Bully menjadi salah satu permainan Rockstar Games yang sulit disamakan dengan judul lain. Alih alih mengirim pemain ke kota kriminal yang dipenuhi senjata api, game ini menempatkan seorang remaja bermasalah di sebuah sekolah asrama. Jalan raya digantikan lorong kelas, polisi digantikan pengawas sekolah, sedangkan pelanggaran yang dilakukan berkisar dari membolos sampai menyalakan petasan di dekat teman sekelas.

Versi pertama Bully dikembangkan oleh Rockstar Vancouver dan dirilis untuk PlayStation 2 pada 17 Oktober 2006 di Amerika Utara. Game tersebut memakai nama Canis Canem Edit untuk wilayah Eropa. Ungkapan Latin itu dapat diterjemahkan sebagai anjing memakan anjing, sebuah pilihan nama yang menggambarkan persaingan keras di Bullworth Academy.

Rockstar kemudian memperluas game melalui Bully: Scholarship Edition untuk Xbox 360 dan Nintendo Wii pada 2008, disusul versi PC. Bully juga dibawa ke perangkat seluler melalui Anniversary Edition pada 2016. Walau usianya sudah mendekati dua dekade, petualangan Jimmy Hopkins masih tersedia melalui sejumlah saluran resmi, termasuk Steam, Rockstar Games Launcher, perangkat seluler, dan layanan GTA+.

Jimmy Hopkins Memulai Tahun Terburuk di Bullworth Academy

Kekuatan Bully tidak hanya berasal dari latar sekolahnya. Rockstar membangun Bullworth sebagai lingkungan sosial yang mempunyai aturan, kelompok, jadwal, dan tingkatan kekuasaan. Pemain tidak langsung menjadi sosok yang disegani. Jimmy harus mengenali siapa yang menguasai setiap wilayah sebelum bisa bergerak lebih bebas.

Remaja Bermasalah yang Ditinggalkan Orang Tuanya

Jimmy Hopkins adalah remaja berusia 15 tahun yang sudah dikeluarkan dari beberapa sekolah. Ibunya kemudian menitipkan Jimmy di Bullworth Academy sebelum pergi menjalani bulan madu bersama suami barunya. Jimmy harus menjalani satu tahun ajaran di tempat yang dipenuhi murid kasar, guru aneh, pengawas galak, dan kepala sekolah yang lebih mementingkan nama baik lembaga.

Premis tersebut memberi alasan mengapa Jimmy tidak langsung percaya kepada siapa pun. Ia bukan murid teladan, tetapi juga tidak sekadar mencari korban yang lebih lemah. Sebagian besar konfliknya muncul karena ia melawan siswa yang mengganggu orang lain, membantu teman yang terdesak, atau menolak tunduk kepada kelompok yang merasa memiliki sekolah.

Jimmy ditempatkan sebagai remaja nakal yang harus menghadapi pembohong, penipu, siswa sombong, serta tenaga pengajar bermasalah. Perjalanan utamanya berkaitan dengan usaha menaiki hierarki sosial sekaligus bertahan selama satu tahun di Bullworth.

Bullworth Terasa Kecil tetapi Padat Aktivitas

Wilayah Bully jauh lebih kecil dibandingkan kota dalam Grand Theft Auto. Skala terbatas tersebut justru menjadi salah satu keunggulannya. Hampir setiap bangunan, jalan, taman, dan sudut kampus mempunyai fungsi yang berhubungan dengan aktivitas pemain.

Pada bagian awal, pergerakan Jimmy berpusat di kompleks sekolah. Pemain mengenal asrama putra, gedung utama, perpustakaan, kantin, lapangan olahraga, bengkel, dan asrama putri. Wilayah di luar pagar sekolah terbuka secara bertahap mengikuti perkembangan cerita.

Kota Bullworth menawarkan toko pakaian, tempat potong rambut, taman hiburan, restoran, bengkel sepeda, rumah penduduk, kawasan industri, dan lingkungan tempat kelompok tertentu berkumpul. Ukuran dunianya memang tidak luas, tetapi waktu perjalanan pendek membuat aktivitas terasa berdekatan dan mudah dijangkau.

Jadwal Sekolah Menjadi Sistem Permainan yang Penting

Bully mempunyai dunia terbuka, tetapi pemain tidak memperoleh kebebasan tanpa batas. Hari Jimmy diatur oleh jam sekolah. Kelas berlangsung pada waktu tertentu, guru memperhatikan siswa yang membolos, dan pengawas mulai mengejar murid yang berkeliaran setelah jam malam.

