Ready or Not menjadi salah satu tactical FPS paling menonjol karena tidak memperlakukan baku tembak sebagai hiburan cepat. Gim buatan VOID Interactive ini menempatkan pemain sebagai komandan LSPD SWAT di kota fiktif Los Sueños, sebuah wilayah yang dipenuhi kejahatan terorganisir, penyanderaan, perdagangan ilegal, narkoba, senjata, ekstremisme, dan kasus kriminal berat.
Berbeda dari shooter yang memberi hadiah besar kepada pemain agresif, Ready or Not justru menghukum keputusan gegabah. Satu pintu yang dibuka tanpa pemeriksaan bisa berakhir dengan jebakan. Satu tembakan salah dapat mengenai warga sipil. Satu anggota tim yang masuk terlalu cepat bisa tumbang sebelum sempat memberi laporan.
Kekuatan Ready or Not berada pada ketegangan sebelum peluru pertama ditembakkan. Pemain harus melihat denah, memilih peralatan, mengatur anggota tim, memeriksa pintu, memakai kaca pengintai, melempar flashbang, lalu masuk dengan urutan yang tepat. Setiap misi terasa seperti operasi berisiko tinggi, bukan arena tembak biasa.
Los Sueños Menjadi Kota yang Dipenuhi Kekacauan
Ready or Not mengambil tempat di Los Sueños, kota fiktif yang digambarkan berada dalam keadaan kacau. Pemerintah kota melemah, kekerasan meningkat, dan unit SWAT harus masuk ke lokasi yang tidak dapat ditangani patroli biasa.
Setiap misi membawa pemain ke tempat berbeda, mulai dari rumah kecil, pom bensin, apartemen, hotel, pelabuhan, klub, rumah sakit, kampus, markas kriminal, sampai lokasi yang berkaitan dengan terorisme. Variasi tempat membuat pemain tidak bisa memakai satu pola untuk semua operasi.
Setiap Lokasi Memiliki Ancaman Berbeda
Peta di Ready or Not tidak hanya menjadi latar. Susunan ruangan, lebar lorong, pintu ganda, jendela, tangga, kamera, dan lokasi warga sipil menentukan cara tim bergerak.
Rumah kecil dapat terasa sangat berbahaya karena jarak pandang pendek dan banyak pintu berdekatan. Hotel memberi ancaman dari lorong panjang. Pelabuhan menghadirkan area luas dengan banyak sudut gelap. Bangunan apartemen membuat tim harus memeriksa lantai demi lantai sambil menjaga belakang.
Beberapa ancaman yang sering muncul dalam operasi antara lain:
- Tersangka bersenjata yang bersembunyi di balik pintu
- Warga sipil yang panik dan tidak langsung mematuhi perintah
- Jebakan pintu yang dapat meledak
- Sandera yang berada dekat tersangka
- Pelaku yang pura pura menyerah
- Musuh yang mengambil senjata setelah terjatuh
- Ruangan gelap dengan jarak pandang sangat terbatas
- Ancaman bahan peledak atau gas pada misi tertentu
Pemain harus masuk dengan pemahaman bahwa ruangan kosong belum tentu aman. Area yang sudah dilewati juga perlu dijaga karena musuh dapat bergerak dan muncul dari arah lain.
Briefing Menjadi Petunjuk Penting Sebelum Masuk
Sebelum operasi dimulai, pemain dapat memeriksa informasi misi. Briefing memberi gambaran tentang lokasi, jenis ancaman, jumlah korban, dugaan senjata, dan tujuan utama.
Informasi tersebut tidak selalu memberi kepastian penuh. Ready or Not tetap menyimpan kejutan di lapangan. Namun, briefing membantu pemain menentukan perlengkapan awal.
Misi dengan banyak warga sipil lebih cocok memakai senjata non lethal. Lokasi yang luas membutuhkan optik lebih jelas. Tempat yang gelap memerlukan senter, night vision, atau laser. Misi dengan pintu berbahaya membutuhkan mirror gun dan wedge agar tim tidak masuk secara sembarangan.
