Yakuza 0 merupakan game aksi petualangan yang membawa pemain menyaksikan awal perjalanan Kazuma Kiryu dan Goro Majima, dua tokoh penting dalam seri Yakuza atau Like a Dragon. Game ini mengambil waktu jauh sebelum kejadian pada seri pertama, tepatnya pada Desember 1988 ketika perekonomian Jepang sedang berada dalam periode pertumbuhan yang sangat tinggi.

RGG Studio tidak menampilkan Kiryu sebagai sosok legendaris yang sudah disegani oleh kelompok kriminal Kamurocho. Ia masih berusia 20 tahun dan baru menjadi anggota keluarga Dojima. Majima juga belum dikenal sebagai pria eksentrik dengan penutup mata dan jaket bermotif ular. Ia tampil sebagai pengelola klub malam yang tenang, rapi, dan selalu berhati hati.

Versi awal Yakuza 0 dirilis di Jepang untuk PlayStation 3 dan PlayStation 4 pada 12 Maret 2015. Versi berbahasa Inggris kemudian hadir di PlayStation 4 pada 24 Januari 2017, disusul peluncuran di PC dan Xbox pada tahun berikutnya. Sega juga merilis Yakuza 0 Director’s Cut pada 2025 untuk perangkat generasi baru dengan tambahan adegan, sulih suara, dan mode permainan daring.

Kisah Awal Dua Tokoh yang Belum Menjadi Legenda

Yakuza 0 menempatkan Kiryu dan Majima dalam dua kota berbeda. Cerita mereka berjalan secara bergantian, lalu perlahan terhubung melalui perebutan sebidang tanah kecil di Kamurocho. Tanah tersebut terlihat tidak berharga, tetapi menjadi bagian terakhir yang dibutuhkan untuk menjalankan proyek pembangunan besar.

Perselisihan mengenai tanah kosong itu menyeret kelompok kriminal, perusahaan properti, pengusaha, dan orang orang yang tidak pernah menyadari betapa penting posisi mereka. Kiryu dan Majima berada di tengah perebutan tersebut dengan tujuan pribadi yang berbeda.

Kiryu Terjebak dalam Tuduhan Pembunuhan

Perjalanan Kiryu dimulai dari tugas penagihan utang yang terlihat sederhana. Sebagai anggota muda keluarga Dojima, ia diminta mendatangi seorang pria yang memiliki utang kepada rentenir. Kiryu menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan kekerasan, menyerahkan uang yang berhasil ditagih, lalu menghabiskan malam bersama Akira Nishikiyama.

Masalah muncul keesokan harinya ketika orang yang ditagih ditemukan tewas. Tubuh korban berada di sebidang tanah kosong yang menjadi pusat proyek pembangunan Kamurocho. Kiryu segera dijadikan tersangka karena diketahui sebagai orang terakhir yang menyerang korban.

Ia perlu membersihkan namanya tanpa menyeret Kazama, sosok yang membesarkan Kiryu dan Nishikiyama. Keputusan Kiryu meninggalkan keluarga Dojima membuat posisinya semakin berbahaya. Ia tidak lagi memiliki perlindungan organisasi, tetapi tetap diburu oleh orang orang yang ingin menguasai tanah tersebut.

Majima Menjalani Hukuman di Kota Sotenbori

Sementara Kiryu berusaha bertahan di Kamurocho, Goro Majima tinggal di Sotenbori, Osaka. Ia bekerja sebagai manajer Cabaret Grand dan dikenal sebagai Lord of the Night karena mampu mengubah klub yang sebelumnya bermasalah menjadi tempat hiburan populer.

Majima terlihat memiliki uang, kedudukan, dan kehidupan yang nyaman. Kenyataannya, semua itu merupakan bagian dari hukuman. Ia diawasi oleh Tsukasa Sagawa dan tidak diperbolehkan meninggalkan Sotenbori. Majima hanya memiliki satu keinginan, yaitu kembali bergabung dengan keluarga Shimano di dalam Tojo Clan.