Pelajaran Berfungsi sebagai Permainan Kecil

Kelas tidak disajikan dalam bentuk adegan panjang yang hanya perlu ditonton. Setiap mata pelajaran hadir sebagai permainan kecil dengan aturan berbeda. Pemain harus menyelesaikan beberapa tingkat kesulitan agar dapat meluluskan seluruh pelajaran.

Bahasa Inggris meminta pemain menyusun kata dari beberapa huruf. Kimia menguji ketepatan menekan tombol mengikuti pola. Seni mengharuskan pemain menggambar garis sambil menghindari penghalang. Olahraga menampilkan kegiatan seperti gulat dan permainan bola, sedangkan bengkel berkaitan dengan perakitan sepeda.

Mengikuti kelas memberikan hadiah yang berguna di luar ruang belajar. Jimmy dapat memperoleh teknik bertarung, pakaian, kendaraan, kemampuan membuat barang, atau peningkatan efektivitas interaksi sosial. Pelajaran dengan demikian menjadi bagian dari perkembangan karakter, bukan kegiatan tambahan yang terpisah.

Versi Scholarship Edition menambahkan empat mata pelajaran, yaitu Biologi, Geografi, Matematika, dan Musik. Edisi tersebut menyediakan lebih dari 45 sesi pelajaran, delapan misi tambahan, karakter baru, barang baru, serta mode dua pemain pada versi tertentu.

Membolos Bisa Mengundang Kejaran Pengawas

Setiap hari sekolah mempunyai dua jadwal pelajaran. Kelas pagi dimulai pukul 09.00, sedangkan kelas siang berlangsung pukul 13.00. Setelah kegiatan sekolah selesai, pemain dapat menjalankan misi, mengikuti pekerjaan sampingan, mencari barang koleksi, atau membuat keributan sampai jam malam tiba.

Ketika Jimmy berada di luar kelas tanpa izin, status pelanggaran akan aktif. Pengawas sekolah yang melihatnya dapat mengejar dan menangkap Jimmy. Pemain masih bisa melarikan diri, bersembunyi, mengganti pakaian, atau memasuki lokasi tertentu untuk menghindari pemeriksaan.

Jam malam menambah tekanan lain. Siswa yang masih berkeliaran akan menjadi sasaran pengawas di dalam kampus dan aparat di kawasan kota. Jimmy juga tidak dapat terus beraktivitas sepanjang malam. Apabila terlalu lama tidak tidur, ia akhirnya pingsan dan kehilangan sebagian barang.

Aturan sekolah yang ketat menghasilkan sejumlah pertimbangan menarik:

  1. Menjalankan misi atau menghadiri pelajaran
  2. Menghindari pengawas saat status pelanggaran meningkat
  3. Menentukan waktu terbaik untuk kembali ke asrama
  4. Menyelesaikan pekerjaan sebelum malam terlalu larut
  5. Mencari tempat aman ketika pengejaran berlangsung
  6. Mengatur rute agar tidak terlambat masuk kelas

Sistem waktu membuat Bullworth terasa seperti sekolah yang benar benar beroperasi. Murid bergerak dari satu gedung menuju gedung lain, kelas dimulai sesuai jadwal, dan keamanan menjadi lebih ketat ketika malam datang.

Pertarungan Sekolah Tidak Bergantung pada Senjata Api

Bully mempertahankan gaya permainan aksi orang ketiga khas Rockstar, tetapi menyesuaikannya dengan lingkungan remaja. Jimmy tidak membawa pistol atau senapan. Senjatanya terdiri dari tinju, ketapel, petasan, telur, kelereng, dan berbagai benda yang lazim ditemukan dalam kisah kenakalan sekolah.

Jimmy Bisa Mempelajari Teknik Bertarung Baru

Sistem perkelahian menjadi salah satu bagian yang masih terasa menyenangkan. Jimmy dapat memukul, menahan lawan, menghindar, melakukan serangan berat, dan memakai gerakan khusus. Kontrolnya tidak terlalu rumit, tetapi variasi lawan menuntut pemain menyesuaikan jarak dan waktu serangan.