Pemain Berperan sebagai Komandan SWAT
Dalam mode single player, pemain tidak bergerak sendirian. Ia memimpin tim SWAT yang dibagi menjadi beberapa anggota. Mereka dapat diberi perintah untuk membuka pintu, melempar granat, memasuki ruangan, menahan posisi, menangkap tersangka, atau mengamankan barang bukti.
Peran komandan membuat Ready or Not terasa seperti permainan taktik. Menembak memang penting, tetapi kemampuan mengatur orang sering lebih menentukan hasil akhir.
Red Team dan Blue Team Membuka Banyak Susunan Gerak
Anggota SWAT dapat dibagi menjadi dua tim kecil. Red Team dan Blue Team bisa diberi perintah berbeda pada pintu atau lokasi yang sama.
Pemain dapat meminta satu tim menjaga pintu depan, sementara tim lain memeriksa pintu belakang. Dalam ruangan besar, satu tim bisa masuk dengan flashbang, sedangkan tim lain bergerak dari sisi berbeda.
Pembagian ini membantu saat menghadapi area yang memiliki banyak jalur. Jika seluruh anggota bergerak dari satu pintu, musuh bisa menembak mereka dari samping. Dengan dua tim, pemain dapat menekan ruangan dari beberapa arah.
Command Menu Menjadi Jantung Permainan
Ready or Not memakai command menu untuk memberi perintah. Pemain dapat melihat pintu, warga sipil, tersangka, atau lokasi tertentu, lalu memilih tindakan yang sesuai.
Perintah yang sering digunakan antara lain:
- Stack up untuk menyusun anggota di depan pintu
- Mirror untuk memeriksa bagian dalam ruangan
- Open and clear untuk membuka pintu lalu membersihkan ruangan
- Breach untuk mendobrak pintu dengan alat tertentu
- Flashbang and clear untuk masuk setelah granat kilat dilempar
- Gas and clear untuk memakai CS gas sebelum menyerbu
- Restrain untuk memborgol tersangka atau warga sipil
- Move to untuk memindahkan tim ke titik tertentu
- Fall in agar anggota kembali mengikuti pemain
- Cover untuk menjaga arah tertentu
Perintah harus diberikan pada waktu yang tepat. Memaksa tim masuk tanpa informasi sering menghasilkan korban. Terlalu lama menunggu juga dapat membuat tersangka berpindah atau membahayakan sandera.
Rules of Engagement Menjadi Pembeda Besar
Ready or Not tidak memberi kebebasan menembak semua orang yang terlihat mencurigakan. Pemain harus mengikuti rules of engagement. Tersangka perlu diberi perintah menyerah jika masih ada kesempatan. Warga sipil harus diamankan. Barang bukti wajib dikumpulkan. Penggunaan kekuatan mematikan harus punya alasan kuat.
Sistem ini membuat pemain berpikir sebelum menarik pelatuk. Melihat seseorang membawa senjata tidak selalu berarti pemain boleh langsung menembak tanpa memperhatikan gerakannya. Namun, terlalu lambat bereaksi juga dapat membuat tim terluka.
Nilai Misi Bergantung pada Cara Tim Bertindak
Setiap operasi dinilai berdasarkan berbagai tindakan. Pemain mendapat skor dari menangkap tersangka hidup hidup, mengamankan warga sipil, melaporkan korban, mengambil barang bukti, dan menyelesaikan tujuan misi.
Skor dapat turun jika pemain menembak tanpa alasan, melukai warga sipil, gagal mengamankan senjata, atau kehilangan anggota tim.
