Nama Nnael kembali menjadi pusat perhatian penggemar Mobile Legends Indonesia setelah Bigetron by Vitality mengangkat trofi MPL ID Season 17. Jungler bernama lengkap Manuel Simbolon tersebut tampil sebagai salah satu mesin tempur utama Sang Robot Merah sepanjang kompetisi.
Ia bukan hanya mengandalkan kecepatan tangan saat memainkan assassin. Nnael juga berani mengambil keputusan berisiko, masuk ke area lawan, memburu hero belakang, lalu keluar sebelum serangan balasan datang. Ketika keadaan telah dikuasai, tombol recall kadang dipencet berulang kali untuk mengirimkan pesan kepada lawan.
Gaya itu membuat pertandingan Bigetron terasa lebih panas. Recall yang dilakukan Nnael bukan sekadar animasi, melainkan ekspresi kepercayaan diri seorang jungler yang merasa memiliki kendali atas Land of Dawn. Namun, statistik Season 17 memperlihatkan bahwa keberaniannya tidak berdiri di atas gaya semata. Ada ratusan kill, puluhan gim penting, serta perjalanan panjang menuju gelar MPL pertama dalam kariernya.
Profil Nnael, Jungler Muda dengan Jam Terbang Besar
Nnael masih berusia 20 tahun ketika mengangkat trofi MPL ID Season 17. Meski tergolong muda, pengalamannya sudah mencakup MDL, MPL Indonesia, M5 World Championship, turnamen internasional, serta masa bermain bersama beberapa organisasi besar.
Ia lahir pada 18 Januari 2006 dan dikenal sebagai pemain asal Medan. Posisi utamanya adalah jungler, dengan kemampuan memainkan assassin mekanik maupun hero tebal yang dibutuhkan dalam perebutan objektif.
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama lengkap | Manuel Simbolon |
| Nama dalam gim | Nnael |
| Tanggal lahir | 18 Januari 2006 |
| Usia pada MPL ID Season 17 | 20 tahun |
| Asal | Medan, Indonesia |
| Kewarganegaraan | Indonesia |
| Posisi utama | Jungler |
| Tim saat ini | Bigetron by Vitality |
| Gim profesional | Mobile Legends Bang Bang |
| Hero yang lekat dengannya | Ling, Lancelot, Fanny, Nolan dan Yi Sun shin |
| Debut karier kompetitif | 2022 bersama tim pengembangan ONIC |
| Prestasi individu awal | Rookie of the Season dan Rising Star MPL ID Season 12 |
| Prestasi MPL terbaru | Juara MPL ID Season 17 |
| Ciri permainan | Agresif, berani memburu kill, kuat memakai assassin dan gemar melakukan recall |
Profil tersebut memperlihatkan jalur seorang pemain yang tumbuh melalui sistem pengembangan. Nnael tidak langsung mendapatkan posisi utama di panggung MPL. Ia lebih dahulu bersaing di level MDL, menjalani peminjaman, menghadapi pergantian susunan pemain, lalu membuktikan dirinya di beberapa tim.

Tombol Recall yang Menjadi Bagian dari Identitas Nnael
Recall memiliki fungsi sederhana dalam Mobile Legends, yaitu membawa hero kembali ke base. Di tangan pemain profesional, animasi tersebut juga kerap dipakai sebagai selebrasi, pancingan emosi, atau tanda bahwa seorang pemain sedang sangat percaya diri.
Nnael termasuk pemain yang tidak ragu memperlihatkan sisi kompetitifnya melalui recall. Salah satu momen yang ramai dibicarakan pada Season 17 terjadi ketika Bigetron bertemu ONIC di babak playoff. Pada gim pertama yang dimenangi BTR, Nnael sempat melakukan taunting recall di dekat Kiboy sebelum timnya menuntaskan permainan.
Aksi semacam itu menggambarkan karakter Nnael yang berani mempertaruhkan gengsi di tengah pertandingan. Ia sadar bahwa recall di depan lawan bisa berbalik menjadi bahan ejekan apabila timnya gagal menang. Karena itu, gestur tersebut membawa tekanan tambahan yang harus ia tanggung sendiri.