Kesempatan tersebut muncul ketika Majima diminta membunuh seseorang. Tugas itu terdengar seperti jalan keluar, tetapi target yang harus ia habisi bukan anggota kelompok kriminal. Pertemuan dengan target tersebut membuat Majima mempertanyakan perintah yang diterimanya serta harga yang harus dibayar untuk mendapatkan kembali tempatnya.

Jepang 1988 Dipenuhi Uang, Lampu Neon, dan Perebutan Kekuasaan

Latar 1988 tidak sekadar digunakan sebagai hiasan. Kondisi ekonomi Jepang pada periode tersebut menjadi bagian penting dari desain permainan. Uang beredar dalam jumlah besar, bisnis properti berkembang pesat, dan masyarakat kota mengejar hiburan mahal sebagai simbol keberhasilan.

RGG Studio menerjemahkan suasana tersebut melalui tumpukan uang yang beterbangan selama pertarungan, klub malam yang selalu ramai, pakaian mencolok, hingga harga peningkatan kemampuan yang mencapai jutaan yen. Uang menggantikan sistem poin pengalaman yang biasanya digunakan dalam game aksi.

Kamurocho Menawarkan Kota Padat dengan Banyak Gang Sempit

Kamurocho merupakan kawasan hiburan fiksi yang terinspirasi oleh Kabukicho di Tokyo. Wilayahnya tidak sebesar kota dalam game dunia terbuka modern, tetapi hampir setiap jalan memiliki aktivitas, restoran, toko, permainan, atau cerita sampingan.

Ukuran wilayah yang padat membuat perjalanan tidak terasa kosong. Pemain dapat keluar dari sebuah restoran, terlibat perkelahian di gang, membantu warga yang bermasalah, lalu masuk ke tempat karaoke hanya dalam beberapa menit.

Suasana Kamurocho juga terus berubah sesuai perkembangan cerita. Beberapa jalan menjadi berbahaya karena dikuasai kelompok tertentu, sementara bisnis yang sebelumnya tidak penting dapat berubah menjadi sumber pendapatan bagi Kiryu.

Sotenbori Memiliki Kehidupan Malam yang Berbeda

Sotenbori menampilkan wajah Osaka yang lebih terbuka dan meriah. Papan reklame besar memenuhi kawasan tepi sungai, klub kabaret berdiri di sepanjang jalan, sedangkan restoran dan tempat hiburan dipenuhi pengunjung.

Wilayah ini menjadi tempat yang sesuai untuk Majima. Pekerjaannya sebagai manajer klub menuntutnya memahami pelanggan, mengawasi staf, menyelesaikan perselisihan, dan menjaga citra Cabaret Grand.

Kamurocho dan Sotenbori menggunakan struktur yang hampir serupa, tetapi keduanya mempunyai identitas visual yang jelas. Pemain dapat mengenali lokasi hanya melalui bentuk jalan, pencahayaan, dan jenis bangunan yang berada di sekitarnya. Situs resmi Sega menjelaskan bahwa kedua kawasan tersebut menampilkan kehidupan malam Jepang pada puncak periode ekonomi gelembung.

Enam Gaya Bertarung Memberikan Banyak Pilihan

Sistem pertarungan Yakuza 0 menggunakan aksi langsung bergaya beat em up. Pemain menghadapi beberapa musuh dalam area terbatas dengan kombinasi serangan ringan, serangan berat, tangkisan, lemparan, dan Heat Action.

Kiryu dan Majima masing masing memiliki tiga gaya utama yang dapat diganti saat pertarungan berlangsung. Pergantian ini tidak memerlukan menu terpisah sehingga pemain bisa menyesuaikan strategi berdasarkan jumlah, posisi, dan jenis musuh.

Kiryu Mengandalkan Kekuatan serta Gerakan Cepat

Gaya pertama Kiryu adalah Brawler. Gaya ini memiliki keseimbangan antara kecepatan, kekuatan, pertahanan, dan kemampuan melakukan serangan balasan. Brawler cocok digunakan dalam banyak situasi karena Kiryu dapat memukul, menendang, melempar, dan menggunakan benda di sekitarnya.