Hal yang perlu diperhatikan untuk mendapat nilai tinggi meliputi:
- Menggunakan perintah verbal sebelum menembak
- Memakai alat non lethal ketika memungkinkan
- Memborgol semua warga dan tersangka yang menyerah
- Mengamankan senjata yang dijatuhkan
- Melaporkan korban kepada TOC
- Menghindari tembakan ke rekan sendiri
- Menjaga anggota tim tetap hidup
- Tidak memakai kekuatan berlebihan
Mendapat nilai tinggi jauh lebih sulit daripada sekadar menyelesaikan misi. Pemain harus menahan diri, membaca situasi, dan memastikan setiap tindakan dapat dipertanggungjawabkan.
Non Lethal Bukan Selalu Lebih Mudah
Senjata non lethal seperti beanbag shotgun, pepperball, taser, CS gas, dan flashbang memberi kesempatan menangkap tersangka hidup hidup. Namun, alat ini memiliki risiko sendiri.
Tersangka yang terkena gas belum tentu langsung menyerah. Pepperball membutuhkan beberapa tembakan. Taser hanya efektif pada jarak tertentu. Beanbag dapat gagal menghentikan musuh jika tembakan tidak tepat.
Menggunakan non lethal berarti tim harus lebih dekat dengan ancaman. Jika tersangka memakai senapan atau berdiri dekat sandera, keputusan memakai alat tidak mematikan harus dihitung dengan sangat hati hati.
Peralatan Menentukan Cara Menyelesaikan Misi

Loadout menjadi bagian penting sebelum masuk operasi. Pemain dapat memilih senjata utama, senjata samping, armor, helm, granat, alat dobrak, alat pengintai, dan perlengkapan tambahan.
Tidak ada satu susunan yang selalu cocok untuk semua misi. Pemain harus menyesuaikan peralatan dengan lokasi dan ancaman yang mungkin muncul.
Senjata Api Harus Dipilih Sesuai Jarak Tempur
Pistol, SMG, shotgun, rifle, dan battle rifle memiliki kegunaan berbeda. Senjata pendek nyaman di ruangan kecil. Rifle lebih kuat dan stabil untuk jarak menengah. Shotgun sangat berbahaya di jarak dekat, tetapi butuh pengendalian karena sebaran tembakannya dapat mengancam warga sipil.
Optik juga berpengaruh. Red dot membantu reaksi cepat. Magnifier berguna pada area lebih terbuka. Senter membantu ruangan gelap, sedangkan laser membantu bidikan cepat tanpa harus selalu membidik penuh.
Pembaruan Boiling Point menambah beberapa senjata serta sistem multi rail attachment. Pemain bisa memakai lebih dari satu aksesori rel, seperti senter dan laser, sehingga peralatan terasa lebih fleksibel.
Granat Taktis Membuka Jalan Masuk
Granat di Ready or Not bukan sekadar benda peledak. Flashbang, stinger, CS gas, dan 9 bang memiliki kegunaan sendiri.
Flashbang membutakan dan mengacaukan lawan. Stinger memberi efek kejut melalui bola karet. CS gas membuat area sulit ditempati dan dapat memaksa tersangka menyerah. 9 bang memberikan ledakan kilat beruntun untuk menguasai ruangan yang sangat berbahaya.
Penggunaan granat perlu memperhatikan posisi warga sipil dan rekan. Melempar alat ke ruangan tanpa pemeriksaan bisa melukai orang yang seharusnya diselamatkan.
Mirror Gun Membantu Mencegah Kematian Mendadak
Mirror gun atau optiwand digunakan untuk melihat bagian bawah pintu. Alat ini sangat penting karena banyak ancaman tersembunyi tepat di balik pintu.
Dengan mirror gun, pemain dapat melihat jumlah orang, posisi tersangka, sandera, jebakan, dan arah ruangan. Informasi tersebut membantu menentukan apakah tim perlu memakai flashbang, gas, atau membuka pintu secara perlahan.
Pemain yang jarang memakai mirror gun biasanya lebih sering terkena serangan mendadak. Ready or Not memang dirancang agar kecerobohan kecil terasa mahal.