Recall Bukan Pengganti Permainan Bagus
Satu hal yang membedakan recall kosong dan recall penuh keyakinan adalah hasil akhir. Nnael berulang kali mampu mendukung aksinya dengan permainan tajam. Ia bukan pemain yang sibuk menekan tombol recall ketika tim sedang kehilangan seluruh objektif.
Pada banyak kesempatan, recall muncul setelah BTR memenangkan pertarungan atau saat lawan tidak lagi mempunyai ruang untuk membalikkan keadaan. Nnael seperti ingin memastikan bahwa lawannya mengetahui siapa yang baru saja menguasai area jungle.
Meski begitu, ia tetap harus menjaga batas. Pemain profesional tidak hanya dinilai dari mekanik, tetapi juga sikap di panggung. Nnael pernah mendapatkan pelajaran mahal ketika membela Geek Fam di M5 World Championship. Saat itu, gestur tidak pantas setelah pertandingan membuatnya dijatuhi skorsing dua pertandingan.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam pendewasaannya. Di BTR, sisi provokatifnya lebih sering disalurkan melalui recall, ekspresi, serta permainan agresif yang masih berada di dalam ruang kompetisi.
Performa Nnael di MPL ID Season 17
MPL ID Season 17 menjadi salah satu musim tersibuk bagi Nnael. Bigetron harus melewati 41 gim regular season dan perjalanan panjang di playoff. Nnael tampil dalam 62 gim secara keseluruhan, jumlah yang menunjukkan bahwa posisinya hampir tidak tergantikan.
Kontribusinya terlihat jelas dari total kill. Ia mengumpulkan 242 kill, lebih tinggi daripada seluruh pemain lain di liga. Bahkan Morenooo yang tampil luar biasa dari mid lane berada di bawahnya dengan 220 kill, sedangkan Kairi mencatatkan 212 kill.
| Statistik MPL ID Season 17 | Catatan Nnael |
|---|---|
| Posisi | Jungle |
| Total gim | 62 |
| Total kill | 242 |
| Rata rata kill per gim | 3,90 |
| Total death | 144 |
| Rata rata death per gim | 2,32 |
| Total assist | 413 |
| Rata rata assist per gim | 6,66 |
| KDA rata rata | 4,55 |
| Kill participation | 79 persen |
| Peringkat total kill | Pertama |
| Peringkat assist liga | Kelima |
| Hasil regular season BTR | Posisi keempat |
| Rekor pertandingan regular season | 9 kemenangan dan 7 kekalahan |
| Rekor gim regular season | 20 kemenangan dan 21 kekalahan |
| Hasil akhir playoff | Juara |
| Skor Grand Final | BTR menang 4 berbanding 1 atas ONIC |
Angka 242 kill menegaskan peran Nnael sebagai eksekutor. Seorang jungler biasanya harus membagi perhatian antara farming, Turtle, Lord, buff, invasi, dan perburuan hero lawan. Nnael mampu menjalankan pekerjaan tersebut sambil tetap menjadi penyumbang kill terbesar.
Kill Participation 79 Persen Menunjukkan Aktivitas Tinggi
Kill participation sebesar 79 persen berarti Nnael terlibat dalam sebagian besar eliminasi yang diperoleh Bigetron. Ia jarang hanya berdiam di jungle ketika rekan setim melakukan pertempuran.
Pergerakannya hampir selalu terhubung dengan Finn dan Morenooo. Ketika Finn membuka jalan, Nnael datang sebagai penyelesai. Ketika Morenooo mendapatkan prioritas di mid lane, Nnael memperoleh keleluasaan memasuki sungai atau mengambil posisi di jungle lawan.
Angka itu juga memperlihatkan betapa pentingnya komunikasi di antara tiga pemain tersebut. Jungler agresif tidak akan leluasa bergerak apabila roamer terlambat memberikan informasi atau mid laner kehilangan jalur. Bigetron berhasil menyediakan lingkungan yang membuat Nnael dapat berburu tanpa meninggalkan tugas utamanya.