Rush mengubah Kiryu menjadi petarung yang jauh lebih cepat. Ia dapat menghindar beberapa kali secara berurutan dan melancarkan rangkaian pukulan sebelum musuh sempat membalas. Kekurangannya terletak pada kekuatan setiap serangan yang lebih rendah.

Beast menjadi pilihan ketika pemain ingin mengandalkan tenaga besar. Kiryu bergerak lebih lambat, tetapi mampu mengangkat benda berat dan menggunakannya sebagai senjata. Meja, papan reklame, sepeda, hingga perabotan toko dapat dihantamkan kepada musuh.

Majima Memiliki Teknik yang Lebih Tidak Terduga

Thug merupakan gaya dasar Majima. Gerakannya cepat dan agresif dengan kombinasi pukulan, tendangan, serangan lutut, serta kemampuan menghindar yang baik. Gaya ini menunjukkan kemampuan bertarung Majima sebelum ia mengembangkan kebiasaan yang lebih liar.

Slugger membuat Majima menggunakan tongkat pemukul. Senjata tersebut dapat dipakai untuk menyerang beberapa musuh sekaligus, menangkis serangan, atau menghasilkan kombinasi yang lebih panjang.

Breaker mengambil inspirasi dari breakdance. Majima berputar di lantai sambil menendang siapa pun yang berada di sekitarnya. Teknik ini terlihat lucu, tetapi sangat efektif saat menghadapi kelompok besar. Sega menyebut bahwa Kiryu dan Majima memiliki tiga gaya unik yang dapat diganti secara langsung selama pertarungan.

Heat Action Mengubah Benda Biasa Menjadi Senjata Berbahaya

Heat Action menjadi salah satu ciri khas pertarungan seri Yakuza. Kemampuan ini dapat digunakan ketika meter Heat terisi dan pemain berada dalam posisi tertentu. Kiryu atau Majima kemudian melancarkan serangan khusus dengan animasi yang terlihat berlebihan.

Lingkungan memiliki peran besar dalam membuka variasi Heat Action. Musuh dapat dihantamkan ke tembok, dilempar ke pagar, dijatuhkan di atas kendaraan, atau diserang menggunakan benda yang ditemukan di jalan.

Beberapa benda yang dapat digunakan selama pertarungan meliputi:

  1. Sepeda yang terparkir di pinggir jalan
  2. Kerucut lalu lintas
  3. Meja dan kursi restoran
  4. Kotak minuman
  5. Papan reklame
  6. Payung
  7. Tongkat pemukul
  8. Senjata yang dijatuhkan musuh

Perpaduan antara serangan serius dan animasi berlebihan membuat pertarungan tetap menghibur meskipun pemain sering menghadapi kelompok musuh yang serupa. Sistemnya mudah dipahami oleh pemain baru, tetapi tetap memberikan ruang untuk mempelajari penghindaran, serangan balasan, pengaturan Heat, dan pergantian gaya.

Uang Menjadi Sumber Kekuatan Utama

Yakuza 0 tidak memberikan poin pengalaman setelah pertempuran. Musuh menjatuhkan uang yang dapat digunakan untuk membuka kemampuan. Semakin kuat lawan yang dikalahkan, semakin banyak uang yang diperoleh.

Setiap gaya memiliki jalur peningkatan tersendiri. Pemain dapat membeli tambahan kesehatan, kekuatan pukulan, kapasitas Heat, teknik baru, dan kemampuan khusus. Harga peningkatan terus naik sehingga pemain harus mencari sumber pendapatan selain perkelahian jalanan.

Sistem tersebut sesuai dengan latar 1988. Uang tidak hanya digunakan untuk berbelanja, tetapi menjadi ukuran kekuatan karakter. PlayStation Blog menjelaskan bahwa pengembangan kemampuan Kiryu dan Majima dilakukan dengan membeli peningkatan menggunakan uang yang diperoleh selama permainan.