Commander Mode Memberi Beban Tambahan
Commander Mode membuat pemain tidak hanya memikirkan satu operasi. Kondisi mental dan fisik anggota SWAT juga menjadi bagian dari perjalanan. Anggota yang terlalu sering menghadapi kejadian buruk dapat mengalami tekanan dan performanya menurun.
Jika dibiarkan, anggota dapat gagal bertugas atau meninggalkan unit. Pemain harus menjaga tim, memilih anggota dengan hati hati, dan mengistirahatkan mereka jika diperlukan.
Kematian Anggota Tim Tidak Terasa Ringan
Dalam banyak shooter, rekan AI hanya menjadi alat bantu. Di Ready or Not, kehilangan anggota tim dapat memengaruhi perjalanan pemain, terutama dalam Commander Mode.
Setiap operasi yang berjalan buruk membuat dampak kepada anggota yang selamat. Mereka membawa tekanan dari korban sipil, rekan yang gugur, dan kegagalan misi.
Hal ini membuat pemain lebih berhati hati. Memenangkan operasi dengan cara asal bukan hasil yang ideal jika seluruh tim pulang dalam kondisi hancur.
Pemilihan Anggota Bisa Mengubah Pendekatan
Setiap anggota memiliki kemampuan dan sifat tertentu. Pemain dapat menata susunan tim berdasarkan kebutuhan. Ada anggota yang cocok untuk misi dengan banyak ancaman bersenjata, ada pula yang lebih baik dalam operasi yang membutuhkan pengendalian warga sipil.
Susunan tim ideal biasanya mempertimbangkan:
- Kesehatan mental anggota
- Riwayat operasi sebelumnya
- Keahlian yang mendukung misi
- Jenis senjata yang dibawa
- Peran dalam tim Red atau Blue
- Risiko lokasi yang akan dimasuki
Commander Mode membuat Ready or Not terasa lebih berat karena setiap keputusan lapangan membawa akibat setelah misi selesai.
Mode Kooperatif Menjadi Daya Tarik Utama

Ready or Not mendukung kooperatif sampai lima pemain. Dalam mode ini, setiap pemain mengambil peran sebagai anggota SWAT, bukan mengandalkan AI.
Koordinasi menjadi jauh lebih penting. Satu pemain yang masuk terlalu cepat dapat merusak seluruh operasi. Sebaliknya, tim yang berbicara rapi dapat membersihkan ruangan dengan sangat memuaskan.
Komunikasi Menentukan Keberhasilan Tim
Dalam co op, pemain perlu menyebut arah, pintu, ancaman, sandera, dan peralatan yang akan dipakai. Kalimat pendek jauh lebih berguna daripada teriakan panjang.
Contoh komunikasi yang membantu:
- Kiri bersih
- Ada tersangka kanan
- Pintu terjebak
- Flash masuk
- Sandera dekat meja
- Senjata jatuh belum diamankan
- Saya borgol warga
- Tim tahan posisi
Komunikasi sederhana seperti itu membantu pemain lain memahami keadaan tanpa harus melihat langsung.
Crossplay Membuka Tim dari Banyak Platform
Ready or Not kini mendukung crossplay antara Steam, Epic Games Store, Xbox Series X|S, dan PlayStation 5. Pemain dapat membentuk skuad lintas platform selama pengaturan crossplay aktif.
PC tetap memiliki akses mod, tetapi ada batasan ketika bermain bersama konsol. Jika host PC memakai mod, pemain konsol tidak bisa bergabung. Karena itu, tim lintas platform perlu memakai versi permainan yang bersih jika ingin bermain bersama.
Crossplay membuat komunitas Ready or Not lebih mudah berkumpul. Pemain tidak harus berada pada platform yang sama untuk menjalankan operasi sebagai satu skuad.
Los Sueños Stories Memperluas Isi Gratis
Pembaruan Los Sueños Stories hadir bersamaan dengan rilis konsol pada 15 Juli 2025. Update ini menambahkan konten gratis serta banyak perubahan penting untuk pemain lama dan baru.