KDA 4,55 Tidak Menceritakan Semuanya
KDA Nnael memang bukan yang tertinggi di liga. Morenooo memiliki KDA 8,63, sedangkan beberapa pemain lain juga mencatatkan angka lebih besar. Namun, jungler memiliki tingkat risiko berbeda karena harus masuk ke area sempit saat mengamankan Turtle dan Lord.
Nnael sering berdiri paling dekat dengan objektif. Ia harus menahan gangguan lawan sambil menentukan waktu penggunaan Retribution. Jika situasi memburuk, jungler biasanya menjadi target pertama karena kematiannya dapat membuka jalan menuju Lord.
Sebanyak 144 death memperlihatkan bahwa gaya Nnael tidak selalu aman. Ia beberapa kali terjebak karena terlalu dalam mengejar lawan. Akan tetapi, keberanian tersebut juga menghasilkan 242 kill dan berbagai kemenangan pertarungan yang mengubah jalannya pertandingan.

BTR Tidak Langsung Mulus di Regular Season
Gelar juara Bigetron terasa semakin berharga karena perjalanan mereka tidak berlangsung sempurna. Sang Robot Merah menyelesaikan regular season di peringkat keempat dengan sembilan kemenangan dan tujuh kekalahan.
Rekor gim mereka bahkan berada pada angka 20 kemenangan dan 21 kekalahan. Artinya, BTR lebih sering kehilangan gim dibanding memenangkannya sepanjang fase liga. Tim ini juga sempat mengalami kekalahan dari Dewa United, Geek Fam, NAVI, RRQ, dan Team Liquid ID.
Hasil tersebut membuat Bigetron tidak memasuki playoff sebagai unggulan utama. ONIC jauh lebih dominan dengan catatan 13 kemenangan dan hanya tiga kekalahan. Team Liquid ID menempati posisi kedua, sedangkan Dewa United berada di urutan ketiga.
Nnael Tetap Tajam di Tengah Hasil Naik Turun
Walaupun performa tim belum stabil, Nnael terus mengumpulkan kill. Ia menjadi ancaman ketika memakai hero yang dapat berpindah cepat dan menyerang garis belakang.
BTR juga mampu dua kali mengalahkan ONIC pada regular season, masing masing dengan skor 2 berbanding 1. Hasil tersebut memberi petunjuk bahwa Nnael dan kawan kawan mempunyai formula untuk menghadapi tim terkuat liga.
Kemenangan atas ONIC tidak diperoleh dengan menunggu kesalahan. Bigetron berani melawan di area sungai, mengganggu jalur farming, serta memaksa Kairi bereaksi terhadap pergerakan Nnael. Adu jungler di antara keduanya menjadi salah satu sajian paling menarik sepanjang musim.
Jalur Berdarah Bigetron Menuju Trofi Season 17
BTR memulai playoff dari pertandingan melawan EVOS. Tidak ada ruang untuk pemanasan karena kekalahan pada putaran pertama dapat langsung mengirim tim pulang. Nnael dan rekan setimnya menjawab tekanan itu dengan kemenangan 3 berbanding 1.
Setelah melewati EVOS, Bigetron bertemu ONIC pada putaran berikutnya. Mereka sempat mengambil gim pertama, lengkap dengan aksi recall Nnael di hadapan Kiboy. Namun ONIC membalas tiga gim berturut turut dan mengirim BTR ke lower bracket.
Menghabisi Team Liquid ID Tanpa Balasan
Kekalahan dari ONIC bisa saja menghancurkan kepercayaan diri tim. BTR justru kembali dengan permainan lebih bersih saat menghadapi Team Liquid ID.
Bigetron menang telak 3 berbanding 0. Nnael berhasil membantu tim menekan Kevinn sekaligus menjaga jalur perolehan objektif. Kemenangan tanpa kehilangan gim tersebut membuat Sang Robot Merah mendapatkan kembali aliran permainannya.