Beberapa teknik baru diperoleh dengan membantu seorang tunawisma yang tinggal di belakang sekolah. Setiap radio transistor yang diberikan membuka pelajaran bertarung tambahan. Jimmy secara bertahap memperoleh pukulan, tendangan, bantingan, dan kombinasi yang membuatnya lebih kuat menghadapi kelompok besar.

Kekalahan dalam Bully tidak berakhir dengan kematian. Siswa yang tumbang biasanya hanya terkapar atau dibawa pergi. Pendekatan tersebut menjaga perkelahian tetap sesuai dengan suasana sekolah meskipun aksi yang ditampilkan cukup kasar.

Barang Iseng Bisa Mengubah Arah Pengejaran

Barang yang dibawa Jimmy tidak selalu digunakan untuk melukai lawan. Kelereng dapat ditebarkan di lantai agar pengejar terpeleset. Bubuk gatal membuat target sibuk menggaruk tubuhnya, sedangkan bom bau memaksa orang menjauh dari sebuah ruangan.

Ketapel menjadi salah satu alat jarak jauh paling berguna. Pemain dapat menembak sasaran, memecahkan benda, atau mengganggu lawan dari posisi aman. Petasan memberikan tekanan lebih besar, tetapi suara ledakannya mudah menarik perhatian pengawas.

Selain berjalan kaki, Jimmy dapat memakai skateboard, sepeda, skuter, dan gokar. Kendaraan tersebut membuat perjalanan ke kota lebih cepat. Sepeda juga memiliki perlombaan tersendiri, sedangkan skateboard dapat dikeluarkan hampir kapan saja selama permukaan memungkinkan.

Kelompok Siswa Menguasai Bagian Berbeda di Sekolah

Bullworth tidak dihuni oleh siswa yang mempunyai sifat seragam. Setiap kelompok membawa gaya berpakaian, wilayah, kebiasaan, dan pemimpin sendiri. Reputasi Jimmy terhadap kelompok tersebut berubah mengikuti perkembangan cerita.

Enam Kelompok Membentuk Hierarki Sosial

Game memperkenalkan Bullies, Nerds, Preppies, Greasers, Jocks, dan Townies sebagai kelompok utama. Di luar mereka, terdapat pula siswa biasa yang tidak bergabung dengan kelompok tertentu.

Bullies mengandalkan kekuatan dan kerap mengganggu siswa kecil. Nerds lebih lemah dalam pertarungan langsung, tetapi memakai kecerdasan, perlengkapan buatan sendiri, dan markas yang dipenuhi teknologi. Preppies berasal dari keluarga kaya serta menyukai tinju, pakaian mahal, dan gaya bicara merendahkan.

Greasers tampil dengan jaket kulit, rambut licin, dan ketertarikan terhadap kendaraan. Jocks menguasai lapangan olahraga serta merasa menjadi kelompok terkuat di sekolah. Townies tinggal di luar akademi dan menyimpan kebencian kepada murid Bullworth.

Pembagian tersebut membuat setiap wilayah mempunyai identitas. Perpustakaan identik dengan Nerds, gedung olahraga dikuasai Jocks, sedangkan kawasan kaya menjadi tempat Preppies berkumpul. Pemain dapat mengetahui kelompok yang mendominasi hanya dengan melihat pakaian dan bentuk lingkungannya.

Reputasi Menentukan Sikap Siswa terhadap Jimmy

Saat hubungan dengan sebuah kelompok memburuk, anggotanya akan mengejek, mendorong, atau menyerang Jimmy ketika bertemu. Setelah pemimpin mereka dikalahkan atau dibantu, sikap kelompok dapat berubah. Mereka mungkin menyapa Jimmy, berhenti menyerang, atau bersedia membantu dalam perkelahian.

Sistem reputasi ini membuat perkembangan cerita terlihat langsung di dunia permainan. Kemenangan bukan hanya ditunjukkan melalui adegan, tetapi melalui perubahan sikap puluhan siswa di lorong sekolah.

Namun, posisi Jimmy tidak pernah sepenuhnya aman. Persahabatan antarkelompok mudah berubah akibat pengkhianatan, kesalahpahaman, dan rencana tokoh yang ingin menguasai Bullworth. Pemain terus berpindah dari satu konflik menuju konflik lain, sekaligus menyadari bahwa menjadi populer tidak selalu membuat kehidupan lebih tenang.