Isi utamanya mencakup misi tambahan, senjata baru, Training Mode yang diperbarui, difficulty selector, perbaikan audio, animasi, sistem AI, dan berbagai pembenahan teknis.
Dua Misi Baru Membawa Cerita Kota Lebih Luas
Los Sueños Stories menambah dua misi yang memperlihatkan sisi lain kota. Ready or Not tidak memakai cerita linear seperti gim aksi biasa. Kisahnya dibangun dari tiap operasi, briefing, barang bukti, percakapan, dan keadaan lokasi.
Setiap misi menggambarkan masalah berbeda di Los Sueños. Pemain melihat bagaimana kejahatan kota saling berhubungan, dari kriminal kecil sampai jaringan besar yang menyentuh banyak lapisan masyarakat.
Difficulty Selector Membantu Pemain Baru
Ready or Not dikenal keras. Difficulty selector memberi ruang bagi pemain untuk memilih tekanan sesuai kemampuan. Pemain baru dapat mempelajari perintah, peralatan, dan pola musuh tanpa langsung dihukum terlalu berat.
Pemain lama tetap dapat memilih tingkat lebih sulit untuk merasakan operasi yang lebih menuntut. Perbedaan tingkat tidak hanya soal jumlah musuh, tetapi juga bagaimana musuh bereaksi, menyerah, menyerang, atau bertahan.
Boiling Point Membawa Ketegangan Baru pada 2026
Boiling Point menjadi DLC ketiga Ready or Not dan dirilis bersama pembaruan v1.4 pada Maret 2026. Update ini membawa lebih dari 200 perbaikan, tiga senjata baru, 9 bang grenade, attachment tambahan, multi rail attachment system, kosmetik, serta peningkatan kualitas permainan.
DLC Boiling Point menghadirkan tiga misi baru, yaitu No Good Deed, All Gods Burn, dan A New America. Tema besarnya berhubungan dengan serangan subversif yang membuat kepercayaan warga terhadap pemerintahan Los Sueños semakin runtuh.
Musuh Baru Memaksa Pemain Lebih Waspada
Boiling Point menambahkan tipe suspect CQB pada misi terkait. Lawan seperti ini lebih berbahaya di ruang dekat karena dapat memanfaatkan sudut sempit dan reaksi cepat.
Beberapa level juga menghadirkan ancaman gas mematikan dari lingkungan. Pemain harus memperhatikan perlengkapan, masker, dan jalur masuk sebelum bergerak.
Misi Boiling Point memperkuat identitas Ready or Not sebagai permainan yang menuntut adaptasi. Pemain tidak cukup menghafal cara lama. Setiap pembaruan membawa kondisi yang memaksa tim meninjau ulang kebiasaan mereka.
Pembaruan Kualitas Hidup Membuat Operasi Lebih Lancar
Selain konten baru, Boiling Point memperbaiki banyak hal. Host multiplayer mendekati penuh mendapat peningkatan performa. VOIP dibuat lebih andal. Free lean terasa lebih halus, terutama pada gamepad. Quickplay juga lebih nyaman karena pemain dapat masuk langsung ke misi dari menu utama dan mengubah loadout dalam kondisi tertentu.
Perubahan seperti ini penting karena Ready or Not bergantung pada presisi. Jika komunikasi putus, hit registration bermasalah, atau menu lambat, operasi bisa gagal bukan karena keputusan pemain, tetapi karena hambatan teknis.
Tema Dewasa Membuat Ready or Not Terasa Berat
Ready or Not tidak cocok untuk semua pemain. Gim ini menampilkan kasus kriminal berat, kekerasan, penyanderaan, terorisme, perdagangan ilegal, dan situasi yang dapat terasa sangat tidak nyaman.
VOID Interactive secara jelas menempatkan permainan ini untuk audiens dewasa. Tujuannya bukan memuliakan kejahatan, tetapi menghadirkan gambaran keras tentang pekerjaan unit taktis dalam keadaan ekstrem.
