Attack on Titan kembali ke industri gim melalui seri ketiga yang sedang dikembangkan oleh Omega Force dan diterbitkan Koei Tecmo. Gim aksi tersebut dirancang sebagai puncak dari rangkaian adaptasi Attack on Titan yang sebelumnya menghadirkan Wings of Freedom, Attack on Titan 2, serta ekspansi Final Battle.

Attack on Titan 3 dijadwalkan meluncur pada 10 Desember 2026 untuk PlayStation 5, Nintendo Switch 2, Xbox Series X dan Series S, serta PC melalui Steam. Koei Tecmo menempatkannya sebagai permainan pemain tunggal yang mengikuti kisah dari bagian awal sampai akhir perjalanan Eren Yeager dan rekan rekannya.

Pemain tidak hanya menyaksikan kejadian melalui tokoh yang sudah dikenal. Mereka akan menciptakan seorang anggota Pasukan Pengintai dan masuk langsung ke berbagai pertempuran penting. Tokoh buatan tersebut dapat membangun hubungan, merekrut anggota regu, menjelajahi wilayah di luar tembok, serta berhadapan dengan Titan yang memiliki serangan lebih beragam.

Omega Force Membawa Seluruh Kisah Attack on Titan ke Satu Gim

Dua permainan sebelumnya hanya mencakup bagian tertentu dari cerita anime. Attack on Titan 2 mengangkat kejadian dari musim pertama dan kedua, sedangkan Final Battle memperluas permainan melalui bagian musim ketiga.

Attack on Titan 3 mengambil langkah lebih besar dengan menghadirkan perjalanan sejak awal serangan Titan sampai bagian terakhir. Pemain akan melewati masa pelatihan, perjuangan mempertahankan wilayah manusia, ekspedisi Pasukan Pengintai, konflik internal, kemunculan para Titan khusus, sampai pertempuran terakhir yang menentukan nasib dunia.

Kisah tersebut dilihat melalui seorang prajurit baru. Pilihan ini membuat pemain dapat berada di sisi Eren, Mikasa, Armin, Levi, Erwin, Reiner, Zeke, dan tokoh lain tanpa menggantikan posisi mereka dalam cerita.

Karakter Buatan Menjadi Pusat Perjalanan

Tokoh utama Attack on Titan 3 dapat disesuaikan oleh pemain. Karakter tersebut digambarkan sebagai anggota Pasukan Pengintai yang berdiri bersama para tokoh utama.

Sistem karakter buatan sebelumnya menjadi salah satu bagian penting Attack on Titan 2. Pemain dapat mengubah wajah, rambut, bentuk tubuh, suara, pakaian, dan perlengkapan. Seri ketiga memperluas gagasan itu dengan menempatkan tokoh buatan sepanjang perjalanan dari awal sampai akhir.

Kehadiran karakter buatan juga membuka cerita tambahan yang tidak terdapat dalam anime. Pemain dapat melihat percakapan sehari hari di markas, mengikuti kegiatan sebelum keberangkatan, dan memahami kepribadian anggota Pasukan Pengintai melalui hubungan langsung.

Pilihan ini membuat pemain tidak sekadar mengendalikan Eren atau Levi dalam misi tertentu. Mereka menjadi seorang prajurit yang tumbuh bersama pasukan, meningkatkan perlengkapan, dan kehilangan rekan ketika operasi berakhir buruk.

ODM Gear Kembali Menjadi Pusat Pertarungan

Ciri utama permainan Attack on Titan terletak pada penggunaan Omni Directional Mobility Gear atau ODM Gear. Peralatan tersebut memungkinkan prajurit bergerak menggunakan kabel, pengait, gas, dan dorongan berkecepatan tinggi.

Attack on Titan 3 mempertahankan pertempuran tiga dimensi tersebut sekaligus menambahkan gerakan baru. Pemain dapat mengaitkan kabel ke bangunan, pepohonan, struktur tembok, atau tubuh Titan sebelum meluncur menuju sasaran.

Pergerakan ODM Gear dibuat lebih bebas dibanding seri terdahulu. Titan juga mempunyai serangan serta perilaku baru yang dirancang untuk mengganggu jalur pemain ketika sedang mengincar tengkuk.

Menyerang Tengkuk Tetap Menjadi Cara Utama

Titan biasa tidak dapat dikalahkan hanya dengan menebas bagian tubuh secara sembarangan. Pemain perlu mengunci sasaran, mengatur jarak, menambah kecepatan, lalu menyerang tengkuk.

Kecepatan ketika mendekati target memengaruhi kekuatan serangan. Sudut yang buruk dapat membuat tebasan kehilangan tenaga, sedangkan gerakan yang terlalu dekat berisiko membawa karakter masuk ke jangkauan tangan Titan.