Kisah Sekolah Dipenuhi Komedi dan Sindiran Tajam

Rockstar memakai Bullworth untuk menertawakan banyak hal, mulai dari siswa kaya yang merasa lebih tinggi, atlet yang hanya mengandalkan otot, sampai tenaga pengajar yang tidak pantas menjadi teladan. Percakapannya sering berlebihan, tetapi karakter yang ditemui tetap terasa mempunyai kebiasaan sendiri.

Gary Smith Menjadi Pemicu Kekacauan

Pada awal permainan, Jimmy bertemu Gary Smith dan Pete Kowalski. Pete cenderung pendiam serta sering menjadi sasaran ejekan, sedangkan Gary tampil percaya diri, manipulatif, dan senang menciptakan konflik.

Gary memahami kelemahan setiap kelompok. Ia menggunakan informasi tersebut untuk mengadu siswa dan membuat Jimmy terlihat sebagai penyebab kerusuhan. Hubungan mereka memberi arah pada cerita karena Jimmy tidak hanya berusaha menjadi kuat, tetapi juga harus membersihkan kekacauan yang muncul akibat manipulasi Gary.

Kepala sekolah Dr. Crabblesnitch juga mempunyai peran penting. Ia ingin mempertahankan citra Bullworth sebagai lembaga terhormat, tetapi kerap gagal melihat persoalan yang terjadi tepat di hadapannya. Sikapnya menggambarkan lembaga yang lebih sibuk melindungi nama sendiri daripada memahami murid.

Judul Bully Sempat Mengundang Kontroversi

Sebelum dirilis, Bully mendapat penolakan dari sejumlah politikus dan kelompok pemerhati kekerasan. Kritik muncul ketika masyarakat belum melihat isi permainan secara lengkap. Judulnya dianggap mendorong pemain menjadi pelaku perundungan.

Isi game ternyata tidak sesederhana anggapan tersebut. Jimmy memang terlibat perkelahian dan kenakalan, tetapi banyak misi menempatkannya sebagai pelindung siswa lemah. Game juga tidak menampilkan pembunuhan atau senjata api. Hukuman diberikan ketika Jimmy menyerang siswa kecil, melanggar aturan, atau membuat kekacauan di depan pengawas.

Kontroversi tersebut membuat Bully sempat dinilai hanya sebagai versi Grand Theft Auto di sekolah. Setelah dimainkan, perbedaannya terlihat jelas. Struktur kelas, aturan jam malam, hubungan antarsiswa, dan ukuran dunia yang padat menciptakan gaya tersendiri.

Scholarship Edition Menjadi Versi Paling Lengkap di PC

Bully: Scholarship Edition memperbarui permainan asli dengan grafis yang lebih tajam, pencahayaan berbeda, materi tambahan, serta aktivitas baru. Edisi ini pertama kali hadir di Xbox 360 dan Wii, lalu dirilis untuk Windows pada 21 Oktober 2008.

Misi dan Pelajaran Tambahan Memperpanjang Tahun Sekolah

Scholarship Edition memuat lebih dari 80 misi dan berbagai kegiatan tambahan. Beberapa misi baru berhubungan dengan perayaan musim dingin, karakter sampingan, serta pelajaran yang sebelumnya tidak tersedia di versi PlayStation 2.

Tambahan konten tidak mengubah garis besar petualangan Jimmy, tetapi membuat kegiatan sekolah lebih beragam. Pemain memiliki lebih banyak alasan untuk kembali masuk kelas dan menjelajahi wilayah yang sudah dikenal.

Mode dua pemain juga tersedia dalam bentuk kompetisi permainan kecil pada Xbox 360 dan Wii. Pemain dapat berhadapan dalam sejumlah kegiatan kelas untuk memperoleh skor tertinggi. Mode tersebut bukan multiplayer dunia terbuka, sehingga seluruh petualangan utama tetap berfokus pada pemain tunggal.

Versi PC Masih Memerlukan Perhatian Teknis

Spesifikasi PC Bully tergolong ringan untuk ukuran komputer sekarang. Game hanya membutuhkan prosesor kelas lama, RAM 1 GB, kartu grafis DirectX 9, dan ruang kosong sekitar 4,7 GB.

Usia game dapat menimbulkan persoalan pada perangkat modern. Rockstar masih menyediakan patch resmi versi 1.200 untuk menangani sejumlah kesalahan pada edisi PC. Terdapat pula langkah penanganan yang bisa dilakukan ketika permainan berjalan lambat atau mengalami crash.