BTR tidak lagi terlihat sebagai tim peringkat keempat yang sekadar bertahan. Mereka mulai tampil seperti calon juara yang mengetahui cara menekan lawan sejak fase draft hingga perebutan Lord.
Menundukkan Geek Fam dan Mengamankan Tiket Internasional
Pada lower bracket final, Bigetron menghadapi Geek Fam dalam seri best of seven. Laga tersebut terasa khusus bagi Nnael karena Geek Fam merupakan tim yang mengangkat namanya di MPL ID Season 12.
BTR menang 4 berbanding 1. Hasil tersebut membawa mereka ke Grand Final sekaligus mengamankan tiket menuju kompetisi internasional bersama ONIC.
Bagi Nnael, kemenangan atas Geek Fam seperti mempertemukan dua bagian kariernya. Ia pernah tumbuh sebagai jungler muda di organisasi tersebut, mencapai Grand Final MPL, tampil di M5, lalu kembali sebagai lawan dengan seragam merah BTR.
Adu Retribution Nnael dan Kairi di Grand Final
Grand Final mempertemukan dua jungler dengan perjalanan yang saling berkaitan. Nnael pernah berada di dalam sistem ONIC, sementara Kairi menjadi jungler utama yang sulit digeser dari posisi tersebut.
Pertemuan mereka tidak hanya berbicara soal Retribution. Kairi dikenal sangat rapi dalam mengelola objektif, sedangkan Nnael lebih sering memburu celah untuk menghasilkan kill dan menciptakan kekacauan di area lawan.
Bigetron langsung mengambil tiga gim pertama. ONIC sempat memperpanjang pertandingan setelah merebut gim keempat, tetapi BTR menuntaskan seri pada gim kelima. Skor 4 berbanding 1 memastikan trofi MPL pertama bagi Bigetron setelah penantian panjang.
Nnael Menang lewat Kecepatan Rotasi
Dalam seri final, Nnael tidak dipaksa menjadi satu satunya bintang. Ia menjalankan perannya sebagai pengatur tempo jungle sambil membiarkan Morenooo dan EMANNN mendapatkan posisi serang terbaik.
Rotasi cepat Nnael memaksa ONIC memperhatikan lebih dari satu sisi peta. Ketika lawan mencoba menekan gold lane, Nnael dapat menyerang area lain atau mencari jalur masuk menuju hero belakang.
Morenooo akhirnya terpilih sebagai Finals MVP. Gelar tersebut pantas diberikan karena kontrol mid lane dan keputusannya sangat konsisten. Meski penghargaan individu jatuh kepada sang mid laner, tugas Nnael dalam mempercepat permainan tetap menjadi bagian besar dari keberhasilan BTR.
Perjalanan Karier Nnael dari MDL hingga Juara MPL
Karier Nnael memperlihatkan bahwa status pemain berbakat tidak selalu menghasilkan perjalanan lurus. Ia beberapa kali berpindah antara tim utama, tim pengembangan, dan status pinjaman.
| Periode | Tim | Perjalanan Karier |
|---|---|---|
| Januari 2022 hingga Juli 2023 | ONIC Prodigy atau ONIC Prime | Memulai karier profesional melalui kompetisi pengembangan dan membangun reputasi sebagai jungler mekanik |
| Juli 2023 hingga Februari 2024 | Geek Fam ID sebagai pemain pinjaman | Debut MPL, meraih posisi kedua MPL ID Season 12, mendapatkan Rookie of the Season dan Rising Star |
| Desember 2023 | Geek Fam ID di M5 World Championship | Tampil pada turnamen dunia pertamanya dan finis pada posisi kelima hingga keenam |
| Februari 2024 hingga Juli 2024 | ONIC Prodigy | Kembali ke organisasi asal setelah masa pinjaman bersama Geek Fam selesai |
| Juli 2024 hingga November 2024 | Alter Ego sebagai pemain pinjaman | Menjadi jungler utama Alter Ego pada MPL ID Season 14 |
| November 2024 hingga Februari 2025 | ONIC Prodigy atau ONIC Prime | Kembali memperkuat tim pengembangan ONIC |
| Februari 2025 hingga Agustus 2025 | ONIC Esports | Masuk roster utama dan bersaing untuk posisi jungle |
| Agustus 2025 hingga sekarang | Bigetron by Vitality | Menjadi jungler utama, tampil di MPL ID Season 16, lalu meraih gelar MPL ID Season 17 |
Tabel tersebut menunjukkan bahwa Nnael sudah melewati berbagai susunan tim dalam waktu sekitar empat tahun. Ia pernah menjadi pemain pinjaman yang mengejutkan liga, pemain muda yang kembali ke tim pengembangan, cadangan di organisasi juara, hingga jungler utama yang membawa BTR mengangkat trofi.