Pemain dapat memotong lengan atau kaki terlebih dahulu. Cara tersebut mengurangi kemampuan Titan untuk bergerak dan menangkap prajurit. Setelah tubuh target kehilangan keseimbangan, serangan menuju tengkuk dapat dilakukan dengan risiko lebih kecil.

Sistem bagian tubuh telah digunakan sejak permainan pertama dan tetap menjadi salah satu alasan pertarungan Attack on Titan terasa berbeda dari gim aksi biasa. Pemain harus memahami posisi, kecepatan, dan jalur kabel sebelum menyerang.

Titan Lebih Agresif dan Sulit Diperkirakan

Koei Tecmo tidak hanya meningkatkan jumlah Titan. Musuh dalam Attack on Titan 3 memiliki perilaku dan serangan yang lebih beragam. Mereka dapat mengubah arah, menyambar prajurit yang sedang melintas, atau memaksa pemain memutus kabel sebelum mencapai sasaran.

Perubahan ini ditujukan agar pemain berpengalaman tidak dapat memakai satu pola berulang. Titan yang bergerak lambat mungkin mudah didekati, tetapi Titan abnormal bisa berlari, melompat, atau mengubah target tanpa peringatan panjang.

Arena juga mempunyai pengaruh besar. Bangunan menyediakan titik kait yang rapat, sementara wilayah terbuka membuat pemain lebih bergantung pada pepohonan atau tubuh Titan sebagai tempat menambatkan kabel.

Casual Mode Membantu Pemain Baru

Gerakan ODM Gear membutuhkan penyesuaian karena pemain harus mengendalikan kamera, arah kabel, kecepatan, target tubuh, dan waktu serangan secara bersamaan.

Attack on Titan 3 menyediakan Casual Mode bagi pemain yang belum terbiasa dengan sistem tersebut. Mode ini dirancang untuk membuat pertarungan lebih mudah dipahami tanpa menghilangkan ciri utama pergerakan udara.

Final Battle sebelumnya juga mempunyai Control Assist yang menyederhanakan proses menyerang Titan. Kehadiran Casual Mode menunjukkan bahwa Omega Force tetap ingin memberi jalur masuk bagi pemain baru yang tertarik setelah mengikuti anime sampai selesai.

Pemain berpengalaman tetap dapat memakai pengaturan yang menuntut kendali lebih rinci. Perbedaan pilihan tersebut penting karena kesenangan utama gim ini berasal dari proses menguasai pergerakan, bukan hanya menekan tombol serangan.

Membentuk Regu Sendiri untuk Menjelajahi Luar Tembok

Attack on Titan 3 memperkenalkan Exterior Scouting Missions, mode yang membawa pemain menjelajahi wilayah luas di luar tembok. Pemain dapat merekrut anggota Pasukan Pengintai dengan kemampuan berbeda, lalu membentuk regu sesuai kebutuhan operasi.

Setiap anggota mempunyai keterampilan dan fungsi tertentu. Pemain perlu menentukan siapa yang cocok untuk menyerang Titan, mendukung pergerakan, mengumpulkan persediaan, atau menjaga anggota lain ketika keadaan mulai memburuk.

Operasi tidak hanya berisi rangkaian pertarungan. Pasukan harus membangun pangkalan persediaan, membuka wilayah, mengalahkan Titan berbahaya, dan memperluas daerah yang dapat digunakan manusia.

Persediaan Gas dan Ketajaman Pedang Harus Dijaga

ODM Gear menggunakan gas untuk menghasilkan dorongan. Pemakaian berlebihan membuat karakter kehilangan kemampuan bergerak dengan cepat.

Pedang juga mengalami kerusakan setiap kali digunakan. Tebasan yang terus dilakukan akan menurunkan ketajamannya sampai pemain harus mengganti bilah. Sistem ini memaksa pasukan membawa cukup persediaan sebelum bergerak lebih jauh.

Pangkalan persediaan menjadi bagian penting dalam ekspedisi. Pemain dapat menggunakannya untuk mengisi gas, mengganti pedang, atau mempersiapkan regu sebelum melanjutkan perjalanan.

Kegagalan mengatur perlengkapan dapat menempatkan pasukan dalam keadaan buruk. Seorang prajurit yang kehabisan gas tidak dapat menjaga jarak dari Titan, sedangkan pedang tumpul membuat serangan ke tengkuk kehilangan kekuatan.

Keputusan Melanjutkan Ekspedisi Membawa Risiko Besar

Exterior Scouting Missions memberi pemain pilihan untuk terus menjelajah atau kembali ke markas. Semakin jauh regu bergerak, semakin besar peluang menghadapi Titan berbahaya, cedera, dan kehilangan anggota.