Mr. Shakedown Menawarkan Risiko dengan Hadiah Besar

Mr. Shakedown merupakan musuh bertubuh besar yang dapat ditemukan berkeliaran di kota. Ia jauh lebih kuat daripada preman biasa dan mampu menghabiskan kesehatan pemain hanya dengan beberapa serangan.

Apabila kalah, pemain kehilangan sebagian besar uang yang sedang dibawa. Uang tersebut kemudian ditambahkan ke jumlah kekayaan Mr. Shakedown. Pemain dapat mencari dan menantangnya kembali untuk merebut uang yang hilang bersama bonus tambahan.

Pertarungan ini menguji kesabaran karena serangan Mr. Shakedown sulit dihentikan. Pemain perlu menghindar, menyerang pada waktu yang tepat, membawa item pemulihan, serta menggunakan senjata apabila diperlukan.

Bisnis Kiryu dan Majima Bisa Menghabiskan Puluhan Jam

Cerita utama bukan satu satunya kegiatan besar di Yakuza 0. Kiryu dan Majima memperoleh usaha sampingan yang memiliki sistem pengelolaan, karakter pendukung, pesaing, serta rangkaian tugas sendiri.

Usaha tersebut menjadi sumber uang utama sekaligus membuka kemampuan tambahan. Pemain yang ingin meningkatkan seluruh gaya bertarung perlu meluangkan waktu untuk mengelola bisnis kedua tokoh.

Kiryu Menguasai Properti melalui Real Estate Royale

Kiryu bergabung dengan Tachibana Real Estate dan mulai membeli usaha di berbagai bagian Kamurocho. Setiap wilayah dikendalikan oleh kelompok yang tergabung dalam Five Billionaires.

Pemain harus membeli toko, meningkatkan nilai properti, menugaskan manajer, dan mengumpulkan keuntungan secara berkala. Setelah persentase penguasaan wilayah meningkat, Kiryu akan menghadapi tantangan dari pemimpin setempat.

Kegiatan Real Estate Royale melibatkan beberapa unsur berikut:

  1. Membeli bisnis yang dapat dikenali melalui bangunan kota
  2. Menunjuk manajer untuk mengawasi pendapatan
  3. Memilih penasihat untuk meningkatkan nilai properti
  4. Menempatkan petugas keamanan
  5. Menyelesaikan tantangan dari Five Billionaires
  6. Menguasai seluruh distrik bisnis Kamurocho

Majima Mengelola Cabaret Club Sunshine

Majima mendapatkan tugas membangkitkan Cabaret Club Sunshine dan menantang Five Stars of Sotenbori. Pemain harus merekrut hostess, mengatur susunan staf, melayani pelanggan, dan menjaga kepuasan tamu.

Setiap hostess mempunyai kemampuan berbeda dalam percakapan, pesta, penampilan, serta pelayanan. Pelanggan juga mempunyai tingkat kekayaan dan selera masing masing. Pemain perlu memasangkan tamu dengan hostess yang sesuai agar pengeluaran mereka meningkat.

Selama klub beroperasi, hostess dapat memberikan tanda ketika membutuhkan bantuan. Majima harus memahami isyarat tersebut untuk memilih minuman, mengganti asbak, membawa handuk, atau menangani pelanggan yang mulai mengganggu.

Real Estate Royale dan Cabaret Club Sunshine bukan aktivitas singkat. Keduanya memiliki perkembangan panjang dan memberi jumlah uang yang sangat besar ketika sudah dikelola dengan baik. Sega menyebut Kiryu mengembangkan portofolio properti, sedangkan Majima mengurus Sunshine Cabaret Club dan para hostess yang bekerja di dalamnya.