Geek Fam Menjadi Pintu Besar Menuju Panggung MPL
MPL ID Season 12 menjadi musim yang mengubah nama Nnael dari talenta MDL menjadi bintang baru liga. Geek Fam meminjamnya dari ONIC dan langsung memberikan kepercayaan sebagai jungler utama.
Awal musim Geek Fam tidak berjalan meyakinkan. Mereka sempat kesulitan memperoleh kemenangan, tetapi perlahan berkembang menjadi tim yang sangat berbahaya. Nnael tampil berani menggunakan hero assassin dan sering masuk ke area lawan tanpa menunjukkan rasa takut.
Runner Up dan Tiket ke M5
Geek Fam menyelesaikan regular season di posisi ketiga dengan catatan sepuluh kemenangan dan enam kekalahan. Pada playoff, mereka mengalahkan Dewa United, menyingkirkan RRQ, serta mengalahkan Bigetron dalam perebutan tempat Grand Final.
Mereka kalah 2 berbanding 4 dari ONIC pada laga perebutan gelar. Walau gagal menjadi juara, Geek Fam mendapatkan tiket menuju M5 World Championship. Nnael juga menerima penghargaan Rookie of the Season dan Rising Star.
Pencapaian tersebut terbilang besar bagi pemain yang baru menjalani musim pertamanya di MPL. Ia bukan sekadar mengisi tempat kosong, tetapi langsung membantu Geek Fam mencapai Grand Final pertama mereka di liga Indonesia.
Pengalaman Pahit di M5 yang Membentuk Kedewasaan
M5 World Championship menjadi turnamen internasional pertama Nnael. Geek Fam tampil cukup kuat di fase grup dan mampu bersaing dengan tim dari berbagai wilayah.
Pertandingan melawan Deus Vult berlangsung panas dengan saling balas selebrasi. Setelah Geek Fam menang 2 berbanding 1, Nnael tertangkap kamera melakukan gestur tidak pantas. Panitia kemudian menjatuhkan hukuman skorsing dua pertandingan.
Geek Fam dan Nnael menyampaikan permintaan maaf. Ia mengakui bahwa tindakannya tidak dapat dibenarkan dan berjanji lebih berhati hati. Tanpa jungler utamanya pada pertandingan penting, Geek Fam akhirnya harus menyesuaikan susunan pemain di fase gugur.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa emosi dapat menentukan perjalanan tim di turnamen besar. Nnael tetap dikenal sebagai pemain ekspresif, tetapi cara menyalurkan energi itu kini terlihat lebih terkontrol melalui recall dan selebrasi di dalam gim.
Persaingan di ONIC Membuat Nnael Lebih Kuat
Setelah menjalani masa pinjaman di Geek Fam dan Alter Ego, Nnael kembali ke ONIC. Ia kemudian mendapat kesempatan masuk ke roster utama pada 2025.
Masalahnya, posisi jungle ONIC dihuni Kairi, salah satu pemain tersukses dalam sejarah MPL Indonesia. Kesempatan bermain otomatis menjadi terbatas. Nnael harus bersaing dengan jungler yang memiliki koleksi trofi, pengalaman internasional, serta pemahaman objektif yang sangat tinggi.