Pemain juga perlu menjaga semangat regu. Kondisi pasukan yang menurun dapat memengaruhi kemampuan mereka melanjutkan operasi. Keputusan untuk memaksakan perjalanan demi hadiah tambahan bisa berubah menjadi kekalahan apabila persediaan sudah menipis.

Sistem tersebut menambahkan tekanan di luar pertarungan langsung. Kemenangan melawan satu kelompok Titan belum tentu berarti regu siap menghadapi wilayah berikutnya.

Komposisi Regu Menentukan Cara Bertempur

Pemain dapat menyusun regu berdasarkan kemampuan setiap anggota. Tokoh yang kuat dalam serangan dapat ditempatkan untuk menghadapi Titan besar, sedangkan anggota pendukung membantu pemulihan atau mengamankan posisi.

Beberapa karakter terkenal mempunyai kemampuan kuat yang dapat mengubah jalannya pertempuran. Pemain harus memahami kapan kemampuan tersebut digunakan agar tidak terbuang pada sasaran yang kurang penting.

Regu yang seluruh anggotanya berfokus pada serangan mungkin mampu menumbangkan Titan lebih cepat, tetapi dapat kesulitan ketika perlengkapan rusak. Susunan yang lebih seimbang memberi perlindungan lebih baik selama ekspedisi panjang.

Pembentukan pasukan memberi ruang untuk mencoba banyak kombinasi. Pemain tidak harus selalu membawa anggota terkuat karena kemampuan tertentu mungkin lebih cocok untuk tujuan operasi.

Regimental HQ Menjadi Tempat Beristirahat dan Berkembang

Di antara pertempuran, pemain kembali ke Regimental HQ. Markas menjadi tempat untuk berinteraksi dengan karakter, mengelola regu, meningkatkan perlengkapan, serta mempersiapkan keberangkatan berikutnya.

Percakapan dengan rekan membuka sisi kehidupan yang tidak selalu terlihat dalam anime. Pemain dapat menyaksikan kegiatan sederhana para prajurit sebelum mereka kembali menghadapi ancaman di luar tembok.

Hubungan yang semakin dekat dapat membantu pasukan di medan tempur. Anggota yang telah membangun ikatan dengan karakter utama pemain berpeluang memberikan dukungan lebih efektif.

Hubungan dengan Tokoh Utama Tidak Hanya Menjadi Hiasan

Eren, Mikasa, Armin, Levi, Hange, dan anggota lain tidak hanya muncul dalam adegan cerita. Mereka mempunyai keterampilan yang dapat digunakan ketika masuk dalam regu.

Pemain dapat berinteraksi dengan mereka, memahami kemampuan masing masing, kemudian menentukan susunan pasukan. Hubungan tersebut menyatukan kegiatan di markas dengan hasil ketika operasi dimulai.

Sistem serupa pernah hadir dalam Attack on Titan 2 melalui Town Life. Percakapan dan misi sampingan dapat meningkatkan kemampuan karakter serta membuka bagian cerita tambahan. Attack on Titan 3 memperluas sistem itu melalui pengelolaan regu dan ekspedisi luar tembok.

Daftar Karakter Membentang dari Awal sampai Bagian Terakhir

Daftar karakter memperlihatkan banyak tokoh dari berbagai periode. Susunan tersebut menegaskan bahwa permainan tidak berhenti pada konflik awal di dalam tembok.

Beberapa karakter yang telah ditampilkan meliputi:

  1. Eren Yeager
  2. Mikasa Ackerman
  3. Armin Arlert
  4. Levi
  5. Erwin Smith
  6. Hange Zoë
  7. Jean Kirstein
  8. Connie Springer
  9. Sasha Blouse
  10. Historia Reiss
  11. Ymir
  12. Reiner Braun
  13. Bertolt Hoover
  14. Annie Leonhart
  15. Zeke
  16. Kenny Ackerman
  17. Floch Forster
  18. Porco Galliard
  19. Pieck Finger
  20. Gabi Braun
  21. Falco Grice
  22. Yelena
  23. Onyankopon

Koei Tecmo juga mencantumkan anggota pendukung seperti Petra Ral, Oluo Bozado, Moblit Berner, Mike Zacharias, Nanaba, Gelgar, Hannes, Dot Pixis, dan Keith Shadis. Kehadiran tokoh dari beberapa generasi membuat pemain dapat membentuk regu yang tidak terbatas pada kelompok utama.

Pengisi Suara Jepang Kembali Menghidupkan Para Tokoh

Attack on Titan 3 menggunakan suara Jepang. Yuki Kaji kembali mengisi suara Eren, Yui Ishikawa sebagai Mikasa, Marina Inoue sebagai Armin, Hiroshi Kamiya sebagai Levi, Daisuke Ono sebagai Erwin, serta sejumlah pengisi suara lain dari adaptasi anime.

