaman dan mineral.
Sumber daya yang awalnya terlihat biasa dapat menjadi bahan penting untuk crafting setelah blueprint tertentu tersedia.
Eksplorasi akhirnya tetap mempunyai pola yang sangat dikenal penggemar Subnautica, yaitu melihat sesuatu yang asing, mendekatinya, memindainya lalu mencari tahu kegunaannya.
Reruntuhan Menjadi Petunjuk tentang Planet Baru
Selain kehidupan laut, Subnautica 2 mempunyai berbagai reruntuhan yang menjadi bagian dari misteri dunia.
Pemain dapat bekerja bersama untuk menjelajahi reruntuhan lama. Tempat tersebut mempunyai hubungan dengan informasi mengenai planet serta alasan misi CICADA tetap diarahkan menuju lokasi ini.
Reruntuhan membuat perjalanan tidak hanya berkaitan dengan bertahan hidup.
Pemain secara perlahan mencoba memahami siapa yang pernah berada di planet tersebut, apa yang terjadi dan mengapa AI kapal terus meminta misi diselesaikan.
Unknown Worlds memang belum memberikan seluruh cerita dalam versi Early Access.
Roadmap pengembangan menyebut pembaruan besar akan menambah bab cerita berikutnya bersama bioma, sumber daya, kendaraan dan makhluk baru.
Karena itu, pemain yang masuk sekarang akan menemukan cerita dalam keadaan belum selesai.
Early Access Menjadi Bagian Besar dari Cara Subnautica Dibangun
Unknown Worlds sudah lama menggunakan pendekatan open development.
Subnautica pertama juga berkembang melalui Early Access sebelum akhirnya mendapatkan versi 1.0. Subnautica 2 menerapkan pola serupa dengan meminta pemain ikut memberikan masukan selama proses pengembangan.
Versi Early Access diluncurkan 14 Mei 2026 dengan harga awal sekitar 29,99 dolar AS di Steam. Unknown Worlds menyatakan harga dapat meningkat setelah periode Early Access berakhir.
Pengembang memperkirakan Early Access dapat berlangsung sekitar dua sampai tiga tahun. Namun estimasi tersebut bukan tanggal rilis pasti karena pengembangan bergantung pada kualitas serta perkembangan berbagai fitur.
Selama periode tersebut akan hadir lebih banyak bioma, makhluk, craftable, fitur serta bagian cerita.
Artinya, Subnautica 2 yang dimainkan pada September 2026 belum mewakili bentuk akhir game.
Peluncuran 2026 Sempat Mengalami Penundaan
Subnautica 2 sebenarnya direncanakan memasuki Early Access lebih awal.
Pada Juli 2025, Unknown Worlds mengumumkan bahwa peluncuran Early Access ditunda menuju 2026 setelah pengujian bersama komunitas. Pengembang membutuhkan waktu tambahan untuk meningkatkan beberapa bagian dan memasukkan lebih banyak isi sebelum game tersedia secara luas.
Tambahan waktu tersebut digunakan untuk memperluas bioma, upgrade kendaraan, tools, cerita serta jumlah makhluk.
Game akhirnya mendapatkan tanggal pasti 14 Mei 2026.
Peluncuran dilakukan di Steam, Epic Games Store dan Xbox secara bersamaan.
Xbox juga membawa game tersebut langsung ke Game Pass pada hari pertama sehingga pemain berlangganan dapat mencoba tanpa membeli versi terpisah.
Respons Pemain Steam Tergolong Sangat Positif
Meskipun masih berada dalam Early Access, respons pemain Subnautica 2 tergolong kuat.
Pada September 2026, penilaian pengguna Steam berada dalam kategori Very Positive dengan puluhan ribu ulasan.
Jumlah ulasan yang besar menunjukkan game langsung menarik basis pemain kuat setelah dirilis.
Namun Early Access juga membawa sejumlah persoalan.
Unknown Worlds mengakui bahwa keseimbangan beberapa predator masih perlu diperbaiki. Sebagian pertemuan dengan makhluk dinilai terasa lebih membuat frustrasi daripada menegangkan.
Tim juga menerima masukan mengenai performa grafis dan kejelasan beberapa alat untuk menghadapi predator.
Berbagai pembaruan berikutnya kemudian mulai menangani masukan tersebut.
Adaptive Measures Menjadi Update Besar Pertama
Update Early Access 1.1 bernama Adaptive Measures dirilis pada 8 Juli 2026.
Pembaruan tersebut berfokus pada berbagai perbaikan yang diminta komunitas setelah beberapa minggu pertama peluncuran.
Perubahan mencakup base building, antarmuka, penempatan fasilitas serta berbagai elemen kualitas penggunaan.
Pengembang juga menambahkan FOV slider yang cukup penting bagi pemain PC.
World Tree Relic yang sebelumnya terlihat dalam trailer ditambahkan sebagai dekorasi yang dapat dibangun.
Sistem deconstruction juga diperbaiki sehingga pemain mendapatkan informasi lebih jelas apabila terdapat objek yang menghalangi pembongkaran.