Belajar Tanpa Selalu Menjadi Starter
Tidak selalu turun sebagai pemain utama bukan keadaan mudah bagi pemain muda. Namun, periode tersebut memberi Nnael kesempatan berlatih di lingkungan yang mempunyai standar tinggi.
Ia dapat melihat cara tim juara mengatur komunikasi, menyusun persiapan pertandingan, serta menjaga ketenangan ketika tertinggal. Persaingan bersama Kairi juga membuatnya memahami bahwa mekanik cepat saja belum cukup untuk menjadi jungler lengkap.
Ketika akhirnya bergabung dengan Bigetron, Nnael datang membawa perpaduan pengalaman. Ia memiliki keberanian dari masa Geek Fam, ketahanan setelah musim bersama Alter Ego, serta disiplin yang dipelajari selama berada di lingkungan ONIC.
Bigetron Memberikan Tempat yang Tepat untuk Nnael
BTR membutuhkan jungler yang berani mengambil alih pertandingan. Nnael membutuhkan tim yang memberinya kepercayaan penuh. Pertemuan dua kebutuhan tersebut menghasilkan kerja sama yang cepat berkembang.
Pada Season 16, Nnael sudah memperlihatkan ledakan permainan bersama Bigetron. Ia dapat menjadi penghasil kill, memenangi duel, serta membuat lawan kesulitan memperkirakan arah rotasinya.
Season 17 kemudian menjadi tahap ketika seluruh bagian tim menyatu. Finn memberikan jalur masuk, Morenooo menjaga area tengah, EMANNN menjadi sumber serangan dari gold lane, sedangkan Shogun mengurus pertarungan dari sisi EXP lane.
Kebebasan Menyerang dengan Perlindungan Tim
Nnael tidak harus memainkan seluruh pertandingan sendirian. Ia mempunyai rekan yang siap mengikuti pergerakannya. Hal ini penting karena jungler agresif membutuhkan informasi yang jelas sebelum memasuki area gelap.
Finn menjadi salah satu pemain yang paling mendukung gaya Nnael. Roamer BTR tersebut mencatatkan 559 assist sepanjang Season 17, tertinggi di liga. Kombinasi Finn dan Nnael membuat Bigetron memiliki ancaman besar dalam pertempuran jarak dekat.
Morenooo juga memberi kestabilan dari jalur tengah. Dengan total 436 assist dan KDA 8,63, ia menjadi jembatan antara agresi Nnael dan keluaran serangan EMANNN.
Mengapa Nnael Layak Disebut Jungler Berdarah Dingin
Julukan jungler berdarah dingin terasa cocok bukan hanya karena ekspresinya yang tenang. Nnael mampu mengambil keputusan cepat ketika pertandingan memasuki situasi kacau.
Ada beberapa ciri yang membuat permainannya menonjol.
- Ia tidak takut memasuki jungle lawan ketika memperoleh informasi yang cukup.
- Ia aktif mengejar hero dengan pertahanan tipis di garis belakang.
- Ia mempunyai keyakinan tinggi saat memakai assassin mekanik.
- Ia mampu tetap mencari kill sambil mempertahankan keterlibatan dalam perebutan objektif.
- Ia berani memainkan perang psikologis melalui recall.
- Ia dapat bangkit setelah kekalahan tanpa kehilangan keberanian menyerang.
Sebutan berdarah dingin tidak berarti ia selalu bermain tanpa kesalahan. Nnael masih dapat tertangkap karena masuk terlalu jauh atau mengambil duel yang sebenarnya tidak perlu. Justru keberaniannya hidup berdampingan dengan risiko tersebut.
Hero Assassin Menjadi Senjata Favorit
Ling, Lancelot, Fanny, dan Nolan merupakan hero yang sangat sesuai dengan kemampuan mekanik Nnael. Semuanya membutuhkan kecepatan jari, perhitungan sumber daya, serta pemilihan jalur masuk yang tepat.