Penggunaan pengendali biasanya memberikan pengalaman lebih nyaman karena tata letak permainan berasal dari konsol. Papan ketik dan mouse tetap didukung, tetapi beberapa kegiatan kelas dan pergerakan kendaraan lebih mudah dilakukan memakai controller.

Anniversary Edition Membawa Bullworth ke Ponsel

Bully: Anniversary Edition dirilis untuk iOS dan Android pada Desember 2016. Edisi ini memuat isi dari permainan asli beserta kelas, misi, karakter, dan materi tambahan Scholarship Edition.

Kontrol Sentuh Disusun untuk Layar Ponsel

Rockstar menyesuaikan tombol agar kegiatan seperti berlari, bertarung, mengendarai sepeda, dan mengikuti kelas dapat dilakukan melalui layar sentuh. Dukungan pengendali fisik juga disediakan bagi pemain yang menginginkan kontrol seperti versi konsol.

Anniversary Edition memakai resolusi lebih tinggi, pencahayaan yang diperbarui, tekstur lebih tajam, dan model karakter yang ditingkatkan. Fitur getaran tersedia pada perangkat tertentu, sementara sistem penyimpanan memungkinkan pemain melanjutkan permainan melalui perangkat yang kompatibel.

Versi seluler kini menyediakan uji coba selama 30 menit. Setelah waktu tersebut berakhir, pemain dapat membeli permainan penuh atau mengaksesnya selama mempunyai keanggotaan GTA+ yang aktif.

Musik Shawn Lee Membuat Setiap Kelompok Terasa Berbeda

Musik Bully tidak memakai kumpulan lagu berlisensi seperti seri Grand Theft Auto. Rockstar mempercayakan komposisi orisinal kepada Shawn Lee, seorang musisi yang mampu berpindah dari funk, rock, jazz, sampai bunyi elektronik.

Musik Berubah Mengikuti Keadaan Jimmy

Setiap kelompok mempunyai tema yang sesuai dengan kepribadiannya. Musik Greasers membawa nuansa rock lama, Preppies terdengar lebih angkuh, sedangkan Nerds memiliki bunyi yang lebih eksentrik. Ketika perkelahian dimulai, lapisan instrumen bertambah mengikuti intensitas aksi.

Album soundtrack resmi memuat 26 lagu dengan durasi hampir satu jam. Tema utamanya memakai garis bas sederhana yang langsung mudah dikenali. Komposisi tersebut terdengar nakal, sedikit misterius, dan sesuai dengan suasana sekolah tua yang penuh masalah.

Musik juga membantu menutupi keterbatasan visual game yang sudah berumur. Ketika Jimmy berjalan melewati halaman sekolah atau bersepeda menuju kota, perubahan lagu membuat setiap kawasan terasa memiliki suasana sendiri.

Bully Masih Menawarkan Dunia Sekolah yang Jarang Ditiru

Banyak game berlatar sekolah hanya memakai kelas sebagai tempat percakapan atau latar kejadian. Bully menjadikan sekolah sebagai sistem yang benar benar mengatur pemain. Jadwal, pelanggaran, pengawas, seragam, kelompok siswa, pelajaran, dan kegiatan ekstrakurikuler saling terhubung.

Bully: Scholarship Edition masih tersedia untuk PC, sedangkan Rockstar Games Store memasukkannya dalam koleksi Rockstar Games Launcher. Versi Xbox 360 juga dapat dimainkan melalui kompatibilitas mundur di Xbox One serta Xbox Series X dan Series S.

Pemain yang mencari isi terbanyak dapat memilih Scholarship Edition atau Anniversary Edition. Versi PlayStation 2 menawarkan tampilan asli dan memiliki nilai sejarah kuat, tetapi tidak memuat kelas serta misi tambahan. Scholarship Edition mempunyai pelajaran, pakaian, misi, dan permainan kecil dua pemain yang tidak tersedia dalam edisi peluncuran.

Bully: Scholarship Edition masih mempertahankan penilaian positif dari ribuan pemain PC. Angka tersebut memperlihatkan bahwa kehidupan Jimmy Hopkins di Bullworth Academy terus menarik pemain baru, meskipun tampilan dan teknologinya berasal dari generasi PlayStation 2.

Leave a comment

ThemeREX © 2026. All rights reserved.

Platform

Additional Links

Follow Us