Perubahan semacam ini mungkin tidak terlihat sebesar penambahan Leviathan atau bioma, tetapi sangat berpengaruh bagi pemain yang menghabiskan puluhan jam membangun base.
Experimental Branch Membuka Fitur Sebelum Masuk Versi Utama
Pada 12 Agustus 2026, Unknown Worlds membuka Experimental Branch untuk Steam dan Xbox.
Mode tersebut bersifat pilihan dan memberikan akses terhadap pembaruan yang masih dikembangkan sebelum masuk ke build Early Access utama.
Experimental mempunyai risiko lebih tinggi mengalami bug atau masalah serius.
Unknown Worlds bahkan mengingatkan pemain agar tidak terlalu bergantung pada save yang digunakan di branch tersebut.
Save Experimental dan main branch disimpan secara terpisah dan tidak dapat dipindahkan satu sama lain.
Keuntungan utamanya adalah pemain dapat melihat perubahan lebih awal sekaligus memberikan laporan kepada pengembang.
Sistem seperti ini memperkuat pendekatan open development yang digunakan Unknown Worlds sejak seri pertama.
Spesifikasi PC Mulai dari GTX 1660 dan RAM 12GB
Subnautica 2 menggunakan kebutuhan perangkat yang lebih tinggi dibandingkan permainan sebelumnya.
Untuk spesifikasi minimum, pemain membutuhkan Windows 10 atau 11, prosesor setara Intel Core i5 8400 atau AMD Ryzen 5 2600, RAM 12GB serta kartu grafis setara GeForce GTX 1660 6GB atau Radeon RX 5500 XT 6GB.
Penyimpanan yang dibutuhkan sekitar 50GB dengan dukungan DirectX 12.
Spesifikasi yang direkomendasikan meningkat menuju prosesor kelas Intel Core i7 13700 atau Ryzen 7 7700X, RAM 16GB serta GeForce RTX 3070 8GB atau Radeon RX 6700 XT 8GB.
Pemain PC dengan perangkat lama perlu memperhatikan kebutuhan tersebut sebelum membeli.
Subnautica 2 juga sudah mendapatkan status Steam Deck Verified sehingga permainan dapat dijalankan pada perangkat handheld tersebut dengan dukungan yang telah diperiksa.
Pemain Baru Tidak Harus Menamatkan Dua Game Sebelumnya
Subnautica 2 merupakan kelanjutan dalam semesta yang sama, tetapi lokasinya berpindah menuju planet baru.
Cerita menggunakan tokoh serta peristiwa yang dibuat agar perjalanan baru dapat berdiri sendiri. Pemain yang belum pernah menamatkan Subnautica pertama atau Below Zero tetap dapat memahami dasar survival, eksplorasi dan misterinya.
Namun pemain lama akan lebih cepat mengenali sejumlah istilah seperti Alterra, teknologi scanner, fabricator, base building serta pola perkembangan perlengkapan.
Pengalaman sebelumnya juga membuat pemain sudah memahami satu aturan tidak tertulis dalam Subnautica, yaitu wilayah yang terlihat indah belum tentu aman.
Suara besar dari kejauhan biasanya menjadi alasan yang cukup baik untuk berhenti berenang dan mencari tahu dari jarak aman.
Menurut penulis, Subnautica 2 berhasil mempertahankan rasa penasaran yang menjadi kekuatan seri. Planet baru membuat pemain veteran kembali berada pada posisi seperti pemula karena mereka tidak mengetahui makhluk mana yang ramah dan wilayah mana yang menyimpan ancaman.
Early Access 2 Akan Memperluas Dunia Lebih Jauh
Roadmap Unknown Worlds memperlihatkan bahwa pembaruan kecil seperti Adaptive Measures dan Buddy System hanyalah bagian awal.
Pengembang sedang mempersiapkan pembaruan lebih besar yang disebut Early Access 2. Ekspansi tersebut dirancang memperluas dunia dengan bioma tambahan, makhluk baru, resources, tools, kendaraan serta bab cerita berikutnya.
Buddy System pada Agustus bahkan sudah memberikan sedikit teaser mengenai konten Early Access 2.
Sampai September 2026, Unknown Worlds belum menetapkan tanggal rilis final versi 1.0. Estimasi Early Access masih berada di kisaran dua sampai tiga tahun sejak peluncuran, sehingga jumlah isi game kemungkinan akan terus bertambah secara signifikan.
Pemain yang masuk sekarang mendapatkan akses terhadap update selama Early Access tanpa perlu membeli ulang game.
Pada saat ini, pemain sudah dapat menjelajahi planet baru bersama tiga teman, membangun base, menggunakan Tadpole, mempelajari ekosistem, menghadapi Hammerhead serta Collector Leviathan dan mencari petunjuk mengenai alasan CICADA membawa para Pioneer menuju planet tersebut. Setiap pembaruan berikutnya akan membuka bagian baru dari lautan yang sampai sekarang masih menyimpan banyak wilayah yang belum diperlihatkan.