Minigame Membuat Pemain Sering Melupakan Cerita Utama

Yakuza 0 dipenuhi tempat hiburan yang dapat dimasuki tanpa meninggalkan kota. Sebagian minigame hanya berlangsung beberapa menit, sedangkan lainnya memiliki kompetisi, tingkat kesulitan, dan hadiah khusus.

Pemain dapat menghabiskan waktu di arena disko, tempat karaoke, pusat arkade, arena balap mobil mini, meja biliar, atau klub permainan tradisional Jepang. Aktivitas tersebut tidak selalu berkaitan dengan perebutan Empty Lot, tetapi membantu memperlihatkan sisi lain kehidupan Kiryu dan Majima.

Beberapa aktivitas yang tersedia antara lain:

  1. Karaoke
  2. Disco
  3. Pocket Circuit Racing
  4. Darts
  5. Biliar
  6. Bowling
  7. Memancing
  8. Mahjong
  9. Shogi
  10. Batting Center
  11. Telephone Club
  12. Permainan arkade Out Run
  13. Space Harrier
  14. Super Hang On
  15. Fantasy Zone

Permainan arkade bukan sekadar tiruan. Yakuza 0 memasukkan sejumlah game klasik Sega yang dapat dimainkan melalui mesin di Club Sega. Pemain dapat mengejar skor tinggi sambil mengambil jeda dari perkelahian dan perebutan wilayah.

Substory Menghadirkan Sisi Konyol dari Kamurocho dan Sotenbori

Substory merupakan tugas sampingan yang muncul ketika pemain bertemu warga tertentu. Beberapa dimulai dari kejadian sederhana seperti membantu seseorang mencari barang, menyelesaikan pertengkaran, atau mendengarkan masalah pribadi.

Banyak substory berubah menjadi kejadian aneh yang sulit diperkirakan. Kiryu dapat membantu anak kecil memperoleh mainan, memberikan saran kepada produser acara, atau berurusan dengan kelompok yang berpakaian tidak biasa. Majima juga bertemu berbagai karakter dengan masalah yang tidak kalah unik.

Perbedaan suasana antara cerita utama dan substory menjadi daya tarik besar. Adegan utama menampilkan konflik antarorganisasi dengan taruhan tinggi, sedangkan tugas sampingan memberikan humor tanpa merusak karakter Kiryu serta Majima.

Sejumlah karakter dari substory juga dapat direkrut untuk membantu bisnis. Orang yang pernah ditolong Kiryu dapat menjadi manajer atau petugas keamanan, sementara kenalan Majima bisa bergabung sebagai hostess di Cabaret Club Sunshine.

Yakuza 0 Menjadi Titik Awal yang Ramah bagi Pemain Baru

Walaupun dirilis setelah beberapa judul Yakuza, game ini berada pada urutan paling awal dalam perjalanan Kiryu. Pemain tidak perlu mengetahui kejadian seri sebelumnya untuk memahami konflik utama.

Yakuza 0 memperkenalkan keluarga Dojima, Tojo Clan, Shimano Family, serta hubungan Kiryu dengan Nishikiyama. Game ini juga memperlihatkan perubahan Majima dari pengelola klub yang tenang menjadi karakter yang dikenal penggemar pada seri berikutnya.

Urutan permainan setelah menyelesaikan Yakuza 0 dapat dilanjutkan melalui:

  1. Yakuza Kiwami
  2. Yakuza Kiwami 2
  3. Yakuza 3
  4. Yakuza 4
  5. Yakuza 5
  6. Yakuza 6: The Song of Life
  7. Like a Dragon Gaiden: The Man Who Erased His Name

Yakuza Kiwami merupakan pembuatan ulang dari game Yakuza pertama sehingga memiliki hubungan langsung dengan sejumlah karakter dan peristiwa dalam Yakuza 0. Pengetahuan tentang Kiryu, Nishikiyama, Majima, dan anggota keluarga Dojima membuat beberapa adegan dalam Kiwami terasa lebih kuat.