Ketika menggunakan Ling, Nnael dapat berpindah melalui dinding dan muncul dari sudut yang sulit dijaga lawan. Lancelot memberinya ruang untuk menghindari serangan sambil menusuk garis belakang. Fanny membuatnya mampu melintasi peta dengan cepat, sedangkan Nolan menawarkan serangan meledak dan mobilitas tinggi.
Tetap Harus Mengikuti Kebutuhan Draft
MPL tidak selalu menyediakan kesempatan memainkan assassin. Meta tertentu menuntut jungler memakai hero tebal yang lebih kuat menjaga area Turtle dan Lord.
Nnael harus bersedia menjalankan pekerjaan yang tidak selalu menghasilkan sorotan. Jungler utility mungkin tidak memiliki jumlah kill sebesar assassin, tetapi dapat membuka ruang bagi gold laner dan mid laner.
Keberhasilannya di Season 17 memperlihatkan peningkatan dalam hal tersebut. Nnael tidak hanya mengejar montase permainan individu. Ia semakin mampu menyesuaikan pilihan hero dengan rancangan tim.
Total 242 Kill Menempatkan Nnael di Puncak
Menjadi pemain dengan kill terbanyak dalam satu musim penuh bukan pencapaian kecil. Nnael mengungguli mid laner, gold laner, dan jungler lain yang juga dikenal tajam.
Ia mencetak rata rata 3,90 kill per gim. Dalam 62 gim, konsistensi tersebut membuatnya menembus angka 242. Jumlah itu memperlihatkan bahwa Bigetron sering mempercayakan penyelesaian serangan kepada Nnael.
Namun, total kill tidak boleh dipisahkan dari 413 assist. Nnael bukan hanya datang untuk mengambil eliminasi terakhir. Ia juga membantu rekan setim menyelesaikan pertempuran dan tercatat sebagai pemain dengan assist terbanyak kelima di liga.
Perpaduan 242 kill dan 413 assist menghasilkan 655 keterlibatan eliminasi. Angka tersebut menjelaskan mengapa keberadaannya begitu terasa hampir di setiap pertarungan BTR.
Trofi MPL Pertama Mengubah Posisi Nnael di Liga
Sebelum Season 17, Nnael telah memiliki status sebagai pemain muda berbakat, runner up MPL, serta wakil Indonesia di M5. Satu hal yang belum ia miliki adalah gelar juara MPL.
Kekosongan itu akhirnya terisi bersama Bigetron. Menariknya, ia mendapatkan trofi tersebut dengan mengalahkan ONIC, organisasi yang membesarkan dan berkali kali menerimanya kembali.
Kemenangan tersebut juga mengangkat nama Bigetron setelah penantian panjang. Sang Robot Merah pernah mencapai Grand Final MPL ID Season 7, tetapi gagal meraih gelar. Pada Season 17, Nnael dan rekan setimnya menyelesaikan pekerjaan yang tertunda.
Tantangan Internasional Bersama Bigetron
Gelar MPL ID Season 17 membawa Bigetron menuju kompetisi internasional sebagai wakil Indonesia. Lawan yang akan dihadapi mempunyai gaya berbeda, mulai dari tim Filipina dengan pertarungan terstruktur hingga wakil wilayah lain yang berani membawa pilihan hero tidak biasa.
Nnael akan kembali berhadapan dengan tekanan yang pernah ia rasakan saat M5. Kali ini, ia datang bukan sebagai rookie, melainkan juara MPL dan pemegang total kill tertinggi liga.
Tugasnya tidak hanya memenangi duel Retribution. Ia harus memastikan jalur farming tetap efisien, memilih momen invasi dengan hati hati, serta menjaga emosinya ketika lawan membalas recall atau memancing perkelahian.
Di panggung internasional, setiap kesalahan kecil dapat mengubah satu seri. Namun, Nnael kini memiliki tim yang memahami cara memaksimalkan keberaniannya. Selama Finn mampu membuka peta, Morenooo menguasai jalur tengah, EMANNN memperoleh ruang serang, dan Shogun menahan sisi berlawanan, jungler berdarah dingin BTR itu akan terus mencari sasaran berikutnya sambil menyiapkan tombol recall.