Teks permainan tersedia dalam bahasa Jepang, Inggris, Mandarin Tradisional, Mandarin Sederhana, Korea, Prancis, Italia, Jerman, dan Spanyol. Belum ada bahasa Indonesia dalam daftar resmi yang diumumkan sampai awal Agustus 2026.

Attack on Titan 3 Menjadi Lanjutan dari Final Battle

Attack on Titan 2: Final Battle memperkenalkan senjata dari musim ketiga anime, termasuk Thunder Spear dan Anti Personnel ODM. Pemain dapat memakai senapan untuk menghadapi manusia serta meluncurkan tombak peledak ketika melawan Titan kuat.

Ekspansi tersebut juga mempunyai Territory Recovery Mode yang meminta pemain membentuk korps, mengelola pangkalan, dan merebut wilayah. Attack on Titan 3 terlihat mengembangkan gagasan serupa melalui Exterior Scouting Missions yang lebih luas.

Perbedaannya terletak pada cakupan cerita dan generasi perangkat. Seri ketiga dibuat untuk PlayStation 5, Xbox Series, Nintendo Switch 2, dan PC tanpa versi konsol lama. Omega Force dapat membangun arena, kepadatan Titan, animasi, dan pergerakan udara berdasarkan kemampuan perangkat yang lebih baru.

Data Permainan Lama Memberikan Bonus

Pemain yang memiliki data simpan Attack on Titan 2 atau Attack on Titan 2: Final Battle akan memperoleh bonus dalam permainan terbaru.

Data tersebut harus tersimpan pada konsol yang sama dengan perangkat untuk memainkan Attack on Titan 3. Koei Tecmo belum menjelaskan bentuk bonusnya dan akan mengumumkan rincian tambahan menjelang perilisan.

MAPPA Menyiapkan Animasi Pembuka Khusus

Animasi pembuka Attack on Titan 3 diproduksi oleh MAPPA, studio yang menangani Attack on Titan: The Final Season. Arifumi Imai kembali sebagai sutradara untuk bagian pembuka tersebut.

Imai dikenal melalui pengerjaan adegan aksi dan storyboard dalam adaptasi Attack on Titan. Keterlibatannya memberi kesempatan bagi gim untuk memperoleh pembuka yang sesuai dengan kecepatan pergerakan ODM Gear.

Animasi tersebut belum tersedia ketika gim diluncurkan dan direncanakan masuk melalui pembaruan setelah perilisan. Informasi ini penting karena pemain yang membeli pada hari pertama belum langsung melihat pembuka buatan MAPPA.

Edisi Standard, SteelBook, dan Digital Deluxe

Attack on Titan 3 dijual melalui beberapa pilihan. Standard Edition berisi permainan utama, sedangkan SteelBook Launch Edition menyertakan kotak khusus, cetakan bolak balik ICONART, dan barang tambahan di dalam gim.

Digital Deluxe Edition menawarkan isi lebih banyak untuk pemain yang menginginkan barang kosmetik dan perlengkapan awal.

Isi Digital Deluxe Edition meliputi:

  1. Permainan utama
  2. Buku ilustrasi digital berbahasa Jepang
  3. Kostum kasual Eren
  4. Kostum Goth Mikasa
  5. Kostum Geek Armin
  6. Tujuh barang penyesuaian karakter
  7. Paket perlengkapan Wings of Freedom
  8. Enam bagian pedang khusus
  9. Starter Item Pack
  10. Akses awal selama 72 jam

Akses awal selama 72 jam tidak diberikan pada versi Nintendo Switch 2. Koei Tecmo juga merencanakan Upgrade Pack Digital Deluxe bagi pemilik permainan dasar yang ingin membeli isi tambahan secara terpisah.

Bonus Pembelian Awal Membawa Simbol Pasukan Pengintai

Pemain yang melakukan preorder digital memperoleh aksesori Wings of Freedom Earrings. Pembeli pada periode awal juga mendapatkan Wings of Freedom Hoodie untuk karakter buatan.

Bonus hoodie tersedia bagi pembelian digital sampai 23 Desember 2026. Untuk salinan fisik, bonus tersebut hanya berlaku pada produksi pertama selama persediaannya masih tersedia.

Attack on Titan 3 mempunyai genre aksi dan dirancang untuk satu pemain. Versi Steam hanya dijual secara digital, sedangkan pilihan fisik tersedia pada platform konsol tertentu. Spesifikasi PC resmi belum dicantumkan dalam pengumuman awal Agustus 2026.

Leave a comment