Director’s Cut Membawa Tambahan Adegan dan Mode Daring

Yakuza 0 Director’s Cut pertama kali dirilis sebagai salah satu game peluncuran Nintendo Switch 2 pada 5 Juni 2025. Versi tersebut kemudian hadir untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X serta Series S pada 8 Desember 2025, lalu menyusul di Steam pada 9 Desember 2025.

Versi ini mempertahankan cerita, kota, bisnis, serta sistem pertarungan dari game utama. Tambahan terbesarnya berupa adegan baru yang memperlihatkan informasi lebih banyak mengenai tokoh penting dan sejumlah kejadian yang sebelumnya tidak ditampilkan.

Director’s Cut juga menawarkan sulih suara bahasa Inggris dan Mandarin. Versi awal berbahasa Inggris tetap memakai suara Jepang dengan teks terjemahan. Pilihan suara baru memberi alternatif bagi pemain yang ingin mengikuti percakapan tanpa selalu memperhatikan teks.

Red Light Raid Membawa Pertarungan Kooperatif

Red Light Raid merupakan mode daring pertama dalam seri Yakuza yang mendukung permainan bersama. Hingga empat pemain dapat bergabung untuk menghadapi gelombang musuh di berbagai lokasi.

Mode ini menyediakan sekitar 60 karakter yang dapat dimainkan. Daftarnya tidak terbatas pada Kiryu dan Majima, tetapi juga mencakup tokoh lain yang muncul sepanjang permainan.

Red Light Raid berdiri terpisah dari cerita utama. Pemain tidak menjelajahi seluruh kota bersama teman, tetapi masuk ke arena khusus untuk bertarung melawan banyak musuh. Nintendo dan Sega menjelaskan bahwa mode ini mendukung satu hingga empat pemain daring dengan puluhan karakter yang dapat dipilih.

Data Simpanan Versi Lama Tidak Dapat Dipindahkan

Pemilik Yakuza 0 versi lama perlu memperhatikan bahwa data simpanan tidak dapat dipindahkan ke Director’s Cut. Kedua versi diperlakukan sebagai produk dengan spesifikasi berbeda.

Sega menghentikan penjualan Yakuza 0 versi lama untuk pembelian baru di Steam pada 12 Desember 2025. Pemain yang sudah membelinya tetap dapat mengunduh dan memainkan game tersebut dari koleksi mereka. Pembelian baru di Steam diarahkan menuju Yakuza 0 Director’s Cut.

Versi Director’s Cut untuk PC memerlukan ruang penyimpanan sekitar 95 GB. Spesifikasi minimumnya mencantumkan Windows 11, RAM 8 GB, serta kartu grafis seperti GeForce GTX 960, Radeon RX 460, atau Intel Arc A380. Koneksi internet diperlukan untuk menggunakan fitur daring Red Light Raid.

Pemain yang Cocok Menjelajahi Jepang Bersama Kiryu dan Majima

Yakuza 0 cocok untuk pemain yang menyukai pertarungan jarak dekat, cerita kriminal panjang, kota padat, dan aktivitas sampingan dalam jumlah besar. Permainan ini juga menarik bagi mereka yang tidak terlalu menyukai dunia terbuka berukuran luas, tetapi ingin setiap lokasi mempunyai kegiatan yang jelas.

Adegan percakapan dapat berlangsung cukup panjang, terutama ketika perebutan Empty Lot mulai melibatkan banyak keluarga dan tokoh baru. Pemain perlu memperhatikan nama, jabatan, serta hubungan setiap karakter agar tidak kesulitan mengikuti konflik.

Sebaliknya, pemain yang ingin beristirahat dari cerita dapat menghabiskan waktu melalui bisnis, substories, karaoke, disco, balap Pocket Circuit, atau permainan arkade. Kebebasan berpindah antara perkelahian serius dan aktivitas konyol membuat Yakuza 0 tidak mudah terasa monoton, bahkan setelah puluhan jam berada di Kamurocho dan Sotenbori.

Leave a comment

ThemeREX © 2026. All rights reserved.

Platform

Additional Links

Follow Us