Setiap Operasi Punya Rasa Tidak Nyaman
Banyak misi tidak membuat pemain merasa seperti pahlawan aksi. Pemain sering masuk ke lokasi yang sudah rusak oleh kekerasan, ketakutan, dan kejahatan.
Warga sipil bisa menangis, menolak perintah, atau berdiri di tempat berbahaya. Tersangka bisa menyerah, lalu mencoba mengambil senjata lagi. Ruangan dapat berisi bukti yang memberi gambaran buruk tentang kejadian sebelum tim datang.
Hal ini membuat kemenangan terasa berbeda. Menyelesaikan misi bukan berarti semua baik baik saja. Tim hanya berhasil menghentikan keadaan agar tidak semakin buruk.
Ketegangan Datang dari Tanggung Jawab
Ready or Not membuat pemain merasa membawa tanggung jawab. Peluru yang ditembakkan harus punya alasan. Pintu yang dibuka harus dipikirkan. Warga yang selamat perlu diamankan. Anggota tim harus pulang hidup.
Perasaan ini jarang muncul dalam shooter yang hanya menilai jumlah kill. Di Ready or Not, hasil terbaik sering datang ketika pemain menembak lebih sedikit, bergerak lebih rapi, dan menangkap tersangka hidup hidup.
Spesifikasi PC dan Ketersediaan Platform
Ready or Not tersedia di PC melalui Steam dan Epic Games Store, serta di PlayStation 5 dan Xbox Series X|S. Versi PC membutuhkan Windows 10 atau Windows 11, prosesor setingkat Intel Core i5 4430 atau AMD FX 6300, RAM 8 GB, kartu grafis GTX 960 2 GB atau Radeon R7 370 2 GB, DirectX 11, dan ruang penyimpanan sekitar 60 GB pada halaman Steam.
Rekomendasi PC memakai prosesor AMD Ryzen 5 1600 atau Intel Core i5 7600K, RAM 8 GB, dan GTX 1060 6 GB atau lebih baik. Pemain yang ingin memakai resolusi lebih tinggi, mod, atau frame rate stabil tentu membutuhkan perangkat lebih kuat.
Edisi Digital Deluxe Berisi Tiga DLC Awal
Digital Deluxe Edition mencakup permainan dasar dan tiga DLC utama, yaitu Home Invasion, Dark Waters, dan Boiling Point. Home Invasion membawa tiga misi setelah badai besar. Dark Waters menghadirkan operasi di lepas pantai Los Sueños. Boiling Point memperluas konflik kota melalui serangan besar yang mengguncang pemerintahan.
Setiap DLC menambah misi, senjata, kosmetik, dan variasi operasi. Dalam multiplayer, peta DLC dapat dimainkan oleh anggota lobby jika host memiliki DLC terkait. Ini membuat pemain yang belum membeli DLC tetap bisa ikut merasakan peta tertentu saat bergabung dengan host yang memilikinya.
Modding Tetap Menjadi Kekuatan PC
Komunitas PC Ready or Not dikenal aktif membuat mod, mulai dari perubahan senjata, peta, suara, tampilan, sampai penyesuaian gameplay. Mod membuat umur permainan lebih panjang, terutama bagi pemain yang sudah menyelesaikan misi resmi.
Namun, mod memiliki batas ketika bermain crossplay. Pemain konsol tidak dapat bergabung dengan host PC yang memakai mod. Untuk sesi lintas platform, versi bersih tetap menjadi pilihan paling aman.
Ready or Not akhirnya berdiri sebagai tactical FPS yang tidak mengejar tempo cepat. Gim ini memberi kepuasan melalui komando rapi, kerja sama, penyusupan hati hati, dan keberhasilan membawa situasi paling berbahaya kembali terkendali. Satu operasi bisa berjalan lambat, menegangkan, dan penuh kesalahan kecil, tetapi justru di situlah daya tarik terbesarnya berada.

